Laskar Pelangi vs AA Cinta




Hasil survey di antara teman-temanku, banyak yang mencoba membandingkan fenomena Film Laskar Pelangi [LP] dengan film Ayat Ayat Cinta [AAC].

Coba kita simak, satu demi satu.

1. Antrian tiket film, LP lebih rame, tetapi ini ditunjang dengan saat pemutaran film yang jatuh pas lebaran, sehingga kalau mau adil nilainya draw.
2. Materi aktor pendukung, tidak bisa disangkal lagi bahwa pemain LP, baik yang senior maupun pendatang baru, sangat pas memainkan peran masing-masing. Untuk masalah ini, LP setingkat lebih tinggi dibanding AAC.
3. Topik bahasan film, LP lebih membumi dan merakyat, sehingga kembali LP lebih tinggi setingkat dibanding AAC.
4. Dari sisi keuntungan materi? Aku nggak tahu deh.

Kesimpulannya ?

LP lebih baik dari AAC.

Maaf ya bagi penggemar AAC, ini hanya sekedar penilaian yang sangat jujur dan ngawur dari seorang yang tidak ahli menilai film.

Salam

22 komentar

  • mgkin krena memang cerita LP lebih bagus n bisa dinikmati oleh smua umur ,, makanya antriannya lebih panjang n lebih bnyak yg nntton,, hee,, klo nnton LP kan bisa satu keluarga nntn semua,, tp klo nntn aac g mgkin donk bawa2 ank SD,, yg ad ni mereka bosen,, hehehehehe

    • hahaha….
      iya juga ya
      masak nonton AC mbawa anak-anak tetangga
      xixixixi….

  • Wah kLo mnrt aku sich LP t film yg plg bgus yg pRnh aq lht dr film2 laen yang pernah aku lihat,
    soalny menurutku LP t d awal2 t gk menarik,
    dari tokohnya,style’ny,kog kuno bgt sich.dalam hatiku berkata gitu.
    Tapi lama2 setelah aku ngikutin jalan ceritanya tuh kog ternyata bagus banget,
    soalny film itu benar2 menggambarkan fenomena yang apa adanya,ada koNyolnya,ada lucunya,ada senengnya,ada sedihnya..
    Yang paling aku ingat yaitU ketika seorang lintang yang begitu jenius sampai-sampai matematika aja cuma dihitung pakai awang-awang,n hasilnya juga bener.tetapi sayangnya orang yg jenius kaya gitu kok ditakdirin gak bisa sekolah karena gak punya orangtua dan punya beban ngasuh adiknya.aku hampir-hampir nangis waktu ngelihat itu..
    Rasanya aku gak rela.
    Kalau dia jadi keluargaku pasti aku kan berusaha buwat gak nyia-nyia’in karunia yg diberikan Tuhan pada Lintang itU.

    • dan masih banyak Lintang-lintang di sekeliling kita (kayaknya)

      salam sehati

  • Ping-balik: Perempuan Berkalung Sorban « Ariesgrilzz’s Blog

  • Ping-balik: Public Blog Kompasiana» Blog Archive » Perempuan Berkalung Sorban

  • Ping-balik: Pondok Cinta (YoGyA) | Perempuan Pake Sorban

  • Ping-balik: » Revalina Perempuan Berkalung Sorban ~ Blog Archive ~ Bekasi (Asia Blogging Network)

  • Ping-balik: Revalina berkalung Sorban « PoJoK YoGyA (lagi)

  • katanya sih AAC sangat menarik di novelnya, tetapi sutradaranya gagal mewujudkannya dalam film

    lha gagal saja sudah laris gitu, sampai muncul film2 senada dengan AAC

    cuma nyari film yang senada dengan LP agak sulit ya?

    salam

  • laskar pelangi terbaikkkkkk!
    LP mengajarkan semangat t yang luar biasa walaupun terkukung dalam keterbasan.
    LP mengajarkan ketulusan pendidik untuk menciptakan penerus bangsa yang berakhlak mulia!!!
    aac,no comment.

  • Ping-balik: Pondok Cinta (YoGyA) | Radio buat Mbah UTI

  • Ping-balik: Radio buat Mbah UTI « PoJoK YoGyA (lagi)

  • Ping-balik: Radio buat Mbah UTI « PoJoK YoGyA (lagi)

  • aku belum pernah mbaca novel AAC, tapi aku sering membaca komplain dari pembaca buku AAC terhadap filmnya, tentang kedangkalan film dibandingkan keindahan novelnya

    berbeda memang dengan film LP yang membuat alur sendiri berdasar nafas novelnya

    sebagai sesama orang awam, aku setuju dengan pendapat aRuL

    salam

  • kao sy menilai secara pribadi.
    film Laskar pelangi lebih baik dari pada film Ayat-ayat cinta
    sedangkan novel Ayat-ayat cinta lebih bagus dari pada Novel Laskar Pelangi.

  • nyari pemain bagus masih ada banyak stok di Indonesia, tapi nyari naskah yang bagus dan “menjual” memang masih belum banyak

    KCB katanya bagus, tapi aku belum baca novelnya, jadi gak bisa komentar banyak

    Kita sama-sama berdoa saja, semoga ada naskah yang baik lagi dan dimainkan oleh aktor beneran [bukan yang bermodal tampang doank]

    Amin.

  • semoga ada film LP -LP yang lain yang menyegarkan perfilman indonesia yang selalu di jejali film horor dan cinta remaja yang tak bermutu…Hidup Laskar Pelangi

  • wah kalau mbak rini ini komentarnya bermutu, jadinya aku ikut bermutu “dunk”

    semoga segera menyusul karya sineas muda kita yan lebih baik dari LP
    amin

    salam

  • setuju mas…
    pengarang bukunya LP terlihat masih nyimpen idealisme tinggi…kabarnya waktu banyak PH yang mau filmkan bukunya dia sangat selektif, padahal katanya lagi ada PH yang mau bayar tinggi.. tapi pilihannya mas andrea jatuh ke mas riri n mba mira (thanks god deh..)
    coba liat AAC (maap yah buat para penggemarnya), banyak kisah difilm yang lari bukunya… yang ditonjolkan hanya kisah cinta2an si fahri semata (soalnya ini yang mau dijual ama produsernya kale hehehe…), perjuangan keras untuk lulus di mesir malah melempen alias ga diceritain..(waktu adegan ditampilin blueprint rencana hidupnya si fahri, yang ditonjolkan malah kata-kata “MENIKAH??” ih amit2 deh…. umbar deh tuh cinta2an…. buat saya yang menarik dan karakternya kuat malah pemeran orang gila pas adegan fahri di penjara itu lho,..
    aniway ni pilem ga OK sama sekali
    ga pantas dibandingin ama laskar pelangi…laskar pelangi adalah film terbaik sepanjang masa yang ada di Indonesia…

    • jos aku setuju sekali dengan pendapatmu Friends. katanya AAC adalah film islami ko kaya gitu sih. selalu isinya masalah ihtilath(bercampurnya laki2 dan wanita Yang bukan mahrom). apakah seperti itu calon dai dari mesir? yang namanya belajar agama kan untuk memperbaiki kita supaya bisa mengamalkan perintah tuhan dengan baik dan sukses, juga untuk meperbaiki keluarga, orang lain, lingkungan dan masarakat. memang di negri kita sekarang banyak orang islam yang berdakwah ingin memperbaiki ummat islam namun karena dakwah tanpa ilmu dan prinsip dakwah yang benar akhirnya malah bukan memperbaiki tapi malah bikin orang awam bingung. slogannya islami tapi kenyataannya amat jauh dari itu semua. mending kita mendakwahi diri kita baru orang lain. salam kenal friends dariku di yogyakarta

      • Salam

        Kalau sudah nonton KCB, kasih komentar juga ya

        Makasih

        Salam

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s