Earth Hour 2012 (Hari H)

sultan pimpin earth hour jogja 2012

Akhirnya hari yang dinanti tiba juga dan kita sekeluarga sepakat untuk di rumah saja. Tadinya mau ikut acara Earth Hour Jogja di Kilometer Nol yang dipimpin oleh Sultan, tetapi cuaca yang mendung dan gerimis membuat kita merasa lebih nyaman untuk merayakan acara ini di rumah saja.

Suasana di Kilometer Nol sendiri sekitar jam 19.00 terlihat rame oleh lalu lintas para wisatawan, terutama wisatawan lokal dan para ABG. Mereka datang secara bergerombol dalam rombongan yang bervariasi. Mulai dari yang anggota rombongannya sekitar 5-10 orang sampai yang rombongannya di atas 20 orang.

sultan pimpin earth hour jogja 2012

Saat kembali ke rumah, anak-anak lapor bahwa di corong masjid diumumkan juga acara earth hour di kampung.

“Tadi disuruh matikan lampu selama satu jam sejak jam 20 pak”

“Bukannya jam 20.30?”

“Gak tahu juga pak, pokoknya selama satu jam”

“Ya oke, mari kita matikan lampu dari PLN selama satu jam sejak jam 20.30″

“Boleh tetap menghidupkan kipas angin pak?”

“Darimana listriknya? Kan PLN dimatikan selam asatu jam?”

“Jadi tanpa aliran listrik dari PLN?”

“Ya!”

Tepat jam 20.30 listrikpun dimatikan. Suasanapun jadi gelap gulita di rumah.

“Ayo ke ruang tengah, sudah disediakan tempat yang enak untuk ngobrol”, kata istriku

“Pak aku mau pipis, ada lilin enggak?”

“Ya udah hidupkan dulu listriknya, habis pipis kita matikan lagi”,

“Nggak jadi ah, aku tahankan selama satu jam. Iya kan cuma sayu jam?”

Kalau mengikuti acara yang kulakukan di rumah tahun lalu, maka kita akan berkumpul di sebuah ruangan dan saling bercerita apa saja. Kali ini, ternyata Lilo punya ide tersendiri, Dia langsung mengeluarkan ponselnya dan menghidupkan lampu ponselnya.

Gambar

“Lho? Ngapain kamu malah membaca Lo?”

Belum sempat Lilo menjawab, kakaknya sudah ikut mengambil buku dan nempel di tubuh Lilo untuk berbagi sinar yang memancar dari ponsel Lilo.

Ketika aku mencari anakku yang satunya, ternyata dia juga asyik memainkan iPad. Rupanya tahun ini mereka ingin tidak menghidupkan PLN tetapi tetap ingin melakukan aktifitas yang mereka inginkan,

Gambar

Jadilah acara earth hour ini hanya kunikmati berdua dengan istriku. Dialog jadi kurang lancar tanpa ada anak-anak di samping. Ketika akhirnya anak-anak nyusul ke ruang tengah akupun sudah terbang ke alam mimpi.

Ternyata tubuhku sudah minta haknya untuk istirahat dan aku mau tidak mau terpaksa melakukan kewajibanku memejamkan mata dan terlelap di samping anak istriku.

Earth hour 2012 ini sungguh berbeda dengan earth hour yang pernah kulalui di tahun-tahun sebelumnya. Semoga tahun depan aku bisa melaksanakannya dengan lebih baik lagi.

Yang penting, kata temanku, bukan perayaan earth hournya tetapi makna yang terkandung dalam gerakan moral ini. Bagaimana kita menjadikan kehidupan ramah lingkungan sebagai nafas kita dalam berkehidupan di bumi yang satu dan satu-satunya ini.

Salam sehati. Go Green selalu yuk !:-)

6 komentar

  • posting nya bgus
    mungkin kita bisa bertukar info d web kmi http://unsri.ac.id

    • makasih mbak Ambar.

      Salam sehati

  • wah seru juga momen earth hournya, btw blognya kereenn..salam kenal..

    • Salam kenal kembali.
      Terima kasih sudah mampir.

      Salam sehati

  • Wah, kok aku gak tau… hehehe ketinggalan info nih…
    :) Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

    • Salam.

      masih ada tahun depan kok mas
      earth hour 2013

      Salam sehati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s