foto Joko Wi yang dipasang di Mie Sehati

@Jokowi_do2 ada dimana-mana


“Mas Eko, itu gambar Joko Wi sama ibu ya?”

“Benar mbak”

“Ibu dari Solo kan mas?”

“Hmmm… tepatnya di Sukoharjo, tapi itu tempat nenek moyangnya, kalau lahirnya ya di Jogja”

“Kayaknya Ibu demen banget sama Joko Wi ya mas?”

“Wah kalau itu tanya istriku sendiri saja mbak”

“Kalau mas Eko?”

“Hmm… aku sih netral saja”

“Kenapa kok foto Joko Wi dipasang di warung Mie Sehati? Untuk cari dukungan?”

“Hahahaha…. warung mie sehati di Jogja, pilkada DKI di Jakarta, ya gak ngaruh mbak”

“Kayaknya mas Eko juga penggemar Joko Wi tapi gak mau ngaku ya?”

“Jangan nuduh gitu mbak. Jangan-jangan mbak yang demen sama Joko Wi dan sedang nyari kawan nih?”

“Hahahaha… kayaknya Joko Wi gak usah pusing-pusing mas, soalnya semua media terlihat memihak dia, jadi biarkan air mengalir saja, pasti publikasi tentang Joko Wi akan terus berjalan”

Joko Wi 2 belum pakai kotak-kotak

Joko Wi 2 belum pakai kotak-kotak

Kalau dipikir-pikir benar juga ya. Saat ini semakin kuat usaha kelompok tertentu untuk memojokkan Joko Wi justru makin memperkuat posisi Joko Wi. Masyarakat juga makin muak dengan ulah para partai yang tidak mendukung Joko Wi. Entah benar entah tidak, tapi di lingkunganku simpati terhadap Joko Wi makin kuat dan makin berakar.

Komentar JW (Joko Wi) memang selalu membikin tersenyum yang mendengarnya. Dibilang goblog, JW juga tidak marah malah membenarkan ucapan itu. Benar-benar gaya santai ala Jogja meskipun beliau tinggal di Solo. Mungkin ala Solo juga, karena budaya Solo dan Jogja sangat mirip mengingat letak geografis yang berdekatan.

Bulan depan akan kita saksikan bersama pilkada DKI yang penuh warna ini. Hanya dua yang bertanding tetapi banyak pihak terlibat dan banyak nuansa baru dalam pemilihan kali ini. Akankah Joko Wi keluar sebagai underdog yang memenangkan pemilihan? Ataukah FOKE tetap tegar di kursinya?

Jawabannya masih misteri. Kedua belah pihak masih yakin dengan mesin politik masing-masing. Orang-orang yang tidak tahu politikpun tiba-tiba menjadi ahli politik melihat suasana pemilihan ini.

Kicauan Joko Wi

Begitu banyak partai yang mendukung FOKE dan begitu sedikit yang mendukung Joko Wi, tapi hasil pemilihan yang akan membuktikan apakah dukungan partai masih signifikan di model pemilihan seperti ini atau dukungan partai sudah tidak begitu perlu saat menentukan pemilihan secara langsung ini.

Joko Wi sekarang ada dimana-mana dan kalaupun media menayangkan Foke, selalu ada berita seputar Joko Wi masuk pada berita tentang FOKE, sedangkan berita tentang Joko Wi biasanya lebih ke berita tentang kelebihannya, kesederhanaannya dan kadang tidak menyinggung FOKE sedikitpun.

Mari kita tunggu dan lihat bersama-sama hasil akhirnya.

foto Joko Wi 1 yang dipasang di Mie Sehati

10 comments on “@Jokowi_do2 ada dimana-mana

  1. Jadi kuatir nih, joko wi gak menang. Hiks…
    Mana foke berkedok jabatannya sudah banyak melakukan kampanye terselubung lagi. Kebayang aj, mbah2, ibu2 yang ada di gang2 sempit di jakarta, tiap keluar rumah lsg melihat si kumis di depan pintu rumahnya, melalui poster ucapan terima kasih pada gubernur.
    Trus isu dr golongan tertentu,bahwa 2014, joko wi bakal dipinang mjd wapres,meninggalkan ahok,yg notabene bukan dr golongan tersebut, sehingga memilih jokowi, sama saja dengan melanggar, ‘aturan mati’ golongan tersebut.
    Kebayangkan mrk ini latah atau scr terpaksa memilih foke.
    Duh, harus banyak2 doa, agar yg paling lurus lah yg menang, mau dia dr gol apa, gak masalah. Yg penting bs memimpin jakarta dengan baik dan menjadi tauladan pimpinan daerah lainnya

    • Salam.

      Kalau analisaku sih, Djoko akan tetap memenangkan pemilihan ini.
      Hanya saja bisakah dia menaklukan DKI, itu lain masalah !:-)

      Mari kita berdoa yang terbaik buak DKI dan Indonesia tercinta.
      Amin.

      Salam sehati

  2. Bener itu, Mas Eshape pendukung berat Jokowi tetapi tidak mengaku (i). Jadi, cara paling aman, dengan menampilkan istrinya berfoto dengan Jokowi. Hahahaha.

    • Salam.

      Ini akan menjadi menarik, karena dua kekuatan yang berseberangan dibenturkan dalam sebuah pesta demokrasi.
      Siapapun yang menang, bangsa kita juga yang menang.
      Kalau salah pilih, maka akibatnya bangsa kita (bagian Jakarta) yang akan menanggungnya.
      Lalu bsiakah kita memilih dengan hati?

      Salam sehati

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s