ODT (Oksidan Drainage Therapy)


Hari ini akhirnya aku menjalani perawatan kesehatan Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy). Agak kaget juga ketika diberi tahu bahwa biaya yang harus dibayar di depan sebesar 1 (satu) juta rupiah. Wah mahal banget rupanya biaya untuk proses bekam ala ODT (Oksidan Drainage Therapy) ini.

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

“Untuk pasien baru biayanya satu juta rupiah dan nanti kalau datang lagi cukup membayar lima ratus ribu saja. Sudah tahu kan?”

Meskipun belum tahu, tapi kuiyakan saja permintaan dari mas Tato bagian pendaftaran.

“Bisa pakai kartu kan pak?”

“Apa kartu ATM-nya ?”

“Adanya apa? BCA? Mandiri?”

“Ada semua pak”

“Saya pakai Mandiri saja pak”

Segera saja aku menuliskan data diriku di formulir yang disodorkan mas Tato. Ada beberapa rangkap formulir yang harus kuisi. Setelah selesai mengisi formulir, kusiapkan formulir lain untuk diisi temanku yang menemaniku ke klinik ODT (Oksidan Drainage Therapy) ini. Sambil menunggu kedatangan pak Ustadz akupun minta arah menuju ke toilet.

“Silahkan pak, belok kanan langsung lurus”, kata mas Tato menunjukkan arah toilet.

Seusai ke toilet akupun mengambil kartu Mandiriku dan membayar biaya perawatan kesehatan ini. Ternyata selama aku ada di toilet, temanku telah membayar biaya perawatan kesehatan ini.

“Alhamdulillah, semoga menjadi amal yang baik dan diterima Allah swt”

Mungkin Allah mendengar suara hatiku yang menyatakan bahwa biaya 1 (satu) juta adalah biaya yang cukup mahal bagiku dan Allah swt memberikan gratis padaku. Subhanallah. Keinginan untuk menjalani pengobatan model nabi ini memang sudah lama kuinginkan, bahkan saat tinggal di Cikarang beberapa tahun lalu, aku sempat mendirikan sebuah tempat pijat plus bekam, karena begitu inginnya aku akan pengobatan alternatif ini.

Pengalaman pertama bekam sistem ODT (Oksidan Drainage Therapy) ini dimulai ketika aku disuruh masuk ruangan pemeriksaan dan pengobatan. Ada 4 (empat) titik di tubuhku yang disentuh untuk memastikan aku sudah siap menjalani perawatan bekam. Ada tiga orang yang dibekam pada saat yang bersamaan, seorang laki-laki yang lebih tua dariku, kemudian aku dan terakhir temanku.

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

Laki-laki di depanku dengan lancar diperiksa dan kemudian menyusul aku. Dua-duanya berjalan lancar. Giliran temanku, rupanya ada sesuatu pada jalan darahnya, sehingga dia harus dinetralkan dulu sebelum dirawat. Kulihat wajah temanku seperti menanggung rasa sakit yang luar biasa, tapi ditahannya karena keinginannya yang kuat untuk menjalani perawatan ini.

Selesai acara penetralan ini dilanjutkan dengan pengolesan cairan (betadine) pada tempat-tempat yang akan dilakukan penyedotan oksidan. Setelah diolesi secara merata pada titik-titik tertentu (Sterilisasi Motor Point Therapy (MPT) Pra-Cupping), langsung dilakukan kop (cupping) pada lokasi tersebut.  Inilah yang disebut Cupping Pertama Sebagai Anestesi di Motor Point Therapy.

Langkah selanjutnya adalah pembedahan. Proses ini dilakukan dengan Surgical Blade/Bisturi nomor 15 dengan kedalaman 0,4 mm untuk mengalirkan oksidan ke luar dari tubuh. Setelah pembedahan (penyayatan) kulit selesai, maka dilakukan Cupping kedua yaitu proses pengaliran oksidan. Proses ini memakan waktu sekitar 15 (lima belas) menit.

Langkah terakhir adalah membuka cupping yang sudah terisi Oksidan berwarna merah gelap, kental dan tidak beraroma. Prosespun selesai. Badan terasa lebih nyaman dibanding biasanya, meskipun ada rasa nyeri di kulit karena bekas sayatan pisau bedah.

Ini pengalaman pertama yang sangat mendebarkan (bagiku), alhamdulillah, semuanya berlalu dalam kondisi yang serba menyenangkan. Saat dilakuakn cupping, aku duduk di kursi dan di depanku ada kolam penuh ikan dilengkapi dengan gemercik air yang begitu menentramkan. Inilah musik live yang sangat indah. Di sudut ruangan ada stereo set yang melantunkan ayat-ayat Allah yang sering kudengar. Benar-benar suasana yang sangat menyenangkan.

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

Aku sempat disuruh membaca majalah khusus bekam, tapi yang kulihat adalah tulisan di atasnya. “… dan makan dan minumlah tapi jangan berlebih-lebihan…”  Maha benar Allah dengan firmanNya, makanan adalah sumber penyakit kalau kebanyakan tetapi kalau takarannya pas akan menyehatkan dan membuat kita menjadi produktip.

Hari ini aku sukses menjalani perawatan ODT (Oksidan Drainage Therapy). Terima kasih buat teman-teman yang mendukungku dan terutama buat yang telah membayar seluruh biaya pengobatan ini. Semoga Allah swt menerima sebagai amalan yang baik. Amin.

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

Bekam ODT (Oksidan Drainage Therapy)

9 comments on “ODT (Oksidan Drainage Therapy)

    • Salam.

      Sabtu ini saya mau coba bekam cara Jogja di Cungkuk Raya, hasilnya nanti tak share di blog ini.

      Kalau artikel Bekam ala ODT di blog ini memang adanya di Jakarta.

      Salam sehati.

    • Salam.

      Benar, biayanya memang mahal.
      Beda bekam dan ODT ada pada cara mengeluarkan darah dari tubuh kita.
      Sebenarnya ODT juga bekam, tapi diberi istilah beda untuk membedakan Bekam biasa dan Bekam versi ODT.
      Pada bekam biasa, digunakan jarum untuk melukai kulit kita, sedangkan pada ODT digunakan pisau bedah khusus untuk menyayat kulit kita.

      pada artikel di atas ditulis :
      “Proses ini dilakukan dengan Surgical Blade/Bisturi nomor 15 dengan kedalaman 0,4 mm untuk mengalirkan oksidan ke luar dari tubuh”

      Salam sehati

  1. Wah . . . Mahal amat bro , kalau di Palembang biayanya cuma Rp. 60.000 ,–
    Temenku punya penyakit Darah Tinggi , lalu melakukan ODT di kepalanya [ rambut dicukur dulu , lalu disedot darah di kepalanya ] dan yang melakukannya juga Pak Ustadz .
    Alhamduilillah . . . Sudah 3 bulan ini beliau merasa sehat sehat saja .

    • Alhamdulillah,
      Memang setiap tempat beda harganya.
      Yang penting hasilnya sehat.
      Aku sendiri memilih tempat ini karena senang dengan suasananya yang sejuk alami, bersih,
      Metode yang dipakai juga sangat cocok dengan pemahamanku.
      Apapun metodenya yang penting cocok dan manfaat, insya Allah amin.

      Salam sehati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s