Category Archives: blogger

Page Rank dan Alexa Rank

Page Rank Eeshape

Semua pengelola sebuah situs pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah “Page Rank dan Alexa Rank”. Dua hal inilah yang sering dipakai sebagai target dalam mengelola sebuah situs. Begitu besarnya keinginan untuk mempunyai nilai terbaik dalam dua hal tersebut, kadang-kadang “ilmu hitampun” dipakai. Di kalangan pemerhati dikenal sebuah istilah Black SEO untuk mereka yang mengejar “Page Rank dan Alexa Rank” yang baik dengan cara-cara yang tidak etis.

Bahkan para seleb blog ada yang mengaku kalau sebelum terkenal sempat memakai jurus Black SEO untuk meningkatkan rating mereka. Yang paling gampang dan sering dilakukan adalah menulis sebuah atau beberapa buah kata yang sedang jadi trending topic di dalam artikel mereka dengan warna huruf yang sama dengan warna back ground.

Ilmu hitam memang terbukti efektif untuk mengundang pengunjung, tetapi pertanyaannya kemudian apakah pengunjung yang datang itu akan balik lagi ke situs yang memuat black SEO itu ? Biasanya mereka malas pergi ke situs itu lagi, karena mereka sudah pernah mengalami mencari sesuatu di situs itu tetapi tidak mendapat apa yang mereka cari.

Mendapatkan nilai “Page Rank dan Alexa Rank” yang baik tidak bisa instan, terutama nilai PR (Page Rank). Google sangat pelit memberikan nilai tinggi untuk PR. Perlu konsitensi sebuah situs sebelum akhirnya Google memberikan apresiasi berupa kenaikan nilai PR.

Sebuah situs partai pernah memberikan resep untuk menaikkan nilai Alexa Rank sebuah situs dan terbukti manjur, meskipun beberapa orang masih meragukan keabsahan teori itu. Anggota atau komunitas partai itu direngkuh dalam sebuah grup FB dan kemudian setiap hari para anggota mampir ke situs partai tersebut, akibatnya trafic di situs naik signifikan dan selanjutnya bisa ditebak nilai Alexa Rank juga melesat jauh.

Rumus untuk menaikkan nilai “Page Rank dan Alexa Rank” sebenarnya sangat mudah, hanya pelaksanaannya kadang membuat sang pengelola jadi tidak sabar atau tidak punya waktu lagi.

Aku selalu memberi contoh situs mas Jamil Azzaini yang dikelola dengan santai tetapi hasilnya luar biasa. Rumusnya cuma menulis dengan hati dan dilakukan setiap hari. Mas Jamil tidak tahu SEO yang baik itu bagaimana, seperti juga mas Rovicky yang menulis tentang dongeng geologi, mereka berangkat bukan dari teori SEO tetapi dengan melakukan hal yang memang disarankan oleh ilmu SEO.

Alexa Rank Jamil Azzaini

Alexa Rank Jamil Azzaini

“Menulislah setiap hari dan rasakan keajaiban yang akan terjadi!!!”, begitu status Komunitas Penulis Pintar di FB. Status ini sangat sederhana dan kalau dilakukan memang akan luar biasa hasilnya.

Apa sih arti Page Rank ?

Wikipedia menulisnya sebagai berikut :”PageRank adalah sebuah algoritma yang telah dipatenkan yang berfungsi menentukan situs web mana yang lebih penting/populer. PageRank merupakan salah satu fitur utama mesin pencari Google dan diciptakan oleh pendirinya, Larry Pagedan Sergey Brin yang merupakan mahasiswa Ph.D. Universitas Stanford.”

Artinya setiap seseorang menuliskan sebuah kalimat atau kata di mesin pencari, maka sang mesin pemcari akan mencari kata atau kalimat tersebut pada sebuah situs yang mempunyai PR paling tinggi (10/10), kemudian menurun ke PR 9/10. 8/10 dam seterusnya.

Page Rank Jamil Azzaini

Page Rank Jamil Azzaini

Sebuah situs baru dengan nama Kampung-UGM pada saat dicari dengan kata kunci Kampung-UGM bisa jadi situsnya akan berada di barisan depan, paling tidak muncul di halaman 2 atau 3. Namun bila mencari salah satu artikel di situs itu, bisa jadi yang muncul adalah situs orang lain dan situs Kampung-UGM akan berada di halaman buncit. Silahkan coba search judul “Punthuk Setumbu Tour” yang ada di situs Kampung-UGM dan lihatlah halaman berapa yang memuatnya.

Google memang sangat  hati-hati memberikan nilai PR pada sebuah situs, sehingga sebuah situs yang mempunyai nilai PR 2/10 sudah dianggap memadai, apalagi kalau situsnya mempunyai nilai lebih dari itu.

Alexa Rank sendiri bis adilakukan dengan isntan asal kita bisa melakukan mobilisasi pengunjung secara kontinyu setiap hari dan dalam jumlah yang sangat besar. Bila tidak bisa mendatangkan pengunjung, maka harus rajin menulsi yang bermanfaat agar orang lain rajin mengunjungi situs kita tanpa ditipu dengan kata kunci yang tidak ada di situs kita (Black SEO).

Page Rank Eeshape

Page Rank Eeshape

“Dandani blogmu sebelum datang tamumu!!!”

Selamat menulis yang rajin untuk meningkatkan Page Rank dan Alexa Rank.

 

 

 

 

Hari Blogger Nasional

Kungfu panda

Hari Blogger Nasional di Indonesia ditetapkan pada tanggal 27 Oktober 2007 oleh Menteri M Nuh. Sampai hari ini sudah ratusan atau ribuan atau bahkan sudah jutaan blog yang tercipta setelah tanggal itu. Sebanyak jumlah blog baru yang tumbuh, blog lamapun ternyata sudah banyak yang mulai terlempar dan mati tanpa cerita.

Pelajaran menulis blog bagi pemula terus diadakan dan terus ada pesertanya, meskipun jumlahnya sudah tidak seramai tahun-tahun saat ada Pesta Blogger, yang saat itu dianggap merupakan salah satu bentuk adanya pemilik blog yang aktip berkomunikasi. Tahun 2011 pentas acara Pesta Blogger berubah menjadi ajang ON|OFF dan di tahun itu pula salah satu situs blogku menjadi pemenang kontes blog yang disponsori oleh ACER. Sebuah Acer Iconia menghiasi mejaku sebagai hadiah acara itu.

3 tahun berlalu dan tahun ini acara memperingati hari Blogger Nasional masih tetap diadakan dengan gegap gempita yang berbeda. Saat ini meskipun tidak menjadi trending topic, tapi beberapa teman tetap aktip bersosial media mewartakan adanya hari Blogger Nasional, baik melewati twitter, path maupun sosial media lainnya.

Mbak Mira Sahid, salah satu Srikandi Blogger yang meyebut dirinya anggota emak-emak blogger, sangat bangga menyebut dirinya sebagai seorang Blogger dan itu membuatku makin kagum padanya. Di tengah kesibukannya mengasuh pangeran dan putri kecilnya, Mira Sahid tetap eksis di dunia blog dan tidak hanya sekedar eksis tapi juga membuat blogger lainnya ikut hidup dan berkreasi dengan blog masing-masing.

Setiap ada kegiatan yang bersinggungan dengan blogger, maka mbak Mira Sahid ini sering mengambil peran, baik sebagai penggembira ataupun sebagai pemrakarsa kegiatannya. Kuperhatikan beberapa kegiatan yang dikelolanya berhasil dengan baik, dari sisi kemeriahan acara maupun dari sisi manfaat acara itu sendiri.

Terbukti mbak Ollie Salsabela jauh di atasku

Terbukti mbak Ollie Salsabela jauh di atasku

Aku sendiri mengenal dunia blog dari perkenalanku dengan mas Amril. Dari beliau aku mendapat banyak masukan tentang blog dan mulai banyak berkawan dengan sesama blogger nusantara. Kita samna-sama hadir di berbagai pertemuan para blogger, baik itu acara Pesta Blogger, Blogger Bekasi, Blogger Nusantara maupun blogger Kompasiana. Tak pelak lagi kedekatanku dengan mas Amril membuat aku makin dikenal banyak orang dan mulai berkenalan dengan banyak blogger dari berbagai macam suku maupn agama.

Perkenalanku secara offline dengan Mas Aris juga cukup unik. Aku mengantar istriku mendatangi rumah bu Aris dan sambil menemani mereka ngobrol aku berkenalan dengan mas Aris, padahal di dunia blog kita sudah saling menyapa.

Bagi para blogger, nama Roy Suryo adalah nama yang sangat dikenal, terutama karena komentarnya yang sering bertentangan dengan apa yang disepakati oleh komunitas blogger. Akupun ikut larut dalam barisan yang berlawanan dengan Roy Suryo, sampai akhirnya aku sadar bahwa apapun yang dia ucapkan sebenarnya tidak perlu kita sikapi dengan terlalu frontal dan bernuansa emosi.

Biarkan Roy Suryo berkata apa saja tentang blogger, bagiku yang penting adalah memberi bukti bahwa apa yang disampaikan oleh Roy Suryo adalah tidak benar. Itulah salah satu hal yang membuatku tetap menulis di blog sampai saat ini. Bagiku menulis di blog adalah sebuah kenikmatan yang jarang ada di tempat lain. Menulislah setiap hari tentang hal-hal yang bermanfaat dan rasakan betapa dunia ini menjadi semakin indah dan semakin bersahabat.

Ketika kenal dengan IBN (Indonesia Blog Network) akupun makin kenal dengan dunia sosial media yang lagi ngetren yaitu twitter. Pengikutku yang masih jauh di bawah target 500 follower membuatku aktif berkicau dan makin aktif juga menulis di blog. Akhirnya pengikutkupun mencapai di atas 500 follower dan betapa senangnya aku ketika dengan mengetikkan kicauan di dunia twitter ternyata mendapat imbalan berupa uang yang tidak terduga.

Kungfu panda

Kungfu panda

Semakin kenal twitter, maka blog menjadi sedikit tertinggal, sampai akhirnya PR (Page Rank) blog eeshape.com dari nilai 4/10 turun menjadi 3/10. Akupun jadi sadar bahwa twitter itu hanya untuk mendekatkan kawan dalam berkomunikasi, sedang blogger adalah sebuah rumah yang perlu disiapkan untuk dikunjungi tamu. Kabarkan blog melalui twitter, tapi jangan tinggalkan blog demi twitter.

Mbak Salsabela mengatakan bahwa jika kita ingin menulis, maka yang harus segera ditinggalkan adalah semua social media yang kita punyai. Gunakan social media untuk mempopulerkan blog, bukan untuk mematikannya. Apalagi social media yang bernama FB (facebook), pengaruhnya sungguh luar biasa dalam menurunkan hasrat menulis blog.

Hari ini saatnya kita bilang “Selamat Hari Blogger Nasional”. Salam sehati.

Sepasang blogger Indonesia

Sepasang blogger Indonesia

 

 

Menjadi penulis bayaran

Buku Panduan Pelaksanaan Pekerjaan ke III

“Menjadi penulis bayaran itu gimana suka dukanya mas?”, kata kawanku ketika kita sedang bersantai sejenak di tengah hujan yang datang pergi tanpa permisi.

“Ya yang pasti banyak sukanya dan sedikiiit dukanya”, jawabku.

“Hmmm…. pasti karena dapat duit banyak dari pemesan tulisan ya mas?”

“Tidak juga. Menurut mas, berapa duit yang kudapat dari sebuah tulisan?”

“Hmm… wah gak tahu donk. Katanya sih berkisar antara 800 ribu sampai 3 jutaan”, jawab temanku sambil searching honor penulis bayaran.

“Pasti kamu lihat situs idblognetwork ya?”

“Iya nih mas, terlihat transfer paling rendah angkanya di 800.000 dan kata temanku penghasilan bulanan di idblognetwork sampai 3 jutaan per orang”

JUMLAH

NAMA BANK

2,150,000

BCA

2,150,000

BCA

2,150,000

Mandiri

2,150,000

BCA

2,000,000

Mandiri

2,000,000

BCA

2,000,000

BCA

2,000,000

Mandiri

2,000,000

Mandiri

1,950,000

BCA

1,800,000

Mandiri

1,750,000

Mandiri

1,500,000

BCA

1,500,000

Mandiri

1,350,000

BRI

1,200,000

BCA

1,100,000

BNI

1,100,000

BCA

1,000,000

Mandiri

1,000,000

BNI

1,000,000

BNI

1,000,000

BCA

1,000,000

BCA

1,000,000

Mandiri

1,000,000

BCA

1,000,000

Mandiri

1,000,000

Niaga

1,000,000

BNI

1,000,000

Niaga

1,000,000

Mandiri

1,000,000

Mandiri

1,000,000

BCA

1,000,000

BCA

1,000,000

BCA

1,000,000

Mandiri

950,000

BCA

800,000

Syariah Mandiri

Sampai saat ini situs yang menyediakan jembatan antara publisher dan Advertiser yang pernah kuikuti memang hanya IdBlognetwork, jadi aku cukup familiar dengan situsnya. Di luar idblognetwork masih banyak pemberi tugas yang bisa menyuruh kita menulis tentang bisnis mereka dan inilah yang menarik.

Mereka bisa datang dari organisasi kemasyarakatan, kawan blogger, atau situs yang terkenal. Bayaran mereka juga beragam demikian juga model kerja samanya. Ada yang memberi imbalan jasa dengan nilai rupiah yang memadai ada juga yang hanya memberi imbalan jasa berupa uang dalam bentuk voucher belanja produk mereka. Ada juga yang gratis tis! Mereka minta kerelaan kita untuk menulis tentang sesuatu dan merekapun mengucapkan terima kasih dengan doa agar kita dan blog kita mendapat berkah.

“Mas Eko belum menjawab tentang suka dukanya menjadi penulis bayaran lho”

“Paling senang itu ketika kita selesai menulis dan pemberi kerja kita puas dengan hasil tulisan kita”

“Paling sedih?”

“Paling sedih itu saat tulisan kita selesai dan terus diobrak abrik oleh pemberi tugas”

“Maksudnya pemberi tugas minta artikel direvisi?”

“Tidak hanya direvisi, kadang disuruh tulis ulang”

“Bukannya sudah ada guidance? Kok masih harus dirombak total?”

“Hahahaha…. aku sih agak ideal mas. Kadang aku tabrak guidance mereka, apalagi yang dibayar pas-pasan. Jadi jangan sampai ciri tulisanku hilang gara-gara aku terlalu nurut pada guidance dari mereka?”

“Kalau yang membayar mahal mas Eko mau nurut aturan mereka dan kehilangan ciri tulisan mas Eko?”

“Gak juga sih. Aku tetap mempertahankan gaya bahasaku, tapi lebih mau untuk berpikir lagi saat tulsianku diberi masukan oleh mereka”

“Pernah gak dibayar mahal tapi akhirnya tulisan batal ditayangkan?”

“Pernah juga sih. Aku tetap bersikukuh dengan gaya tulisanku dan pemberi kerja juga bersikukuh dengan petunjuk mereka. Jadi aku harus nurut mereka, titik! Bubar deh jadinya. No deal !”

“Kecewa donk mas?”

“Iya sih kecewa, soalnya duitnya gedhe tuh. Hahahaha… tapi rejeki pasti tidak kemana-mana kok kalau kita berbuat yang benar”

“Kalau terhadap tulisan gratis, gimana sikap mas Eko?”

“Wah itu asyik banget mas. Aku bisa explore tulisan sekehendak hatiku. Jadi seperti seorang penggowes yang ketemu rute menantang dan langsung pancal pedal tanpa mikir dibayar atau enggak”

“Hahahaha…..”

Dalam ketertawaan bersama ini, aku tiba-tiba jadi ingat ketika aku menjadi seksi kesenian di kampus. Waktu itu mencari band pengisi acara susah banget. Ada yang maunya dibayar mahal ada yang jadwalnya bentrok dan berbagai kendala lainnya. Akhirnya buntu otakku dan aku hanya bisa pasrah dengan pengisi acara yang ada. Meski begitu aku tetap mewujudkan niatku untuk menampilkan pertunjukan musik yang wah dari sisi alatnya. Pikirku kalau aku gagal menampilkan musikus handal ya minimal aku bisa menghibur penonton dengan alat musik yang handal.

Enaknya punya kawan banyak adalah aku diperkenalkan dengan kawannya kawanku yang punya kenalan musikus kaya dan baru saja beli piano elektrik sangat mahal. Akupun membuat kesepakatan untuk memboyong alat musik itu tanpa biaya ke acaraku dan itulah yang disebut mestakung. Begitu mendengar alat baru itu akan dipakai dalam pertunjukkan musikku, maka tiba-tiba bermunculan nama-nama musikus yang siap mengisi slot acaraku. Yang lebih keren lagi, semuanya tanpa perlu bayaran !:-)

Rupanya menjadi penulis bayaran itu bayarannya memang bisa hanya dengan senyuman dan bisa juga dengan beberapa lembar foto Proklamator Indonesia yang berwarna merah. Semuanya punya nilai tersendiri. Asyik dan mengasyikkan.

“Mas Eko, dukanya menjadi penulis bayaran belum”

Aku termenung sebentar sebelum menjawab pertanyaan ini. Rasanya menjadi penulis bayaran tidak banyak dukanya tetapi kayaknya dulu aku pernah sakit di dada gara-gara dianggap menulis karena uang. Aku sampai membaca berulang-ulang tulisanku. Kucari pada alinea ke berapa ada tulisan yang tidak sesuai kenyataan, tetapi tetap saja tidak kutemukan.

Akhirnya aku sampai pada kesimpulan ini :

1. Aku mungkin salah tulis tapi aku tidak tahu

2. Kawanku itu tidak membaca tulisanku tetapi dia sudah kecewa karena aku menulis dengan bayaran.

Bagi kawanku, menulis itu ya harus dari hati nurani tanpa ada imbalan jasa. Akupun dengan mantap menjawab pertanyaan temanku dengan jawaban singkat.

“Ternyata tidak ada dukanya menjadi penulis bayaran”

Buku Panduan Pelaksanaan Pekerjaan ke III

Buku Panduan Pelaksanaan Pekerjaan ke III

+++

Idblognetwork adalah startup yang didirikan pada bulan agustus 2010 dan meluncurkan marketing campaign perdana pada awal bulan september, sampai saat ini Feb 2011 telah dan sedang melayani marketing campaign brand seperti Telkom Flexi, Simpati Telkomsel, XL Blackberry Free Roaming, Kartu AS Telkomsel , iPhone 4 Telkomsel , Google Maps Telkomsel , Nokia OviLife Tools, Nokia N8, Hongkong Disneyland , Department Kesehatan, Nokia E5 dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (KemenBudPar) RI

Penyandang Disabilitas di #BN2013 Jogja

Sampai ketemu di #BN2014

Penyandang Disabilitas di #BN2013 terlihat di segala penjuru saat hari terakhir pelaksanaan kopdar Blogger Nusantara di Jogja, tepatnya di desa Tembi, Bantul Daerah Istimewa Jogjakarta. Istriku terdiam melihat para penyandang disabilitas yang terlihat begitu ceria mengikuti semua acara yang digelar hari ini. Kalaupun penampakan di luar terlihat penuh canda tawa, tapi jauh di lubuk hati istriku sebenarnya dia ingin menangis melihat apa yang terpapar di hadapannya.

“Mereka tampak gembira, bahkan beberapa terlihat lebih gembira dibanding kawan-kawan blogger yang jomblo dan gagal mencari pasangan”, ucapku bergurau ketika kita berkumpul di ruang keluarga. Anak-anakku terlihat memahami pernyatan ibunya dan menyimak cerita kita tentang para penyandang disabilitas.

Sampai ketemu di #BN2014

Sampai ketemu di #BN2014

Hari ke dua kopdar Blogger Nusantara aku memang mengajak istriku untuk menemaniku. Hari pertama dia tidak bisa ikut karena berbarengan dengan acara pelatihan Mie Sehati di Pusat Pelatihan Mie Sehati Jogja, sehingga hari pertama aku ajak anak ke duaku yang hobi memotret. Sayang kegiatan Haslita Nisa yang seabrek membuat aku tidak bisa lama-lama mengajak dia menikmati suguhan kopdar hari pertama BN2013.

Beberapa teman blogger kulihat ikut bertanding dalam lomba penuh canda tawa dengan para penyandang disabilitas. Ada yang main sepakbola dengan para tuna netra dan ada yang lomba naik kursi roda. Tentu teman-teman blogger tidak bisa mengalahkan mereka, bahkan beberapa kejadian terlihat teman-teman blogger malah hampir jatuh dari kursi roda karena terlalu bersemangat.

“Dikira naik kursi roda gampang ya mas?”, ucapku menyapa sang juara lomba naik kursi roda.

“Hahahha… iya mas”, jawab sang juara sambil meminta sebotol air mineral pada istrinya.

Sampai ketemu di #BN2014

Sampai ketemu di #BN2014

Tanggal 3 Desember 2013 adalah hari penyandang disabilitas, hari dimana kita merenung, bahwa mereka yang disebut penyandang disabilitas adalah setara dengan kita. Bahwa ada yang mempunyai kemmapuan pas-pasan, tapi kitapun pasti pernah mendengar bahwa di antara mereka ada yang mempunyai kemampuan di atas kita. Sejatinya mereka memang ama dengan kita. Kalau kita baca Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat (disabilitas) yang bertujuan untuk menciptakan upaya peningkatan kesejahteraan sosial penyandang cacat dan agar setiap penyandang cacat mempunyai kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan, maka sudah saatnya kita beri kesempatan pada mereka untuk setara dengan kita.

Sebuah tulisan di Kompasiana “Makna Hari Disabilitas Indonesia” sangat menarik perhatian, karena ditulis oleh seorang penyandang disabilitas.

“Apakah kita sendiri sebagai kaum disabilitas sudah merenungkan arti kesetaraan tersebut? Apakah kita sudah mempunyai usaha untuk mencapai kesetaraan tersebut dibalik hanya tuntutan yang keluar? Banyak tuntutan yang kita ajukan seperti tuntutan mendapat pekerjaan yang layak, tuntutan mendapatkan aksesbilitas dan sebagainya. Seharusnya kita mulai intropeksi diri masing masing. Seperti tuntutan mendapatkan pekerjaan yang layak, saya yang bekerja di satu perusahaan, dimana banyak mendapatkan pesan untuk memasukkan orang dengan disabilitas, tetapi kenyataan apa yang saya dapatkan saat saya harus menginterview mereka?

Tingkat pendidikan mereka yang hanya SD, SMP yang jelas untuk tingkat staff dengan tingkat UMR yang cukp tinggi itu sudah tidak memadai, belum lagi mereka tidak memiliki ketrampilan yang lain atau yang lebih.”

Sebuah tulisan otokritik yang semoga membuat mereka makin temrotivasi untuk menjaid setara, bahkan lebih dibanding kita-kita yang dianggap normal ini. Hasil pencarianku tentang disabilitas memunculkan juga kalimat lain dari mereka. Juga sangat menairk untuk disimak.

Joko Untoro Saya menyesalkan kepada mereka (peserta pertemuan tersebut) yang mendiskreditkan kata cacat. Apalagi yang menyimpulkan ‘Disabilitas’ lebih manusiawi daripada ‘cacat’.

Bagaimana dengan saya yang memiliki cacat di jari tapi saya masih mampu melakukan sesuatu dengan tangan saya. Dan banyak penyandang cacat yang lebih terlihat tidak mampu namun mereka melakukan hal-hal luar biasa. Contohnya fotografer tanpa tangan, pendaki tanpa kaki yang saya tidak hapal nama mereka. Mengganti istilah Penyandang cacat menjadi penyandang disabilitas hanya akan menimbulkan sakit hati, mereka cacat tapi bukan berarti mau disebut tidak mampu.

Bergurau dengan penduduk setempat

Bergurau dengan penduduk setempat

Pada beberapa panitia #BN2013 sendiri saya ucapkan penghargaan yang tinggi karena telah membuat teman-teman penyandang disabilitas ini mempunyai kegiatan dimana mereka tiak menjadi obyek tetapi juga berperan sebagai subyek.

Saat nongkrong sehabis sholat dhuhur di Masjid Al Idris, beberapa jamaah sholat dari penyandang disabilitas kuajak ngobrol ngalor ngidul. Terpancar aura penuh semangat saat mereka bercerita tentang dirinya, kendaraannya maupun kegiatannya. Ada rasa bangga dan banyak ceria dalam ucapan-ucapan mereka.

Lokasi Masjid Al Idris ini akhirnya menjadi tempat nongkrongku sampai acara selesai, karena sebagian besar blogger yang sholat Duhur langsung ikut gabung dalam kelompok-kelompok kopdar kecil-kecilan. Sepincuk sate lontong, salak pondoh yang manis dan teh hangat membuat suasana menjadi semakin meriah. Mas @Andy kembali memeriahkan suasana dengan guyonan khasnya.

“Eh kok kita malah nongkrong terus disini. Bukannya haurs ke pendopo untuk penutupan?”, mas Andy seperti tersadar.

“Monggo mas, lewat sini saja, belok kiri dan kemudian kanan sampai. Kita serombongan mau langsung balik ke kampung, sudah kenyang dan sudah kangen rumah”, jawan komunitas dekat Jogja yang sudah ngumpul dan bersiap menuju ke kampung mereka.

Pertemuan siang ini akhirnya diakhiri dengan narsis berjamaah.

Sampai ketemu di #BN2014

Sampai ketemu di #BN2014

Blogger Nusantara di Jogja

Blogger Nusantara di Jogja

Acara Blogger Nusantara di Jogja dimulai pagi ini di Joglo Abang. Inilah lokasi kalau aku sepedaan ke arah barat. Menyusuri selokan mataram yang selalu terlihat teduh, maka setelah sampai lokasi Sego Wiwit dua persimpangan selanjutnya tinggal belok ke arah selatan (kiri kalau dari arah kota) dan sampailah kita di lokasi Joglo Abang.

Ribuan blogger tumplek bleg di lokasi ini. Beberapa blogger yang sudah lama tidak kujumpai sudah mulai berkicau sejak pagi hari. Rupanya ada perubahan acara mendadak dari panitia Kopdar Blogger Nusantara. Acara yang seharusnya di kraton dipindahkan ke Joglo Abang, sehingga beberapa peserta terpaksa merubah jadwal masing-masing.

Blogger Nusantara di Jogjas

Blogger Nusantara di Jogja

Nampaknya para blogger tidak peduli dimana acara ini diadakan. Mau pindah kemanapun mereka sudah menyiapkan diri dengan berbagai kejutan khas BN (Blogger Nusantara). Saat dilaksanakan di Sidoarjo, peserta dikagetkan dengan lokasi penginapan yang tidak seperti yang mereka bayangkan. Namun di akhir acara, hampir semua blogger menyadari apa yang disasar oleh panitia dan penutupan acara BN 2011 di Sidoarjo berlangsung dengan sangat meriah.

Pagi itu aku berangkat pagi-pagi dan nongkrong di simpang empat sebelah selatan selokan mataram, hanay beberapa ratus meter dari lokasi Joglo Abang. Aku punya firasat bahwa ada beberapa peserta yang belum familiar dengan lokasi Joglo Abang. Sambil menunggu mereka yang mungkin bingung dengan lokasi Joglo Abang, akupun menyempatkan motret di sekitar lokasi. Kebetulan langit begitu cerah di pagi ini.

Blogger Nusantara di Jogja

Persawahan Jogja dekat Joglo Abang

Sampai lokasi, langsung ketemu dengan teman-teman dari kompasiana. Dikenalkan juga dengan blogger dari luar negeri, dari Timor Leste. Ngobrol ngalor ngidul akhirnya babeh Helmi masuk ruang pertemuan dan akupun menuju lokasi parkir. Usai dari lokasi parkir langsung register namaku di kerumunan banyak orang yang tak habis-habisnya menyelesaikan pendaftarannya. Padahal meja panitia sudah cukup banyak.

Disini ketemu dengan mas Andy yang lebih dikenal dengan Internet fot Kids dan kitapun larut dalam obrolan sambil menuju lokasi duduk dekat layar presentasi.

Kulihat Eyang Anjari, mbak Mubarika dan panitia BN begitu sibuk mempersiapkan acara ini, sehingga akupun bergabung dengan teman-teman blogger dari Purwodadi, Surabaya, Depok dan tentu dengan blogger Jogja yang ternyata juga satu almamater denganku.

Sedang asyik ngobrol, disamperin emak-emak blogger Bekasi dari belakang. Ya sudah langsung saja kita terlibat acara rutin, narsis berjamaah. Anakku yang bagian motret mungkin geleng-geleng kepala,”Ternyata bapakku ini kalau ketemu sama blogger lainnya seperti ini ya tingkah lakunya?”

Blogger Bekasi di Jogja

Blogger Bekasi di Jogja

Gak ada Loe gak Rame deh

Gak ada Loe gak Rame deh

Pembukaan acara blogger diawali dengan sapaan akrab dari sepasang MC yang sudah ditunggu para penonton. Saling sahut antara MC dan penonton yang riuh rendah penuh keakraban tentu menunjukkan kalau acara ini akan sukses sampai besok. Meski acara ini molor jauh, tapi para blogger memang perlu diberi waktu untuk saling ngobrol dulu sebelum acara dimulai.

Aku tidak tahu apakah ini trik panitia atau memang molor karena perubahan jadwal, tapi yang jelas molornya jadwal pembukaan ini membuat penonton sudah siap untuk menikmati suguhan acara dari BN 2013. Mereka sudah puas berfoto ria, ngobrol naglor ngidul dengan teman lama atau teman baru yang tadinya hanya via online.

Kala lagu Indonesia Raya dialunkan oleh semua peserta kopdar BN 2013, maka itu adalah pertanda saat ngobrol antar peserta sudah selesai dan saatnya mendengarkan apa yang akan disuguhkan oleh panitia.

Acara ini akan terus berlangsung sampai malam dan terus berlanjut sampai besok siang. Silahkan bergabung bagi yang belum sempat menikmati acara pagi ini. Ada ribuan kawan di Joglo Abang dan semua itu adalah teman kita semua. Selamat menikmati Blogger Nusantara di Jogja.

Salam sehati.

Blogger Nusantara di Jogja

Blogger Nusantara di Jogja

#SinauSEO Busana Muslim

Alexa rank Zalora

Artikel #SinauSEO Busana Muslim ini kutulis berdasar pengalamanku sharing dengan TDA Kampus di Jogja. Tidak persis kejadiannya tapi intinya kira-kira sama maksudnya.

Kala itu aku memulai sharing dengan tanya jawab sambil menunggu peserta yang masih sholat Asar atau peserta yang masih di jalan. Maklum acaranya memang nanggung jamnya, dimulai pas bertepatan dengan waktunya sholat Asar. Mungkin maksudnya peserta diharapkan sholat Asar di samping sekretariat TDA Kampus Jogja, tetapi kebanyakan peserta memilih sholat di kediaman masing-masing.

Ternyata acara diskusi ini malah jadi menarik karena banyaknya pertanyaan yang diajukan, seiring dengan makin banyaknya pesrta yang berdatangan. Salah satu pertanyaan yang kuangkat adalah “Bagaimana agar bisnis kita selalu muncul di halaman pertama mesin pencari dan pengunjung yang datang selalu membeli produk kita?”

Pertanyaan ini, dulu sering diajukan dalam sesi diskusi tentang pembuatan situs internet. Ternyata sampai hari ini juga pertanyaan ini masih muncul. Artinya bagi para pemula, maka pertanyaan ini memang sangat menggoda.

“Bila kita ingin halaman yang kita tulis dalam blog muncul di halaman pertama mesin pencari, Google misalnya, maka kita harus punya tulisan yang sesuai dengan kata kunci yang dicari. Akan lebih baik lagi kalau kita punya PR yang tinggi”, kataku memulai menjawab

“PR? Apa itu mas?”

Page Rank mas. Nilainya dari 1/10 sampai 10/10″, jawabku sabar, dari pertanyaan ini ternyata para peserta diskusi ini memang masih awam soal SEO. jadi benar kalau saat ini aku akan #SinauSEo bersama mereka.

“Paling rendah 1/10 ya mas?”

“Paling rendah adalah tidak punya ranking atau belum diindex oleh Google. Kemudian baru 0/10 dan seterusnya…”

“Lanjut mas..”

“Ada seorang teman yang mempunyai nama unik dan punya bisnis online dan offline Busana Muslim. Tadinya bisnisnya hanya offline dan kemudian dia mendapat masukan bahwa untuk mengembangkan sayap bisnisnya, sebaiknya memakai jasa internet. Jadi bisnisnya dibuat online meskipun isi situsnya hanya showroom dari produk busana muslim”

“…………………..”

“Beberapa bulan setelah dia aktif di dunia internet, dia mendatangi saya dan bercerita bahwa tanpa teknik SEO yang njlimet dia sudah berhasil masuk di halaman pertama Google. Wouw.. hebat, kataku. Dia dengan tersenyum membuka halaman Google dan menuliskan namanya di mesin pencari. Beberapa saat kemudian munculah hasil pencarian di Google dan benar, namanya ada di halaman pertama mesin pencari Google”

“…………………….”

“Saya minta dia memasukkan kalimat Busana Muslim di mesin pencari dan sampai beberapa puluh halaman dibuka, nama dia tidak juga muncul di mesin pencari”

“Hahahaha….”

Searching busana muslim

Searching busana muslim

“Saya bilang padanya, saat seseorang ingin membeli busana muslim, maka yang dia ketikkan di mesin pencari pasti bukan nama penjualnya tapi nama produknya, sehingga yang dia tulis adalah kalimat Busana Muslim. Nah silahkan dicoba, apa yang muncul kalau kalimat itu yang ditulis? Situs punya siapa yang muncul? Jangan-jangan situs Batik Rejondani yang muncul, karena anggota TDA Jogja ini sangat tertolong dengan adanya bisnis online”

“Yang muncul ZALORA mas”

“Nah sekarang coba buka halaman Yahoo dan ketikkan kalimat yang sama”, kataku

Searching busana muslim

Searching busana muslim

“Wah Zalora tidak muncul lagi. Kalau kita coba pakai Bing gimana mas?”

“Coba cari dulu di Yahoo, Zalora muncul di halaman berapa?”, kataku

“Muncul di urutan 29 mas. Kok bisa beda mas?”

“Nah setiap mesin pencari mempunyai algoritma sendiri dalam menemukan apa yang dicari oleh pengguna mesin pencari. Jadi jangan sombong kalau sudah muncukl di halaman pertama mesin pencari. masih ada pekerjaan rumah agar muncul di semua mesin pencari”

“Apakah harus muncul di semua mesin pencari mas?”

“Idealnya begitu, tapi kalau aku sarankan cukup fokus pada Google saja. Coba sekarang lihat Alexa Rank dari Zalora bandingkan dengan Alexa Rank dari urutan pertama di mesin pencari Yahoo”

Alexa rank Busana Com

Alexa rank Busana Com

“Urutan pertama di Yahoo Busana dot Com mas. Alexa Ranknya 487.892 di dunia dan di Indonesia urutan 24.930″

“Kalau alexa Rank Zalora berapa?”

Zalora peringkat 10.172 dunia dan peringkat 207 di Indonesia”

Alexa rank Zalora

Alexa rank Zalora

“Nah dari sisi Alexanya, rasanya hasil pencarian di Google lebih pas dibanding hasil pencarian di Yahoo”

“Bisa juga gini mas, Alexa Rank cocok untuk mesin pencari Google dan kurang bersahabat dengan Yahoo”

“Hahahaha… yang penting begini saja. Saat ini rasanya Google masih menjadi mesin pencari terbaik di negeri ini bahkan di dunia, sehingga kita tentu lebih puas kalau muncul di halaman pertama Google dibanding di halaman pertama Yahoo”

Diskusi masih terus berlanjut sampai menjelang maghrib, bahkan seusai maghrib, masih saja asyik berdiskusi dengan topik masing-masing. Beginilah memang kebijakan ketua TDA Jogja saat ini, berkumpul untuk berbagi dan setelah berbagi dengan materi khusus dilanjut dengan materi masing-masing sesuai ketertarikan anggota TDA Kampus.

Terima kasih TDA Kampus Jogja yang telah mengundangku untuk berbagi. Semoga artikel “#SinauSEO Busana Muslim” ini bermanfaat bagi para pembaca blog ini. Salam sehati.

Menulis Blog

write-us (dari Microsoft)

Pagi ini aku dapat tugas menulis blog. Isinya nanti akan menjadi materi utama “Cara Menulis Blog” yang akan dihadiri oleh banyak Remaja Dewasa yang sangat heterogen pemahamannya tentang menulis blog. Ada yang sudah keren dalam menulis di blog dan ada juga yang mungkin datang karena diajak teman, bukan karena dia seorang yang ingin menulis di blog.

Kalau kita search kalimat “Memulai menulis Blog” di mesin pencari, akan sangat banyak petunjuk yang bagus-bagus tentang bagaimana cara memulai menulis di blog, tapi rasanya selalu saja topik ini menjadi topik yang menarik untuk diangkat dalam ajang berbagi pada sebuah komunitas. Aku ingat juga ketika pertama kali ikut Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Saat itu mereka (TDA Cikarang) butuh seorang penulis blog yang bisa berbagi tentang berbagai hal seputar blog. Dari hasil berbagi itu, aku menuliskannya dalam sebuah artikel “Master Mind = Magic Meeting“. Sejak hati itu, resmilah aku menjadi anggota TDA Cikarang.

Yuk Menulis Blog

Yuk Menulis Blog

Menulis blog, bagi sebagian orang tidak ada bedanya dengan melakukan kegiatan rutin lainnya, seperti makan, minum, berjalan ataupun kegiatan harian lainnya. Tidak ada kesulitan dalam menulis di blog. Namun pada beberapa orang lainnya, kegiatan menulis bisa jadi merupakan salah satu momok yang sejauh mungkin dihindarinya. Menulis menjadi sebuah beban, padahal mungkin dia sudah melakukan kegiatan yang jauh lebih berat dari menulis tetapi justru dapat diselesaikan dengan lebih baik.

Seorang penulis sering terkagum-kagum melihat atau mendengar kehebatan seseorang dalam bidang atletik, panjat tebing, sepak bola, atau kegiatan lain yang spektakular, tapi giliran diminta menuliskan kegiatan hebatnya itu, justru mereka jadi terdiam. Kegiatan menulis menjadi hantu bagi mereka yang tidak terbiasa menulis. Mereka tidak tahu harus memulai darimana dan bagaimana mengakhirinya.

Padahal rumus menulis, apapun jenis tulisannya, biasanya sangat sederhana. Cukup gunakan 5W+1H saja. Pilih sebuah topik dan uji topik itu dengan beberapa pertanyaan, What, Where, Why, When, Who dan How. Jawaban dari semua pertanyaan itu dijamin akan berupa sebuah jalinan tulisan yang lengkap dan runtut.

Yang perlu dilakukan dalam menjawab pertanyaan itu adalah sebuah jawaban yang spontan. Makin cepat dijawab, akan makin bernyawa jawaban itu. Jawaban yang terlalu lama akan membuat nilai jawaban itu jadi kurang bernyawa. Jawaban yang cepat adalah jawaban yang keluar dari dalam hati dan belum banyak terkontaminasi oleh pikiran, jawaban yang terlalu lama akan membuat jawaban itu banyak terkontaminasi oleh pikiran.

Mana yang lebih bagus, jawaban cepat atau jawaban lambat?

Dua-duanya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Namun untuk menulis, sebaiknya gunakan jawaban cepat, karena setelah jawaban cepat didapat, kita masih bisa berpikir untuk merubah jawaban cepat itu. Bila kita menjawab dengan lambat, maka artinya kita hanya mempunyai satu pilihan jawaban saja, yaitu jawaban lambat. Tidak ada pilihan jawaban cepat.

Sebenarnya jawaban cepat adalah refleksi dari otak kanan kita, sedang jawaban lambat adalah refleksi dari otak kiri kita. Otak kanan akan langsung bereaksi dengan cepat dan mengeluarkan jawaban yang berciri khas kreatif, imajiner, artistik dan tidak terstruktur. Sedangkan ciri jawaban otak kiri adalah terstruktur, rapi, logis dan berdasar fakta. Ciri-ciri berpikir dengan otak kanan dan otak kiri silahkan dicari di mesin pencari, pasti akan diketahui kelebihan dan kekurangan masing-masing cara berpikir itu. Memang Tuhan kita sangat hebat dalam menciptakan makhlukNya. Namanya saja Tuhan Maha Besar, Allahu akbar.

Mari kita coba praktekkan ilmu 5W+1H ini. Sebagai contoh kita pilih saja topik “KAMPUS Bulak Sumur” dan kita uji dengan beberapa pertanyaan di bawah ini.

Mengapa namanya “KAMPUS Bulak Sumur”?

Sebelum menjadi KAMPUS, lokasi tersebut berupa tanah lapang dan ada sebuah sumur pada tanah lapang itu.

Apa sih “KAMPUS Bulak Sumur” itu?

Inilah kampus yang dulu pernah menjadi kampus terbesar di Indonesia. Mahasiswanya berasal dari berbagai penjuru Nusantara.

Dimana sih lokasi “KAMPUS Bulak Sumur” itu tepatnya?

Kampus ini terletak di sebelah utara RS Panti Rapih dan di sebelah selatan selokan mataram.

Kapan ya “KAMPUS Bulak sumur” didirikan?

Berdasar dies yang dilakukan setiap tanggal 19 Desember, maka kampus ini berdiri pada tanggal 19 Desember, tahunnya adalah 1949.

Siapa pemilik “KAMPUS Bulak Sumur” ?

Inilah kampus negeri milik pemerintah RI.

Bagaimana caranya menjadi mahasiswa “KAMPUS Bulak Sumur”?

Sama seperti perguruan tinggi negeri lainnya. Ada yang lewat penjaringan semasa SMU dan ada juga yang melalui test tertulis.

Setelah menjawab semua pertanyaan model 5W+1H, maka mulailah kita lengkapi jawaban itu dengan memakai otak kiri kita. Bisa jadi jawaban dengan otak kanan itu salah atau kurang tepat. Disinilah perlunya kita memperkaya diri dengan membaca dan mencari tahu segala sesuatu tentang topik yang akan dibahas. Bisa saja jawaban yang salah itu justru menjadi nilai unik dari tulisan kita.

Misalnya jawaban ini : “Sebelum menjadi KAMPUS, lokasi tersebut berupa tanah lapang dan ada sebuah sumur pada tanah lapang itu”. Mari kita cari jawaban yang benar di mesin pencari. Misalnya kita ambil salah satu hasil pencarian sebagai berikut :

“Dalam sebuah pertemuan Pers Mahasiswa se-Indonesia, para pengurus Bulaksumur Pos (waktu itu masih Tabloid Bulaksumur) pernah mendapat pertanyaan, apakah arti kata Bulaksumur. Meski warga UGM, yang seharusnya sangat akrab dengan kata Bulaksumur, ternyata kami tidak bisa menjawabnya. Akhirnya, setelah kami tahu, kami akan membaginya dengan warga Bulaksumur lainnya.
Bulaksumur terdiri dari dua kata, “Bulak” dan “Sumur”. Bulak adalah istilah bahasa Jawa, yang artinya jalan panjang yang terapit persawahan. Sedangkan sumur, arti harfiahnya adalah sumber mata air. Jadi sederhananya, kata Bulaksumur berarti jalan panjang terapit sawah yang di dalamnya terdapat sumur.
Pada jaman sebelum kemerdekaan, waktu itu Indonesia masih dijajah Belanda, sekitar tahun 1915, Bulak yang sekarang menjadi jalan Kaliurang penuh dengan tanaman tebu. Kebun-kebun tebu ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pabrik gula di sebuah kampung (sekarang Muja-muju). Karena kebun itu luas, maka Belanda tidak ingin jika kebun tersebut sampai kekurangan air. Untuk itu, maka mereka membuat sumur.
Guna keperluan pembangunan sumur ini, Pak Kartoredjo -seseorang sesepuh yang pernah menjaga sumur itu, beserta tiga orang temannya mendapat kepercayaan untuk membuat sumur yang bergaris tengah 7,5 meter dengan kedalaman 11 meter. Sumur dilengkapi dengan pompa bertenaga motor bensin berkuatan sama dengan mesin mobil. Selesai dibuat, mantri Klongsir (mantri agraria) mengumpulkan lurah beserta penduduknya untuk meresmikan tempat tersebutnya. Penduduk yang diundang adalah penduduk kampung Ngaglik dan Tegalrejo. Ketika mantri klongsir meminta persetujuan tentang nama, Pak Hardjo Sentono, mengusulkan, “Ndoro, niki saene dinamaken mBulaksumur!” Semua pun setuju dengan usul Pak Hardjosentono. Dan nama itu digunakan sampai sekarang” (sumber Bulaksumur Online)

Maka kita bisa menulis menjadi sebagai berikut.

Kampus Bulak Sumur tadinya kupikir berasal dari sebuah tanah lapang yang ada sumurnya, ternyata bulak ini artinya jalan yang diapit sawah dan ada sumur di sawah itu. Sekarang jalan itu dikenal sebagai jalan kaliurang yang membelah kampus bulak sumur dan sampai sekarang masih menjadi masalah karena mengganggu proses belajar mengajar di kampus. Ada pemikiran untuk memindahkan jalan itu menjadi jalan yang melingkari kampus atau membuat jalan alternatif lain, sehingga di dalam lingkungan kampus tidak ada lagi jalan umum yang membelah kampus.

Jadi jawaban dari otak kanan akan merangsang otak kiri untuk mencari kebenarannya dan kemudian memadukannya menjadi sebuah tulisan yang khas dari sudut pandang kita. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi mereka yang sedang belajar menulis.

Salam sehati.

write-us (dari Microsoft)

write-us (dari Microsoft)

+++

Artikel terkait (mirip) :

Cara menulis artikel di Blogger

Menulis, bercerita dan bergaul

Memulai menulis blog

Master mind = Magic Meeting

« Older Entries