Buseeet ….!:-)


Hari terakhir liburan panjang ini aku kembali berenang, biasa di kolam renang komplek Jababeka, berdekatan dengan padang Golf Jababeka. Pulang berenang kulihat ada penjual es kelapa muda di pinggir jalan. Langsung seleraku terbangkit, udara yang sudah mulai panas ditambah renang yang cukup menguras energi membuat selera makan menjadi berlipat-lipat.

Penjualnya es kelapa muda seorang kakek-kakek tua, tersenyum menerima kehadiranku. Memang wajah seperti apapun jeleknya, ketika tersenyum biasamya memancarkan sesuatu yang segar dan menyegarkan. Jelas kalau selera nafasku makin menggelinjang.

Aku jadi inget cerita bosku, pak Kiming, tentang nenek-nenek penjual telur di pelosok Bantul Yogya. Hanya beberapa butir telur yang dijual, dan ditungguinnya sepanjang hari. Kakek di hadapanku ini kayaknya juga gak akan banyak mendapat duit dari jualannya, mengingat dia jualan di depan jababeka golf, pasti tidak akan banyak orang yang nyamperin dia.

Aku pesen satu plastik kelapa muda tanpa es, karena inget pesen temen-temen, bahwa beli es di pinggir jalan cukup berisiko dari sisi kesehatan. Cukup merasakan kesegaran asli bin murni dari kelapa muda saja.

Sedang asyik minum, tiba-tiba serombongan ABG naik sepeda datang dan menanyakan harga es kelapa muda.
“Dua ribu”, kata sang penjual.
“Busyeet…!” kata mereka serempak, menunjukkan keheranannya akan mahalnya harga es kelapa muda itu.
Kakek itu tersenyum dan bilang.”he..he..he… dua ribu masak buseet. Udah murah atuh..”

Kupikir harga itu sesuai dengan rasanya. Enak dan murah (bagiku). Waktu pameran di senayan aku pernah beli jeruk anget harganya 26 ribu. Rasanya? Gak jauh beda deh.

Nah, kalau yang di senayan, ABG itu bilang apa ya? Buseet kuadratkah?

……….

3 komentar

  • Itu namanya ABG yang rasional.

    Dia tahu es kelapa muda di Senayan jelas lebih mahal daripada di kaki lima.

    Mosok naik taxi suruh bayar harga angkot, rasanya sama, malah bisa tidur agak lama di angkot.

    bws

    Suka

  • busettt..mungkin karena kemurahan mas 🙂

    Suka

  • Buat mas Eshape ataupun mbak-mbak dan mas-mas lainnya, ini ada juga info dari “mbah Google” tentang jajanan murah di wilayah Jakarta Bandung dan sekitarnya,

    http://www.kulinerspot.com/

    Kalo’ di Jogja kayaknya masih banyak dijumpai makanan murah meriah.

    Tahun lalu saat mudik ke Jogja saya sempat bernostalgia dan mencicipi lagi makanan yang pernah terasa nikmat di masa-masa mahasiswa dulu, ternyata masih banyak warung2 yang masih bertahan ketika sepuluh, dua puluh tahun dulu saya sempat nongkrong-nongkrong disitu.

    Ada yang sudah pernah mencoba “oseng-oseng mercon” yang asli di Jl KHA Dahlan itu? Wow rasanya memang bener2 meledak seperti mercon, bukan “maknyus” seperti kata pak Bondan itu, tapi mak nyooosss, saking puuedasnya … !!

    Salam,
    Patriawan

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s