Kehangatan [kota] MeDaN


Ternyata Medan memang memuat banyak kenangan yang sulit dilupakan. Begitu melewati jalan GatSu, maka semua kenangan mulai bermunculan.

Ketika akhirnya sampai ke kantor Waskita Cabang Medan, maka wajah pak Omri yang lama hilang dari peredaran, muncul kembali. Lumayan dapet teh anget dari pak Omri. Sedap banget rasanya.

Ngobrol dengan pak Bangun, pak Sanusi, Endank, Topik, wah …. semua membuat film nostalgia terpampang jelas di depan mataku.

Akhirnya jam “njagong” temanten sampai juga, dan akupun meluncur ke tempat Aga melangsungkan salah satu hari sucinya. Haji muda ini melaksanakan resepsi pernikahannya di Balai Raya Aceh Sepakat, hari ini Minggu tanggal 12 Oktober 2008.

Pasangan yang sepadan, baik pusturnya maupun kecantikannya. Semoga menjadi keluarga sakinah yang mawadah wa rokhmah. Amin.

Tentu disini ketemu lagi dengan Mr. MUST [pak Umar], pak Tom [Sutomo Kasiman], mas Soni, pak Atok, dan tentu saja tante Reni dan Om Edi Ketaren. Ada mbak Hera juga, tapi kayaknya sibuk banget ama teman-temannya, jadi gak sempat salaman.

Ngobrol ngalor ngidulnya ya sama pak Atok dan pasangan ideal kita, Bobi sama Novi. Indahnya pertemuan hari ini. Apalagi ngeliat adik-adik kecilnya Andre Ketaren. Wah lucu banget, sayangnya nggak bisa diapa-apain, maklum baru pertama kali bertemu dan dia belum kenal sama aku, jadi ya dilihat saja.

Saat sendiri, maka satu wajah yan tak pernah bisa lepas dari ingatanpun muncul. Dialah eyang Aik yang sangat baiiiiiiiik hati.

Untung aku masih punya fotonya waktu ngendong Lu2K TreZna. Sungguh eyang adalah pribadi yang sulit dicari.

Eh, turut senang juga ngeliat Bu Tom yang sudah terlihat sangat sehat. Sungguh berat cobaan sakit yang diterima, tetapi akhirnya ada juga saat untuk menikmati kesehatan dari Allah swt. Semoga sehat terus. Amin.

Jam 22.58 pas sampai di depan kompie dan mulai nulis blog ini.

Pelajaran hari ini :

1. Tali silaturahmi yang kuat akan membuat hati berbunga-bunga dan dunia terasa sangat indah [bener gak nih]
2. Nostalgia itu biarpun pahit saat dilakukan dulu, tapi seiring waktu yang berlalu jadi terasa manis.
3. Buntut dari bernostalgia adalah “gosip” ke orang-orang yang kurang disukai [wah …. ini godaan terbesar, bisa ilang pahala kita nanti]
4. Bersyukur, ternyata banyak teman yang sangat baik dalam hidup dan kehidupanku. Segala puji hanya bagi Allah swt.
5. Memberi masukan tidak sama dengan mengolok-olok. itu yang kulakukan untuk Hotel Tiara yang tidak menyediakan fasilitas internet [hari gini mau ngeblog di hotel kok susah…………….]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.