Radio buat Mbah UTI

EkoShp dalam kartun

Artikel Radio buat Mbah Uti ini tulisan nostalgia buat ibuku yang sudah tiada dan belum sempat secara tuntas kubalas budinya. Mungkin memang begitu ya, setiap anak selalu merasa sangat kurang membalas budi orang tua ketika mereka sudah tiada, karena sesungguhnya apapun yang sudah kita lakukan untuk membalas budi orang tua tetap tidak akan pernah cukup.

+++


Totok, adikku nomor 3, diketawain ketika beli radio “Mahar”. Masak sudah punya banyak piranti multimedia kok masih juga membeli radio klasik yang pasti jadul.

Begitu juga ketika Totok menghidupkan radio yang disimpan di balik jaketnya, saat dia naik motor. Orang-orang pada kebingungan mencari dimana sumber suara radio, sementara adikku tetap tenang-tenang saja nyetel radio.
Ide membeli radio, awalnya ketika lebaran kemarin kita cerita-cerita bersama ibu tentang obsesi ibu yang ingin mendengar siaran pengajian, sementara kalau mencari pengajian di TV sering kalah berebut dengan anak cucunya. Maklum TV di rumah hanya ada satu di ruang tamu, sehingga “pertempuran” memperebutkan siaran TV selalu dimenangkan oleh yang paling kecil.
Sudah begitu, mencari acara pengajian di TV dijamin tidak gampang. Saat ini lebih banyak acara non pengajian yang lebih menjual dibanding acara pengajian yang diyakini tidak menjual banyak. Unsur pendidikan di TV sudah lama tergerus oleh unsur komersial, sehingga sudah banyak orang yang alergi dengan siaran TV. jadilah akhirnya kita membeli Radio buat mbah Uti.
 
Model radio yang dibeli memang terinspirasi oleh film Laskar Pelangi
Di film itu tokoh Mahar merupakan salah satu favorit keluargaku, sehingga ketika muncul ide membelikan mbah Uti sebuah radio, maka model radio yang dibawa-bawa Mahar menjadi pilihan pertama.
Kebetulan aku pas mendapat tugas memeriksa Proyek Waskita di Yogya, sehingga acara penyerahan radio untuk mbah Uti bisa kuikuti dengan seksama. Mbah Uti seneng banget dapat radio [he..he..he… kayak acara akbar saja].
Malam itu kamipun mengadakan tele conference dengan adikku nomor 4 yang tinggal di Brebes. Ibu jadi bahagia banget ditemani semua anak-anaknya, meskipun anak-anaknya tidak bisa utuh hadir di depannya, tetapi malam itu semuanya terasa hadir di depan ibu.
Semoga di usia senjanya ini mbah Uti dapat menikmatinya dan selalu mendapat petunjuk untuk menjadi insan yang lebih baik dari hari kemarin.
AMin.

9 komentar

  • sayang Dafffa cuma sebentar ketemu ama mbah Uti…

    Suka

    • Daffa akan lebih memahami pesan ini saat Daffa sudah sebesar bapak ibu. Saat ini pasti Daffa juga sudah paham, tapi saat Daffa sudah jadi orang tua, maka pasti Daffa menjadi semakin paham.

      Salam sehati

      Suka

  • Ibuku sayang…
    Betapa besar kasih yg sll kau curahkn bt kt…
    Engkau sayangi kami melebihi apapun d dunia ini..
    Kini..tinggal kenangan2 manis…
    tapi krn kekuatan dan semangat’a utk sll menyampaikn kebaiknlah ..kami ttp bs bertahan ðan berjalan dlm ridlaMu Y Rabb…..Amin..

    Suka

    • Amin.
      Kasih sayang ibu makin terasa ketika dia sudah meninggalkan kita.
      Semoga ibu tersenyum di sorga sana.
      Amin.

      Salam sehati

      Suka

  • he..he…he… jagain mbah uti baik-baik ya Lay…

    udah jadi dapet orderan bikin web belum ?
    semoga rejekinya terus mengalir

    amin

    salam

    Suka

    • Your application is under prsecos at TIN Facilitation Center (TIN FC) where you have made the application. While prsecosing your application, following discrepancy(ies) has/have been noticed. Kindly contact the TIN FC 040 23388765 for details:Residential address not provided (Individuals / HUF / BOI / AOP/ AJP).

      Suka

  • iya mbah uti sekarang seneng banget dapet radio baru, tiap hari disetel, tapi kadang susah cari gelombang maka kadang2 yang ketemu malah lagu2 anak muda. yah semoga mbah uti tambah gaul deh, heheheh. tp pastd pagi banget mbah uti dapet siaran campursari, duh senengnya mbah uti

    Suka

  • @lelouch

    makasih doanya ya
    semoga doa kita dikabulkan Allah swt
    Amin

    Salam kenal kembali

    eshape

    Suka

  • family affair .. 😀 how wonderful
    she must be gald to have such family like that 😀

    salam kenal ya mas 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s