Persatuan Partai Indonesia terjadi di Hari Valentine


Di hari Valentine, 14 Pebruari 2009, kusaksikan kekompakan semua partai di rumah Beruang Cokelat. Wah, mantap banget nih kalau partai pada bersatu padu.

Negara Indonesia akan makin murah sembakonya, BBM turun terus, dan bisa bersenang-senang joged poco-poco sambil main yoyo.

Negeri inipun akan surplus pangan, suka membantu saudaranya yang sedang kesusahan ditimpa perang, meskipun saudaranya itu jauh di belahan barat sana.

Begitulah kalau para partai bersatu.

Sayang memang persatuan partai itu baru muncul di toko beruang cokelat saja.

Andai semua partai memang bergaul dengan baik, saling mengingatkan dalam kebenaran dengan sabar dan dengan cara yang baik, maka persatuan partai ini tentu akan membuat kita semakin kuat. Partai tidak membuat kita menjadi terkotak-kotak. Semua partai sudah menjadi cerdas dengan sendirinya. Pemasangan atribut partai juga dipasang dengan semangat gotong royong dan bukan saling menutupi.

Tidak ada biaya kampanye yang keluar percuma, karena semua dibuat untuk mencerdaskan pemirsanya dan bukan untuk membuat pemirsanya semakin bingung dengan banyaknya partai ini.

Golputpun semakin lama semakin sedikit, karena mereka akhirnya tertarik dengan bukti tindakan tulus dari para partai dan mereka sudah tidak lagi mencemooh janji-janji para partai yang sering terbang ke awang-awang.

Setelah pemilu selesai, maka para partai yang kalah pemilupun berbondong-bondong memberikan ucapan selamat pada partai yang menang dan tidak lagi membawa kasus kekalahan partai ke lembaga peradilan.

Mereka akhirnya bersatu padu dalam suatu paket pemerintahan yang indah dilihat, ”guyub” dan menghasilkan pembuktian janji-janji kampanye mereka.

Tidak peduli siapapun yang menang, maka ternyata harga sembako ”tiba-tiba” bisa menjadi murah. BBM juga terus turun berkali-kali, karena terus ditemukan sumur minyak yang tak kunjung habis.

Para petani yang kesulitan pupuk, ataupun nelayan yang kesulitan BBM sudah tinggal tersenyum saja, karena semua menjadi gampang, terjangkau dan tak pernah hilang dari pasaran.

Ini mungkin memang hanya mimpiku, tapi kalau ini menjadi mimpi semua orang, maka ini menjadi suatu hal yang tidak mustahil lagi.

Misi ini posibel deh…!:-)

Tinggal kita mau atau tidak merealisasikannya. Tinggal kita mau jadi bagian dari masalah atau bagian dari solusi.

Gitu aja, Gampang kan [kalau hanya ditulis] !

Salam senyum 2-2-7 !:-)

One comment

  • Pak Prasetyo,Saya tertarik untuk meuunnjgngi tempat Bapak dan tertarik untuk melihat terlebih dahulu mesin pencetak besi hollow yang diproduksi oleh perusahaan Bapak.Kebetulan saya sendiri adalah pengusaha bahan bangunan.Mohon di-email alamat serta contact person yang dapat dihubungiTerima kasihAndri Martono

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.