Saung Teras [anggota UB CiMarT]


Salah satu anggota usaha bersama CiMarT adalah pemilik Saung Teras, warung makan lesehan yang romantis.

Jadi ketika istri ngajak makan diluar, ingatanku langsung melayang ke Saung Teras. DIsitulah pertama kali pembicaraan mengenai UB CiMarT dilakukan [14 Pebruari 2009]. Disitulah para pengusaha dan calon pengusaha CIkarang menelurkan gagasan membuat usaha bersama untuk menjawab tantangan krismon global yang entah sampai kapan berakhir.

Begitulah, saat para ABG pada malem mingguan, akupun meluncur ke Saung Teras dengan niat untuk pacaran lagi dengan mantan pacar, sambil menikmati kelezatan masakan Saung Teras.

Kabar yang kutahu dari milis CIkarang Baru, warung ini sudah membeli beras di CIMarT, jadi sekalian merasakan nikmatnya nasi dari beras CiMarT.

Suasana yang sepi dan temaram membuat istriku terlihat cantik sekali malam itu. Akupun puas memandangi dan memotret istriku sambil menunggu datangnya pesanan makanan.

Begitu mie goreng keluar, maka aku posting dulu ke milis CIMart sebelum menyantap mie yang beraroma merangsang selera ini.

Kulihat istriku pesan nasi TUTUG yang juga mengundang selera, jadi kuhentikan makan mie gorengku dan kufoto dulu nasi TUTUG dan mie gorengku.

Jangan terulang lagi pengalaman di Saung Apung, baru inget motret ketika hidangan sudah ludes.

Rasa mie goreng ini memang luar biasa lezatnya. Apalagi porsinya sedang, jadi begitu habis masih terasa keinginan untuk nambah.

Mie goreng yang enak juga ada di pasimal Cikarang Baru, tetapi porsi mereka yang terlalu banyak membuat akhir yang kurang nyaman, karena posisi perut kita sudah kekenyangan.

Porsi yang sekitar 80-90% ini membuat mie terasa enak sampai suapan terakhir.

Akibatnya aku juga ikut ngerasain nasi TUTUG yang ternyata juga enak [ha..ha..ha.. soalnya berasnya dari CiMarT sih].

Minumannya jus tomat, rasanya standard, jadi tidak menodai rasa lezat mie gorengnya.

Sungguh malam minggu yang nikmat di tempat yang nyaman. Tidak lupa sebelum pulang foto narsis dulu pakai “timer”. Camera kutaruh di atas gelas kosong bekas jus tomat dan kitapun “mejeng” di depan camera.

Pelajaran hari ini :

“Tidak perlu tempat makan yang mewah dan mahal untuk mencari bahagia, makan di tempat yang penuh kesantaian, menyantap mie goreng dan nasi TUTUG saja, sudah cukup untuk mendatangkan bahagia di hati”

“Alahamdulillah, segala puji hanya bagi Allah swt yang mengkaruniai kesehatan dan kesempatan untuk menikmmati malam minggu berduaan dengan istri”

“Semoga keluargaku senantiasa mendapat bimbingan dan petunjukNya. Amin”

2 komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.