Sinteron laris : Polri vs KPK


 

“Din, aku salut sama Polri kita. Cerdas dan berani..”, Khalid memulai pembicaraan di kantin siang itu dengan senyum khasnya.

Udin, yang diajak bicara malah asyik makan pisang goreng yang memang merupakan makanan gorengan kesayangannya.

Rahmad yang kemudian menjawab pernyataan Khalid.

“Polri memang jagoan dan hebat, tapi kali ini salah tangkep deh ! Masak KPK ditangkepin?”, ucap Rahmad ketus.

“Wah mas Rahmad jangan mendewakan KPK donk. Mereka manusia biasa juga dan bisa salah. Polri pasti sudah punya bukti kuat untuk melakukan proses hukum ini”

“Polri juga manusia biasa kan? Mereka juga bisa salah tangkap”

“Tunggu mas, itu kan Polri jaman dulu. Jaman sekarang Polri kita sudah beda, sudah lebih profesional”

“Iya deh, lebih profesional. Cuma kan artinya belum tentu sudah profesional. Hanya lebih profesional, iya kan?”

“Waduh, mas Rahmad ini suka berprasangka buruk terhadap Polri kita deh. Mari kita lupakan kisah Polri yang lalu-lalu. Kita tatap Polri masa kini yang bersih dan profesional”

“Wis mas, aku ndak paham hukum. Aku cuma ikut mendukung para fesbuker yang tidak suka dengan proses hukum Polri menangkapi para pimpinan KPK”

“Wah…ini lagi. Jangan sembarang mendukung sesuatu yang tidak jelas mas. Gerakan di dunia maya itu kan tidak jelas maksud dan tujuannya. Bisa jadi itu hanya untuk memperkeruh suasana saat ini”

“Jalan pikiran mas Khalid ini tidak sesuai dengan jalan pikiranku, jadi diskusi ini pasti tidak akan pernah selesai mas…”

“Harus selesai mas…kalau tidak, maka kita nanti akan bekerja dengan pikiran yang tidak fokus. Bisa-bisa kinerja kita jadi menurun. Betul nggak mas Din…”

Udin yang sudah menghabiskan tiga potong pisang goreng akhirnya berbicara juga.

“Aku hormati keputusan Polri untuk berani bertindak tanpa pandang bulu”, ujar Udin pelan dan mantap.

“Nah…bener kan mas Rahmad, mas Udin juga mendukung tindakan Polri kita”, Khalid tersenyum lebar mengomentari ucapan Udin.

“Para petinggi KPK kan manusia biasa yang bisa khilaf dan bisa melakukan kesalahan”, Udin melanjutkan.

“Proses hukum yang benar dan tanpa pesanan dari pihak manapun, nanti pasti akan membuktikan bahwa para petinggi KPK itu salah atau tidak bersalah”

“Keputusan akhir bisa sesuai dengan anggapan masyarakat awam tapi bisa juga tidak sesuai. Saat ini masyarakat sudah jauh lebih cerdas dibanding jaman sebelum fesbuk meraja lela di seluruh media komunikasi kita”

“…….”

“Bagiku, perseteruan Polri vs KPK ini adalah hal yang bisa terjadi, tapi akan jadi masalah kalau terlalu dibesar-besarkan, karena akan ada yang meneguk keuntungan dari pertikaian ini”

“……”

“Saat ini masalah ini sudah terlanjur menjadi besar. Jadi tugas kita sebagai warga negara yang baik adalah meminta kepada siapapun yang berwenang untuk segera menuntaskan masalah yang menggantung ini secepatnya”

“Kedua institusi ini kita perlukan untuk memberantas korupsi yang sudah berurat akar di kehidupan kita. Jadi pertikaian ini jika terus berlarut-larut, tidak akan memberi nilai positip untuk pemberantasan korupsi”

“Ini akan jadi sinetron yang panjang. Ini bisa jadi lelucon yang akan kita tertawai dengan hati perih”

“Kita ikuti saja komentar yang menyejukkan tapi yang tetap tegas, bukan komentar menyejukkan yang lebay. Mari kita kawal proses hukum ini dengan cara yang sebaik-baiknya”

“Caranya gimana mas Udin?”

“Kita kurangi jam korupsi kita. Udah jam satu lewat lima menit. Kita sudah korupsi waktu kerja lima menit”

Udipun ngeloyor ke luar kantin.

+++

Gambar diambil dari sini

39 komentar

  • saya tertarik dengan polwannya, cantik kali deah

    Suka

    • Salam.

      Kalau polwannya modelnya kayak begitu semua, mungkin banyak yang ingin ditangkap polisi ya?

      Salam Sehati

      Suka

  • KENAPA POLISI MUDAH DISUAP ?????????????????????
    GAJI POLRI KECIL DAN SARANA TIDAK MENCUKUPI.
    KONANDAN MAIN POTONG AJA

    Suka

    • ups…!:-)

      Suka

  • Ping-balik: Sinetron KPK vs Polri : Episode Gayus di Bali « Dari "Kaca Mata"-ku

  • Ping-balik: Tweets that mention Sinteron laris : Polri vs KPK « Dari "Kaca Mata"-ku -- Topsy.com

  • drama ini pun masih berlanjut, semoga akan menjadi happy ending (seperti yang selalu terjadi di TV) dan tidak menjadi bersambung ke jilid 2,3,4,5,6,7,dst.. (seperti yang selalu terjadi di TV juga)

    (mbak Nadine-nya distracting juga ya, ayu sih, hihihi..)

    Suka

    • Makasih komentarnya Om Widi.
      Semoga yang terbaik yang terjadi ya Om.
      Amin.

      Salam Sehati

      Suka

  • seru bngt … hrs di basmi kpk pak polisi

    Suka

    • yup !

      tapi siapa yang membasmi ya?

      Suka

  • media aja yang ska gede2in masalah.. kan di kpk jga ada polri nya kan?..

    Suka

    • hehehe,,,
      begitulah dunia ini

      salam

      Suka

  • Ping-balik: SBY, dimana kau berpijak? | bloggerbekasi.com

  • sebenernya sinetronnya yg di perebutkan apa seh ? bingung niih ?

    Suka

    • begitulah pak,
      saat ini kita semua sedang bingung
      siapa yang benar dan siapa yang salah makin tidak jelas

      mana terdakwa dan mana saksi juga gak jelas

      mana kawan mana lawan tidak ada yang jelas

      Suka

  • menurut saya si,,,kolok ampe KPK di hapus
    itu berarti kita membla para penjahat di negara ini,,,,
    dan itu adalah ide terbodoh yang pernah saya denger,,,,,,

    kita sebagai warga negara indonesia harus bisa membuka hati dan pkiran kita agar bsa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana msuh mana yang gak……

    Suka

    • kita tunggu seri selanjutnya mas
      semoga hasilnya lebih baik
      karena kita hanya bisa berdoa saja
      mau demo gak punya daya
      dan gak tahu seberapa efektifnya

      salam

      Suka

  • kloq sy sih g’ngerti2 amat mslah pa yg sbnerny drbutin antra POLRI & KPK .tp kok ksanny kyak da oknum yg sengaja ingin menjatuhkan KPK…..

    kloq KPK dhpus..itu berarti negara kita menggemukkan korptor….
    ksian kan negara kita,,,,

    selama ini yang paling berjasa dalm membrants tikus2 berdasi itukan KPK..so,,bakalan rugi bagt negara kita klok KPK dihapus

    Suka

    • semoga yang terbaik yang terjadi di akhir cerita ini
      amin

      salam

      Suka

  • Ping-balik: Be Blog : Terus Berkibar | bloggerbekasi.com

  • Yach sah-sah aja polisi periksa KPK, begitu juga KPK periksa Polisi… Mang ada yang salah? KAn nggak. Justru yang mau diperiksa gak mau itu yang perlu dipertanyakan?

    Suka

    • Bener mas Galo

      mari kita berbaik sangka sajalah
      semoga semua ini segera berakhir dengan baik
      amin

      salam

      Suka

  • klw telepon,hp atau alat komunikasi lain disadap KPK mnurut sy itu sah-sah sj….. tu kan sdh tugasnya. tdk salah kok…. (klw masalah sadap menyadap tu kan tugasnya KPK n POLRI kan?)

    Suka

    • kalau gak salah aturannya memang begitu mas Alex

      makasih komentarnya

      salam

      Suka

  • numpang mampir 😀

    Suka

    • monggo mas Cahyo…

      Suka

  • Yang penting jangan sampai KPK ganti nama jadi Komisi Pemberantasan Kepolisian…

    Suka

    • SETUJU…!:-)

      Semoga dua institusi it tetap berfungsi dengan baik. Amin.

      Salam

      Suka

  • Saya ikut mendukung lembaga apapun yang ikut dalam penyuksesan pemberantasan korupsi dan antipati pada yang sebaliknya.

    Suka

    • SETUJU!

      Mari kita dukung siapa saja yang menegakkan keadilan.

      Semoga dua institusi tersebut sama-sama sadar akan posisinya dan fungsinya.

      Salam kompak selalu.

      Suka

  • tadi sempet bingung kok diblogdetik gk ada postinganya 😀
    gak taunya di direct kesini..

    oh ya, tadi pagi saya nonton adegan perkelahian antara oc kaligis sama ( lupa siapa tadi ya ) di TVone
    mungkin yg tadi itu adalah salah satu eps Polri vs KPK kali yah 😀

    kacauuu deh Indonesia..

    Suka

    • semakin kacau semakin tinggi ratingnya
      dan….
      sinetron inipun makin tak jelas selesainya

      Suka

  • Iya, ya tepuk tangan justru para koruptor sejati itu.
    Dulu tak kira Cicak VS Buaya = KPK lawan Koruptor. Ternyata KPK lawan Polisi….. sedih…

    Suka

    • sama pak, saya yang awam politik ini jadi sedih

      kok jadi bingung sendiri melihat tingkah laku para politisi kita ya

      kasihan si cicak, musuhnya makin tidak jelas

      Suka

  • Ping-balik: Sinteron baru : Polri vs KPK | Update Blog Terbaru

  • Josss banget….. I like it !

    Suka

    • makasih mas Torry

      salam

      Suka

  • hehehehe… pertamaX
    Tiap sore tu ditayangin hehhee

    Suka

    • semoga tidak laris, sehingga sinetron yang ini cepet selesai

      kalau sukses bisa panjang deh ceritanya

      salam

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s