Resensi Film Iron Man 2


“Pak nonton Iron Man 2 yuk…”

Ini ajakan nonton yang pas buatku. Iklan yang bertubi-tubi masuk ke monitorku membuat minat untuk nonton film ini terasa menggebu-nggebu.

Dalam bayanganku, film ini pasti film yang ringan, menghibur, jalan cerita yang mudah ditebak dan pameran teknologi yang bikin berdecak kagum.

Ternyata seperti yang kuduga juga, antrian untuk nonton film ini cukup berjubel. Kita harus antri tiket untuk pertunjukan shift selanjutnya, karena shift saat kita antri sudah full book.

Saat akhirnya bisa masuk ke gedung bioskop, maka suasana sudah seperti pasar saja. Penonton sudah memenuhi sebagian besar kursi dan semuanya ngobrol dengan lepas sesuai tema masing-masing.

Begitu film ini diputar, maka senyaplah suasana dan semuanya terlihat asyik mengikuti jalannya sang maha narsis Tony Stark alias Iron Man.

Penontonpun dibawa ke alam narsis Tony Stark. Tentu ada yang sebal dengan gaya narsis ini dan hal ini memang disengaja oleh sang sutradara untuk memperlihatkan sisi manusia dari seorang Iron Man.

Tony Stark adalah manusia biasa seperti kita yang bisa menjadi sombong saat kekuasaan begitu lekat pada dirinya. Meski demikian, dikisahkan juga bahwa sang ilmuwan narsis Tony Stark ini sebenarnya punya hati yang luhur dan sedang berkepribadian ganda.

Saat sumber kekuatan Iron Man yang terpasang di dadanya menjadi sumber kelebihannya, maka di sisi lain, sumber kekuatan itu ternyata makin hari makin meracuninya.

Tony Stark harus berterima kasih pada sumber kekuatannya tetapi di sisi lain dia harus mengutuk sumber kekuatannya yang makin hari makin membuatnya mendekat pada sang elmaut. Segala penyelidikan laboratorium sudah dilakukan untuk menangkal racun yang menyebar melalui sumber kekuatannya itu, namun semua usahanya itu sia-sia.

Dalam keputus asaan akan pengaruh racun dalam tubuhnya, Tony Stark mulai limbung dan makin menunjukkan sisi manusianya. Penonton dibuat jengkel akan tingkah polah Tony Stark yang sangat jauh dari sifat seorang super hero dan begitulah memang yang ingin ditunjukkan oleh sang sutradara. Tony Stark bukan super hero, dia hanya manusia biasa yang punya nama lain Iron Man.

Film ini juga mencoba menguak sisi kemanusiaan dari sebuah keluarga yang berisi manusia cerdas dan meski kurang berhasil dan terlalu mudah ditebak arahnya, tetapi memang harus dilakukan untuk menjadi jembatan cerita ini.

Penonton juga disuguhi oleh tarian sexy di awal acara yang membuat kenarsisan Tony Stark semakin menonjol. Sampai hampir setengah jalan, film ini terasa monoton dan kurang greget. Terasa sekali betapa sutradara ingin menunjukkan konfilk batin yang ada di diri Tony. Keputus asaan karena menyebarnya racun Palladium yang tertanam di dadanya terlalu dieksploitir.

Untungnya di awal film penonton sudah disuguhi akting Mickey Rourke yang luar biasa. Peran Mickey Rourke sebagai sang antagonis begitu pas, sehingga penonton dibuat ingin tahu apa yang akan dikerjakan oleh Ivan (Mickey Rourke).

Aksi Ivan saat menghajar mobil balap di sirkuit benar-benar membuat film ini langsung panas dan terus bertambah seru sampai di akhir film.

Film makin bertambah seru ketika Natalie (Scarlett Johansson) mulai beraksi. Dimulai ketika dia berhasil menjatuhkan sparing partner tinju Tony sampai saat Natalie mulai beraksi ke sarang tokoh antagonis.

Akting Scarlett Johansson sebagai Natalie lumayan mendukung serunya alur cerita film ini. Perannya sebagai agen terlihat cukup baik, tampil sexy dan sangat mematikan.

Film dengan durasi lebih dari 120 menit ini secara keseluruhan cukup ringan dan menghibur, kalaulah ada yang patut disayangkan adalah adegan ciuman di akhir cerita. Adegan itu tidak begitu perlu dan kalau dihilangkan tentu akan membuat film ini laik tonton untuk semua umur.

Sehabis nonton film ini aku langsung nulis di plurk dan munculah istilah lain untuk film ini, Manusia Setrikaan Bekas (Iron Man Second).

Penasaran dengan film ini, silahkan cari di mbah Gugel untuk download trailernya atau bahkan download seluruh filmnya. Paling nyaman sih nonton di bioskop, sehingga semua kelebihan teknologi film ini bisa dirasakan dengan mantap.

Selamat menonton.

+++

sumber gambar :
Facebook Ironman
Beberapa situs internet ; disini, disini dan disini

+++

16 komentar

  • Ping-balik: Expendables : SERU dan (terlalu) SADIS | Komunitas Blogger Bekasi

  • keren2,, tp mas c ivan muncul sumpah deg2an abiss,, serem bgt dy,, ud gt soundnya jg serem,, ngeriii,, ngerii,, hehe

    Suka

    • padahal waktu dia jadi Robin Hood jadi keren abiz ya..?

      itulah dunia akting
      bisa tampil bloon, serem atau flamboyant tergantung maunya sang skenario…

      Suka

  • Saya udah nonton film ironman. tapi sayang sekali, endingnya kurang menantang.. masa musuh mati begitu saja.. mati dengan cepat…

    Suka

    • begitulah mas,
      menciptakan konflik memang lebih mudah daripada mengakhirinya

      pertempuran terakhir mestinya seru, tapi mau apa lagi
      semua teknologi sudah dikerahkan, sehingga sang sutradara kesulitan untuk menciptakan ending yang menggigit

      simak juga adegan ciuman yang gak perlu dan kalah jauh dibanding adegan yang sama di film Spiderman 1

      ini memang film yang penuh dengan pameran teknologi film yang canggih, agak kedodoran di sisi cerita memang

      tapi untuk mereka yang gemar dengan manusia setrikaan ini, pasti gak begitu mempermasalahkan isi cerita

      salam

      Suka

  • engga begitu bagus dibanding yang pertama meurut saya
    kalo soal ciuman.. well namanya aj hollywood
    ada post-credit scenenya juga lhoo

    Suka

    • kalau soal jalan cerita memang yang pertama lebih kaya akan lekuk cerita,
      di seri ke dua ini lebih menekankan pada sisi kemanusiaan dan teknologi yang canggih

      salam

      Suka

  • Keren nih film!

    yang mau download ironman2 plus subtitle indo
    berkunjung kesini aja :

    http://www.koleksigratisan.co.cc/2010/05/iron-man-2-movie-download.html

    Suka

    • hehehe…
      makasih link-nya

      salam

      Suka

  • Mas Tri,

    Resensinya tambahkan disini ya
    Kalau ada ahli skuenario yang melihat mungkin komentarnya bisa beda denganku.

    Salam

    Suka

  • pengen nonton juga mas ^^

    Suka

    • kalau resensiku gak cocok, kasih tahu ya
      semoga saja cocok
      amin

      salam

      Suka

      • Mau nonton, gak bawa anak kecil jadi lucu rasanya . Kalau sukses bisa menekan perasaan ini baru bisa nambahin komentar yang sudah baik ini. Salam.

        Suka

      • tri sudarsono

        Mau nonton, gak bawa anak kecil jadi lucu rasanya . Kalau sukses bisa menekan perasaan ini baru bisa nambahin komentar yang sudah baik ini. Salam.

        Suka

      • 227Good day I am so thrilled I found your site, I rellay found you by error, while I was searching on Bing for something else, Nonetheless I am here now and would just like to say thank you for a marvelous post and a all round enjoyable blog (I also love the theme/design), I done28099t have time to go through it all at the moment but I have bookmarked it and also added your RSS feeds, so when I have time I will be back to read a lot more, Please do keep up the great job.

        Suka

  • Ping-balik: Iron Man 2 : Hiburan Ringan yang seru | Komunitas Blogger Bekasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s