Laskar Pemimpi


Ada beberapa nama komedian yang sukses berperan dalam peran yang serius. Penonton seolah lupa dengan kebiasaan mereka yang suka melucu di hari-hari biasa. Ada Bagio “Sang Guru” yang begitu lugu dan santun. Ada juga Basuki atau Benyamin yang bermain apik dalam sinetron Si Doel Anak Sekolah.

Kita bisa tertawa melihat polah tingkah mereka, tapi disaat mereka berperan dalam peran serius, maka kita seperti ikut terhanyut dengan peran mereka.

Kalau dinilai dari sisi itu, maka film laskar pemimpi ini masih belum mampu menyaingi akting dari Bagio, Benyamin maupun Basuki, namun kalau dilihat dari sisi lain, sisi hiburannya, maka film ini sudah masuk rating film yang sangat menghibur.

Penonton dibuat terbahak-bahak oleh tingkah laku para pemain film laskar pemimpi yang “full kocak”.

Peran yang agak mengganjal ada pada Sinyo yang begitu tergila-gila pada pembantunya, sehingga rela berbuat apa saja demi pembantu tercinta.

Peran Gading Martin juga tadinya terasa tidak pas, tetapi setelah melihat keseluruhan cerita memang peran itu sangat pas diperankan oleh Gading Martin. Casting film yang memerlukan sosok Gading Martin untuk memerankan pemimpin pasukan yang tidak becus, serba canggung dan terlalu ganteng.

Kalau ada yang pernah menyaksikan peran pemuda Bali yang begitu heroik dalam film Darah Garuda II, maka di film ini pasti akan melupakan sosoknya yang serius. Semuanya jadi serba lucu dan peran lucu ini benar-benar dimainkan dengan sangat pas.

Tidak rugi menonton film lucu ini. Berangkatlah untuk nonton film humor dan dapatkan kesegaran suasana yang sangat menghibur. Jangan terlalu dibebani dengan logika berpikir bahwa tanah Jawa Tengah itu jauh dari tanah Jawa Barat. Di film ini semua itu jadi dekat dan terima saja apa yang tersaji di depan kita, maka kitapun bisa tertawa lepas.

Kalau saja saat adegan SO 1 Maret di Jogya ditampilkan penyerangan yang salah tanggal, maka mungkin cerita ini akan makin lengkap menampilkan sejarah dari sisi humor dan tetap punya bobot tersendiri.

Kenapa kita bisa tertawa melihat film kartun yang tokohnya bisa tergilas mobil jadi gepeng dan tetap tidak mati? Tentu karena kita mengesampingkan logika berpikir otak kiri. Pakailah otak kanan saat nonton film ini dan dapatkan kesegaran pikiran setelah menonton film ini.

Contohnya proses bebasnya laskar pemimpi dari tahanan Belanda. Benar-benar full karikatural banget, tapi penonton tertawa terbahak-bahak dan itu sudah cukup bagi sutradara.

Adegan terakhir saat laskar pemimpi menghadapi musuh (Belanda) cukup mengagetkan dan menimbulkan makna tersendiri, meskipun banyak penonton yang mungkin bingung dengan pengadegannya. Benarkah mereka mati? Atau benarkah mereka akhirnya menjadi pahlawan?

Kita tunggu film-film selanjutnya dari para pemain-pemain film ini. Masih jauh labih baik nonton film ini daripada nonton film pocong sexy atau semacamnya.

+++

semua gambar diambil dari FB Laskar Pemimpi

Mau lihat trailernya, silahkan simak saja disini.

3 komentar

  • Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku : http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

    Suka

    • Makasih mas Yohan.
      Aku sudah mengunjungi blog mas Yohan juga.

      Salam Sehati

      Suka

  • Ping-balik: Tweets that mention Laskar Pemimpi « Kehangatan Blog Eshape -- Topsy.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s