IBN menciptakan Blogger Profesional melalui Blogilicious


“Semua blogger berhak mendapat kesempatan untuk menjadi blogger profesional melalui Blogilicious ini. Jangan ingin seperti Mas Amril yang blogger Internasional, tapi harus mempunyai pencapaian yang lebih dari mas Amril!”

Itu ucapanku ketika mengawal mas Amril membawakan materi tentang seluk beluk Blogger. Sebagai moderator sekaligus eMCe, aku memang jadi memiliki panggung ini seutuhnya. Sebuah kekuasaan yang berlebihan tapi nyata!

Seperti juga imbalan setiap tulisan yang disetujui oleh IBN. Nilainya bisa 800 ribu sampai 5 jutaan per tulisan dan semua itu dibayar dengan uang yang nyata !

Tabloid Nova 16 Mei 2011
Tabloid Nova 16 Mei 2011

Yang membuat IBN berbeda dengan pesaingnya adalah cara IBN mengajak para blogger sebagai publisher. Tidak seperti pesaingnya, maka IBN mengadakan blogilicious di beberapa kota untuk mendidik blogger menjadi blogger yang lebih baik dari sebelumnya.

Yang tadinya blogger abal-abal bisa menjadi blogger yang diperhitungkan. Kalaulah tadinya memang sudah blogger profesional, maka IBN melalui Blogilicious menjadikannya lebih profesional lagi.

Yang lebih hebat lagi, IBN (IdBlogNetwork) mengajak semua blogger dari semua strata, golongan maupun minat. Tidak ada beda antara pengguna blog berbayar dan tidak berbayar, tidak ada beda antara blog pemula dan blog profesional, dan juga tidak ada beda antara blogger cewek dan blogger cowok. Semuanya punya kesempatan yang sama.

Ajang Blogilicious di tujuh kota bukan ingin menyamakan platform para blogger, tapi ingin menyampaikan caranya menjadi blogger yang mampu menulis dengan lebih baik. Semua ilmu tentang cara membuat blog yang baik diajarkan tetapi tidak ada cara menyamakan tulisan.

Konten masing-masing blog tetap dipertahankan sebagai ciri masing-masing blogger. Jadi silahkan menulis sesuai hati nurani, ditulis di blog sendiri dan dapatkan imbalan yang sangat pantas dari advertiser melalui IBN.

Tulisan sederhanaku yang kutulis di blog “Berbagi Yuk” dihargai 850 ribu rupiah dan sudah menanti tulisan lain yang tinggal menunggu approval dari IBN.

Kiprah IBN memang masih sangat baru, masih banyak kelemahan disana-sini, tapi smangat dan ketekunan para penggagasnya diyakini akan mampu membuat IBN menjadi lebih baik dan terus lebih baik.

Sudah saatnya kita menjadi blogger profesional dan nampaknya teman-temanku banyak yang mulai menyenangi metode ini, sehingga mulai banyak pesan masuk menanyakan hal ini sampai akhirnya ikut mendaftarkan blognya di IdBlogNetwork.

Terima kasih buat IBN yang sudah menciptakan Blogger Profesional melalui Blogilicious.

+++

Kunci ikut IBN, menulis dengan jujur sesuai hati nurani.
Insya Allah bermanfaat bagi kita sendiri dan bagi para pembaca.
Amin.

Salam sehati.

+++

Bosan jadi pekerja, enakan jadi Blogger
Bosan jadi pekerja, enakan jadi Blogger

Diterbitkan oleh Eko Sutrisno HP

@eshape Blogger Indonesia Runner TDA Jogja No 009-00040,

47 tanggapan untuk “IBN menciptakan Blogger Profesional melalui Blogilicious

    1. Salam mas Sandi Prayoga

      Hehehehe… ini tipikal orang Yogya ya mas.
      Suka memuji orang lain dengan harapan dipuji oleh orang lain.

      Embuh lah

      BTW makasih komentar penyemangatnya.
      Semoga menjadi trigger untuk menuju blogger yang lebih baik.

      Salam sehati

      Suka

  1. Selamat siang Pak Eko. Terimakasih sudah membalas komen saya. Sebelum saya menemukan blog ini, saya sering membuka web TDA dan sudah menjadi member. Tapi kok saya belum menerima konfirmasi dari TDA ya? Dengan bergabung di TDA dan bergaul dengan orang-orang hebat seperti Pak Eko dan P.Roni, harapan saya bisa mengikuti jejak para guru dan teman-teman yang sudah berhasil di TDA. Karena saya memang sedang punya mimpi untuk mempunyai bisnis toko online. Cuma masalahnya, karena saya newbi masih banyak hal tentang bisnis online ataupun merawat blog yang saya ga tau. Mungkin P.Eko berkenan memberikan saran buat saya apa yang sebaiknya saya lakukan untuk merealisasikan mimpi saya.Terimakasih informasinya.

    Suka

    1. Salam.

      Mbak Lestari, kalau di TDA, orang yang lebih hebat dari saya sangat banyak, meski begitu saya tidak pernah menyerah dengan kondisi saya dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik lagi.

      Kelebihan dari teman-teman di TDA adalah semangat berbaginya yang luar biasa.

      Jadi jangan segan untuk hadir di pertemuan offline TDA, karena sara na online ini bukan inti dari TDA tetapi hany aalat untuk dapat bersinergi dalam kegiatan offline TDA.

      Silahkan buka http://festiwalwirausaha.com banyak jurus offline yang menarik di kegiatan TDA itu.

      Salam sehati

      Suka

  2. salam kenal pak eko. artiklenya bagus banget dan sangat menginspirasi. saya sudah mulai belajar nulis di blog, tapi masih banyak kekurangannya. baik cara mengelola blog ataupun cara menulis supaya bisa exis dan menghasilkan, he..he… mohon bimbingannya. mksh.

    Suka

    1. Salam kenal mbak Lestari

      Senang membaca komentar mbak Lestari. Sayang saya tidak bisa membuka blog mbak Lestari, jadi tidak bisa memberikan komentar balik.

      Salam sehati.

      Suka

  3. Alhamdulillah,, setelah diracun ‘enaknya jadi blogger’ oleh pak Eko dan teman². Hari ini saya daftarkan blog saya yang masih abal² dan luar biasanya tidak sampai 12 jam langsung di approve oleh IBN.

    Semoga ini menjadi pertanda baik dan terima kasih atas racunnya ya pak.. hehe. tinggal nunggu job. 🙂

    salam
    Yasmina Souvenir

    Suka

  4. jos tenan’e postingane pak MC ini.. kalimat terahirnya nantangin biar orang Indonesia jadi blogger-blogger profesional nih… 😀

    Salam sehati pak eko

    Suka

  5. Masih newbie banget…

    semua berubah semenjak aku gabung di IBN..

    kereeen bgt deh IBN 🙂
    semoga Ibn tetep solid 🙂
    Mba rika, Om kukuh dan Om Farid 🙂

    Suka

  6. Saya pengin ikut ikutan (maksudnya : bisanya hanya ikut ikutan) buat blog apalagi sampai ikut IBN.
    Tapi bagaimana memulainya ya pak, rasanya kok gamang banget seolah olah mau mendaki bukit yang terjal.
    Mohon pencerahan dan dukungan spiritnya pak untuk maju, maju, maju..

    Salam.

    Suka

    1. Mas Sigit,

      Yang paling berat memang memulai, makanya di komunitas TDA (yang saya ikuti), yang paling penting adalah ACTION!

      Kalau sudah Action, maka kita terpaksa harus memikirkan langkah selanjutnya, tapi kalau dimulai dengan berpikir, maka ACTION jadi kelupaan.

      Salam sehati

      Suka

  7. Wah bener banget tuh pak, IBN memang keren dah. Alhamdulillah saya sudah tergabung di dalamnya. Tinggal nunggu Job..

    Btw saya suka kalimat di bawah foto di akhir posting ini “Bosan jadi pekerja, enakan jadi Blogger” << Mantaps..

    Suka

    1. Wah kalau komandan pasukan Bodrex sudah jadi jendral Bodrex ‘kali ya.

      Senang berkenalan dengan mas Frenavit.
      Hehehe…nama udah lama dikenal, perwujudan baru kemarin dikenal.
      Salut buat materinya mas Frenavit, apalagi semangat berbaginya.
      Luar biasa.

      Salam sehati.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: