PSSI Aku tetap Cinta kamu : Garuda di Dadaku


Kisruh PSSI pasti menyisakan banyak gelegak kemarahan di dada para pecinta sepak bola Indonesia. Mereka ingin PSSI Asli yang muncul di permukaan bukan PSSI yang entah wujudnya bagaimana, saking tidak jelasnya.

Sungguh sulit membedakan PSSI yang asli dan PSSI yang hanya wajahnya saja, tapi hatinya tidak.

Awal kisruhnya sudah lama, tapi pemicunya adalah keterangan yang tidak transparan dari FIFA tentang sebab penolakan calon Ketua Umum PSSI. Keterangan dari FIFA tentang penolakan para calon Ketua PSSI baru disampaikan ketika konggres sudah dimulai dan massa sudah panas.

Kita tidak boleh berandai-andai tentang keterlambatan FIFA menyampaikan alasan penolakan 4 calon Ketua PSSI, Semua sudah terjadi. Terbukti FIFA mengirim orang yang tidak netral, karena ada sebagian yang menganggap wakil FIFA bermasalah. Sayang kita tidak bisa memilih wakil FIFA yang diutus kemari.

Apapun yang terjadi ini adalah wajah PSSI kita bersama. Sistem di FIFA pasti ada yang salah, sehingga bisa terjadi kemelut seperti ini.

Apapun yang terjadi PSSI adalah kecintaanku. I love You PSSI-ku. PSSI yang asli !

+++

sumber gambar : internet (dulu asal comot lupa sumbernya)

8 komentar

  • PSS apa PSSi to mas? *bingungsebingungbingungnya*

    Suka

    • Salam Mas @Rizkianto

      Beginilah kalau penggemar PSS sekaligus PSSI, susah membedakannya.
      Maaf ya mas..

      Salam sehati

      Suka

  • nice..
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.hajarabis.com
    dan ikuti undian bagi-bagi duit ratusan ribu rupiah
    sukses selalu!!

    Suka

    • Hajar abis semuanya ya

      Salam sehati

      Suka

  • apa sekarang PSSI itu jadi bahan bisnis ya gan, sepertinya banyak orang yg pengin jadi ketua

    Suka

    • yang saya tahu ada beda konsep antara ISL dan LPI

      ISL dana dari sponsor masuk ke klub sebagian (kecil) dan sebagian besar masuk ke PSSI.
      untuk kehidupan klub perlu ditunjang dengan APBD dari daerah masing-masing

      Kalau LPI,
      dana dikelola bersama dan hasilnya dibagi bersama antara klub dan penyelenggara

      Klub boleh mencari sponsor sendiri, jadi mirip Liga Inggris

      CMIIW

      Mohon kalau ada pembaca yang lebih tahu bisa menjelaskan lebih detil.
      Mas Abi kalau mampir kesini tolong jelasin ya.

      Makasih.

      Salam sehati

      Suka

  • Salam.

    Mas Frenavit, memang jadi ketua PSSI itu sangat enak kok mas.
    Aku pernah baca, semua dana keuntungan liga masuk ke kantong PSSI, sementara itu klub dibiarkan kembang kempis sendirian.

    Salam sehati

    Suka

  • Hmm.. Miris kang kalau melihat kondisi PSSI ini.. tapi saya tanya ya kang, apa sih yang direbutkan dari PSSI itu?? Kok kayaknya seperti memperebutkan durian satu truk.. ^^,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s