Menyimak pencerahan Mas @JamilAzzaini

jamil oke

Ada sekitar 2 jam, semua hadirin terkesima dengan apa yang disampaikan oleh Motivator Internasional Kakek Jamil Azzaini. Mulai cerita tentang bukunya, tentang caranya belajar pada anak istrinya dan cara memandang hidup berdasar hukum kekekalan energi.

Sehabis acara berlangsung, beberapa teman menyampaikan kesan terhadap penampilan sang motivator. Rata-rata kesan mereka sangat positip, jadi sesuai dengan topik SUKSES MULIA, yang mengajarkan cara kit amenjalani hidup dengan rajin menabung EPOS (energi positip).

Aku jadi ingat sebuah kalimat ini, “saat kita sampai pada suatu tanjakan bergembiralah, karena sebentar lagi akan sampai pada turunan, namun saat sedang menapak di jalan turun, waspadalah, karena pasti akan bertemu tanjakan”

Ada komentar yang lucu dari penampilan memukau Jamil Azzaini.

“Luar biasa ya pak cara penyampaian pak Jamil, tapi kalau lawakannya kayaknya sama dengan Mario Teguh dan pak Eko ya”

Aku tentu saja ngakak dengan pernyataan ini dan jadi ingat kejadian beberapa tahun lalu ketika aku masih sering menceritakan pengalamanku memberi ceramah pada beberapa kesempatan, sesaat sebelum anak-anakku tidur.

Akibatnya ketika aku mengikutkan anakku dalam beberapa kegiatan gathering, outbound atau semacamnya, maka anakku sudah tahu apa yang menjadi trik dari para penceramah. Mereka malah jadi tidak bisa larut dalam acara yang seharusnya para pesertanya tertipu. Mereka sudah tahu kuncinya dan jadi aneh berada dalam kelompok yang tidak tahu trik dari penceramah.

Sejak itu aku jadi jarang menceritakan apa yang kulakukan saat aku menjadi penceramah. Biarlah mereka tahu secara alamiah. Tidak nyaman kalau kita tahu apa yang akan dilakukan penceramah tapi kita harus ikut terlibat emosionalnya.

Kekuatan Jamil Azzaini memang dalam penghayatan isi ceramahnya. Dia dengan sangat piawai mengangkat kita tinggi-tinggi dan kemudian mengajak kita tersedu sedan dengan mata yang panas penuh air mata sampai ke suasana yang tiba-tiba berubah menjadi penuh gelak tawa.

Untung aku bawa camera, jadi dengan pura-pura memotret aku bisa menyembunyikan air mata yang begitu deras mengalir secara spontan ketika cerita sampai pada orang tua kita.

“Jangan takut berbuat baik dan justru malah mendapat hinaan ataupun cemoohan, karena artinya tabungan epos kita bertambah atau simpanan eneg kita berkurang”

“Yang perlu dalam hidup ini hanya tiga unsur untuk mencapai 4 TA. Expert, Aset dan Epos untuk mencapai Harta Tahta Kata dan Cinta”

Jadilah expert di bidang yang unik, mempunyai aset yang cukup dan selalu penuh dengan energi positip. Ingat manusia terbaik adalah manusia yang paling berguna untuk manusia lainnya. Kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit !”

Salam sehati

jamil oke

2 komentar

  • Saya juga terkesan dengan pak jamil yg begitu bagus dalam menyampaikan materi dan motivasinya.

    salam
    Omjay

    Suka

    • Salam Om Jay

      Semoga bisa hadir di acara BeBlog ya Om.
      Amin.

      Salam sehati

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s