#SinauBlog : Menulis blog bermodal camera

tas Nikon D5100

Apa jadinya kalau keinginan menulis besar, tetapi ketika sudah duduk di depan komputer, ide tidak juga keluar? Sudah berbagai cara dilakukan untuk menggali ide, tetapi tetap saja buntu. Apa yang anda lakukan?

Kalau sudah seperti ini, maka saatnya kita ingat pada salah satu senjata andalan blogger : CAMERA !:-)

Apapun merk camera tidak menjadi masalah. Seorang ahli foto profesional bahkan pernah berkata bahwa hasil jepretan camera ponsel bisa jadi lebih baik dibanding hasil jepretan foto memakai Camera DSLR seharga puluhan juta rupiah.

Dalam dunia foto, maka ada satu hal penting yang sangat berpengaruh terhadap hasil karya kita, namanya “angle” bidikan sang pemotret. Bagi para blogger yang tidak menguasai penggunaan camera DSLR atau prosumer, jangan putus asa. Gunakan apapun yang bisa mengambil gambar dan kemudian lanjutkan dengan menggabungkan gambar mati itu sehingga bisa hidup dan bercerita pada para pembaca blog kita.

Benar ! Saat ide kita buntu, maka dengan melihat beberapa gambar yang kita ambil, biasanya akan muncul ide untuk menulis. Gambar memang sangat baik untuk merangsang pikiran kita agar tidak terdiam di satu titik jenuh.

Kumpulkan gambar yang anda sukai sekitar 3 sampai 5 gambar. Gambar ini tidak harus berhubungan, tugas otak kanan kita menghubungkan beberapa gambar yang ada di depan kita. Cara kerja otak kanan yang melompat-lompat, tidak terstruktur akan membantu tangan kita menari di atas papan ketik.

Masih juga ide di kepala tidak muncul?

Saatnya lupakan menulis dan mulai menekuni hobi anda yang lain sampai hati kita tergerak lagi untuk menulis. Bila dipaksakan, maka hasil tulsian kita akan selesai juga tetapi tanpa roh ! Lalu apa gunanya kita menulis tanpa roh?

Roh menulis sangat penting dalam menulis blog.  Tanpa roh, maka tulisan kita akan menjadi sampah di internet karena tidak ada yang membacanya. Ini seperti kita menonton pertunjukan musik ROCK tetapi penyanyinya penyanyi pop. Meskipun irama band pengiring sudah sangat ngeROCK, tetapi kalau penyanyinya tidak punya jiwa ROCK maka lupakan saja mendengar musik ROCK yang penuh energi.

Lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana kita bisa menulis dengan bermodalkan gambar dari camera?

1. Pilih gambar yang anda anggap menarik atau istilahnya “gue banget deh”.

2. Perhatikan detil dari gambar itu, sehingga kalau ada yang bertanya tentang gambar yang kita pilih, maka kita bisa menjawab makna dari gambar pilihan kita.

3. Tanya pada diri kita sendiri, kenapa kita mengambil gambar itu? Apakah karena iseng atau karena kita punya kepentingan khusus terhadap gambar itu.

4. Tanya lagi pada diri kita sendiri, kapan dan dimana gambar itu kita ambil, bagaimana suasana hati kita saat gambar itu diambil.

5. Coba diingat-ingat juga, bagaimana kita bisa mengambil gambar itu. Apakah karena meminjam camera orang lain, disuruh oleh orang lain atau karena sebab lain.

Jawaban dari 5 pertanyaan di atas akan menjadi sebuah tulisan yang “gue banget deh”. Selamat menulis.

tas Nikon D5100

 

 

6 komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.