SBY bilang Save KPK Save POLRI

Save KPK Save POLRI

Seperti tak percaya aku akan pidato SBY kali ini. Dengan rangkaian kalimatnya, seolah-olah SBY bilang Save KPK Save Polri. Cukup tegas dan jauh dari sikap plin-plan yang biasanya ditunjukkannya. Sudah tak terdengar kata prihatin lagi, yang ada adalah untaian kalimat yang sangat diharapkan untuk menyejukkan panasnya perseteruan KPK vs POLRI.

Inilah dua institusi yang harus dijaga agar selalu ada pada relnya. Selalu bisa menyuarakan kebenaran dan perasaan aman. Inilah dua institusi yang sedang diobok-obok agar semakin lemah dan semakin remuk luar dalam.

Perlemahan di POLRI terus dilakukan oleh oknum di luar POLRi maupun dari dalam POLRI, sosok HOEGENG sudah jauh dari wajah POLRI saat ini, yang ada adalah sosok polisi yang bergelimang harta dan kemewahan.

Saat hujan dan melintas di persimpangan padat, aku sering trenyuh melihat pak Polisi yang tetap setia mengatur lalu lintas dengan bekal peluit dan wajah basah oleh air hujan. Akupun terkesan dengan wajah-wajah polisi di Bantul yang begitu cepat bekerja melayani masyarakat, wajah lelah mereka tetap muncul meskipun dibalut senyum tipis.

Wajah Polri bisa lebih ganteng kalau kita bisa menjaganya dan bukan ikut merusaknya dengan melakukan suap kecil ketika kita ditilang.

“Pak Eko bodoh sekali, masak milih ditilang daripada bayar ke polisi. Lebih murah ke polisi daripada ikut sidang dan tetap membayar”

“Wah pak Eko kena tilang di Jawa Timur ya? Pasti di Saradan, kena batas marka jalan ya?”

Secara sadar kita memang masih membutuhkan suap agar perjalanan kita jadi lancar, kadang kita jadi seperti pahlawan kesiangan ketika mengikuti hukum. Ketika kita lelah akan proses hukum dan menyelesaikannya dengan jalan pintas, maka sesal setelah itu tetap saja mengikuti kemanapun kita berada.

KPK dan Polri beberapa kali dibenturkan dan membuat masyarakat marah. Padahal kalau kita lihat benturan yang dilakukan sebenarnya tidak masuk akal. Betapa bodohnya polisi menyatroni markas KPK untuk sebuah urusan yang jelas tidak masuk akal. Bukankah itu sebuah bukti ada yang ingin wajah Polri makin hancur lebur.

Polri yang ingin terus bebenah masih terus digerogoti oleh tangan-tangan kotor yang tak terlihat. Masih diperlukan usaha yang lebih keras lagi untuk memperbaiki citra Polri dan mari kita mulai dengan menjaga dua institusi ini. Saperti SBY bilang SAVE KPK SAVE POLRI !

Mulai dari sekarang.

Save KPK Save POLRI

Save KPK Save POLRI

Ingat pidato semalem di TiVi : SBY bilang Save KPK Save POLRI.

10 komentar

  • Ping-balik: KPK (Semakin) Dilemahkan | MSM Worlds

  • inilah indonesia sekarang ini, klw dibanding pemerintah indonesia yg dulu,,, jauh sekali bahkan berbanding 180 derajat,, klw dri segi PENANGANAN MASALAH PUBLIK. lebih baik hidup dijaman penjajah dripada hidup diIndonesia saat ini….

    Suka

    • Salam.

      Semoga dengan makin dipandangnya gerakan moral rakyat, makin indah negeri kita.
      Asal jangan kebablasan saja.

      Salam sehati

      Suka

  • save indonesia

    Suka

    • Yes !:-)

      Salam sehati

      Suka

  • gak liat SBY pas lagi keren karena tipi rumah dilock Tukang Bubur Naik Haji 😀

    tapi,
    baca tulisan ini juga menyejukkan 🙂

    Suka

    • Hahaha..
      Kayaknya Tukang Bubur yang baik hati itu itu kadang menjengkelkan juga ya mas?

      Sulam..Sulam.. kamu baik hati deh kalau sekali-kali tidak muncul di hari Sabtu dan Minggu (itu saat bola main di berbagai stasiun TV!:-)

      Salam sehati

      Suka

  • jujur harus diakui, pidato pak beye kali ini melegakan banyak pihak…

    Suka

    • Aku sampai gak percaya je
      Temanku malah bilang, jangan=jangan itu bukan SBY
      itu SBY jadi-jadian !:-)

      Semoga sampai selesai jabatannya, SBY tetap seperti tadi malam, syukur lebh baik lagi.

      Ayo KAMU bisa SBY !:-)

      Salam sehati

      Suka

      • SAYA SETUJU DG KOMENTAR BAPAK

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s