Dahlan Iskan di Kupu-kupu Malam


Beberapa bulan ini sering terlihat Dahlan Iskan di Kupu-kupu Malam, sebuah bengkel modifikasi mobil. Puncaknya ketika Dahlan Iskan memaerkan mobil listrik ala Ferari merah di jalan tol Jakarta beberapa saat lalu. Eforia mobil listrik ala Ferari itupun makin memuncak ketika Dahlan Iskan menyatakan bahwa peminat mobil listrik itu cukup banyak. Hari ini terjadi anti klimaks dari eforia itu. Kubaca berita di Tribun News sebagai berikut : “Pencipta mobil listrik, Danet Suryatama menyampaikan kekecewaannya kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Mobil yang diberi nama Tucuxi itu telah dibongkar mesinnya tanpa sepengetahuannya”.

Wow ?

Kok jadi begini?

Aku sendiri yang sering blusukan ke bengkel Kupu-kupu malam malah tidak menduga kalau akhir cerita ini malah menjadi ruwet seperti ini. Sedemikian parahkah hubungan antara pak Dahlan Iskan dengan pak Danet, sehingga berita yang semestinya bisa diselesaikan secara kekeluargaan ini malah menjadi santapan empuk para wartawan. Mas Kunto selaku penanggung jawab di bengkel pasti pusing memikirkan hal ini. Mereka pasti tidak pernah menduga kalau para kreator mobil dengan berbagai piala tersebut dituduh sebagai pencuri hak paten orang.

Aku sendiri malah melihat dari sisi yang lain, jangan-jangan pak Danet malah tidak bicara seperti itu, tapi ditafsirkan oleh wartawan menjadi seperti itu. Aku memang tidak mengikuti perkembangan mobil listrik ini, karena memang mas Rudi Purnomo pemilik bengkel itu tidak mengijinkan aku untuk mengambil gambar mobil itu, meskipun para wartawan dengan cara mereka sendiri telah mempunyai gambar mobil itu dengan berbagai posisinya. Aku pasti punya kesempatan banyak untuk mengambil gambar mobil itu, tetapi kesepakatanku dengan mas Rudi Purnomo menghalangi niatku untuk mengambil gambar mobil itu.

Dari sisi yang lain lagi, bisa saja pak Danet yang jauh di benua lain, mungkin mendapat informasi yang tidak lengkap, sehingga mempunyai kesimpulan yang berbeda dengan fakta di lapangan. Kesimpulan yang lain lagi, memang semua yang dituduhkan pak Danet adalah benar adanya.

Apapun bisa menjadi kesimpulan yang terasa benar di lihat dari sisi masing-masing. Bagi yang tidak tahu atau tidak paham dengan fakta di lapangan sebaiknya menahan diri untuk tidak membuat ide anak bangsa ini macet di tengah jalan. Jadi ingat dengan ide Habibi yang ingin Indonesia maju di dunia kedirgantaraan tetapi akhirnya harus rela menjadi seperti ini karena banyaknya kepentingan di dunia politik yang tidak bisa diakomodasinya.

Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Peristiwa ini, apapun penyebabnya, tentu merugikan pak Danet dan niat Pak Dahlan Iskan untuk mengembangkan bisnis mobil listrik. Entah kesalah pahaman terjadi dimana, tetapi dua niat luhur itu akan berhenti sampai disini kalau kedua belah pihak sama-sama kecewa satu sama lain. Pak Danet harus memulai lagi mencari partner yang lebih cocok dengannya dan pak Dahlan Iskan akan terus mengembangkan mobil listrik tetapi harus mencari Pak Danet yang lain.

Bengkel mobil Kupu-kupu Malam akan kembali lagi menjalani bisnis rutinnya membuat design mobil untuk lomba tahunan mereka atau merombak mobil pelanggan sesuai pesanan mereka. Bukan tidak mungkin pak Dahlan Iskan tetap akan bekerja sama dengan bengkel mobil Kupu-kupu Malam untuk membuat mobil listrik pertama model lain lagi, karena Kupu-kupu Malam memang hanya pengrajin mobil bukan pabrik mobil.

Jadi kalau nanti aku melihat pak Dahlan Iskan di Kupu-kupu Malam, maka mungkin dia sudah mengandeng pak Danet yang lain dan kembali membuat mobil listrik yang baru lagi. Aku tinggal melihat hasilnya apakah masih model mobil ferari atau sudah model mobil yang lain. Semoga saja bukan model BMW seri X5.

Salam sehati.

Dahlan Iskan dan Mobil Listrik 1

Dahlan Iskan dan Mobil Listrik 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s