Memilih dan menggunakan Power Bank

sony power bank

Tulisanku tentang memilih mobile charger (power bank) di blog “Info Seputar Gadget” sudah dibaca ribuan orang, tapi masih banyak juga teman-temanku yang bertanya seputar seluk beluk power bank (mobile charger). Pertanyaan yang sering kuterima adalah sebagai berikut :

1. Merk power bank yang mana yang paling menarik?

2. Kapan kita harus memakai power bank ?

3. Kalau tanpa power bank, bagaimana cara berhemat batere?

sony power bank

sony power bank

Mari kita bahas satu per satu :

Merk power bank yang paling bagus.

Merk power bank saat ini di Indonesia sudah menjamur banyak sekali. Aku pernah memberi door prize berupa ratusan power bank ke pengunjung acara yang kukelola. Ternyata sebagian besar dari mereka protes karena tidak sesuai dengan harapan mereka. Akupun melihat salah satu power bank yang dikembalikan padaku. Merknya cukup terkenal tetapi ternyata hanya sebentar sudah kehabisan daya sendiri, sehingga ponsel yang dikoneksikan ke charger ini tidak terisi daya yang cukup.

Merk terkenal ini memang belum menjamin kehebatan sang power bank. Mungkin nama ini terkenal karena murah harganya sehingga terjual banyak tetapi karena kualitasnya yang kurang bagus, bisa saja pabriknya akan tutup secepatnya.

Mengingat ada beberapa penerima power bank yang belum mengambil hadiahnya, maka aku coba beli power bank yang ternama meski kurang laris. Kubelikan merk Sony yang paling murah tetapi sudah handal dipakai sebagai pengisi batere. Kapasitasnya 2.000 mAh. Sayangnya penerima power bank ini juga bermasalah. Mereka bingung memakainya. Maklum power bank Sony ini tidak dilengkapi adaptor untuk mengisi batere yang ada di power bank.

Bagi mereka yang sudah akrab dengan komputer, maka tidak adanya adaptor ini tentu bukan masalah besar. Tinggal dihubungkan dengan PC memakai kabel USB, maka batere power bank akan terisi secara otomatis. Jadi kesimpulannya, dibelikan power bank murah tidak bermanfaat, dibelikan yang lebih mahal juga tidak terpakai dengan baik.

Merk power bank yang banyak sekali memang membuat bingung, yang penting jangan tergiur dengan harga yang murah dan kapasitas batere yang besar. Misalnya kapasitas 5.600 mAh dijual dengan harga 100 atau 200 ribuan. Pasti patut dicurigai. Lebih baik mahal sedikit tetapi lebih manfaat.

Kapan kita harus memakai power bank?

Jangan mentang-mentang sudah punya power bank, maka sedikit-sedikit kita langsung menghubungkan ponsel kita dengan power bank. Pada dasarnya pengisian dari batere ke batere kurang bagus dibanding dari AC (listrik PLN) ke batere. Jadi jika tidak terlalu penting dan masih bisa dipakai, maka jangan hubungkan ponsel dengan power bank. Usahakan juga saat membeli power bank dipilih yang sudah otomatis mati kalau batere sudah terisi penuh, baik saat pengisian batere power bank atau proses pengisian batere ponsel.

Power bank hanya dipakai dalam keadaan darurat dan bukan untuk dipakai setiap saat. Pasti kita masih sering menjumpai para pengguna ponsel, sambil bertelpon ria, ponsel tetap tersambung ke power bank. Ini bukan kebiasaan yang bagus, meskipun hak anda untuk melakukan hal ini. Sebaiknya saat pengisian batere memakai power bank, ponsel dikondisikan dalam keadaan nati (Off).

Kalau tanpa power bank, bagaimana cara berhemat batere?

Saat ini para produsen ponsel pintar makin semangat untuk beradu penampilan ponsel produk mereka. Galaxy SIII dibuat begitu canggih, sehingga dianggap lebih hebat dari iPhone. layar yang lebih besar dan lebih berkualitas diklaim sebagai keunggukan SIII. Tentu Apple tidak mau kalah dengan mengeluarkan produk iPhone 5 yang lebih tipis dan lebih bertenaga. Blackberry Z10 juga muncul dengan tampilan yang lebih mewah. Saat ini Samsung S4 juga sudah dilaunching dengan jeroan yang lebih dahsyat lagi.

Akibat dari saling jor0joran itu, maka konsumsi daya ponsel menjadi semakin boros. Hal ini pasti disadari oleh para produsen ponsel pintar itu, sehingga mereka sering menambahkan kapasitas batere untuk mendukung performa ponsel andalan mereka. Sayangnya penambahan kapasitas batere ini masih dirasakan sangat kurang, sehingga pengguna iPhone 5 merasa lebih sering kehabisan batere dibanding emmakai gadget lama mereka.

Kalau dilihat di buku panduan masing-masing ponsel atau searching di internet, maka penurunan konsumsi batere biasanya dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Mematikan fungsi yang boleh tidak hidup setiap saat, misalnya deteksi lokasi, koneksi wifi, bluetooth dll

2. Menurunkan kecerahan layar, automatic screen off yang lebih cepat dll

3. Memasang mode flight (penerbangan) saat masuk di lokasi yang jaringan bandwith  internetnya kecil atau saat kita tidak sedang harus selalu stand by.

Nasehat di atas biasanya mujarab, sayangnya kita jadi mempunyai ponsel pintar dan mahal tetapi difungsikan sebagai ponsel yang biasa-biasa saja.

sony power bank

sony power bank

11 komentar

  • Makasih atas infonya , Aerith

    Suka

  • Mas kalo hpnya iphone pake powerbank sony apakah ok?

    Suka

    • Selama ini saya memakai Sony 2×2.000 mAh untuk mobile charger iPhone (iP4,5,5s maupun 6), meskipun jarang saya pakai.
      Menurut saya yang paling aman ya pakai Sony, atau merk terkenal lainnya.

      Suka

  • oh ya gan mau nanya kalau jenis powerbank yang sekarang marak dan harganya murah banget 40.000 an bahkan sering dijual di pingir jalan dan di bis (area jakarta) bagus ga yah.. penasaran pengin beli tp takut malah merusah hp dengan powerbank asal murah

    Suka

    • Salam mas @Walidin

      Power Bank dengan harga murah, tidak bisa kita bilang pasti jelek, tapi kita hanya bisa bilang tidak terjamin bagus.
      Power Bank Sony atau semacamnya, dengan harga yang pasti lebih mahal, juga tidak 100% pasti bagus, selalu ada kegagalan produk, hanya nilainya sangat kecil untuk vendor yang bonafide.
      Langkahnya sudah benar sih, dengan harga murah dan tidak terjamin kualitasnya, maka hape malah bisa bonyok, karena mendapat arus yang tidak stabil.
      Langkah terbaik sebenarnya adalah menjauhkan power bank dari diri kita, gunakan power bank hanya untuk kondisi yang benar-benar darurat. Bila ponsel habis batere dan bukan kondisi darurat, sebaiknya ponsel dimatikan saja atau nunggu ketemu sumber listrik yang stabil dan isi ulang ponsel dalam kondisi ponsel mati.

      Salam

      Suka

  • Ping-balik: Car Charger

  • Ping-balik: Memilih Mobile Charger (Power bank) untuk Ponsel pintar (Smartphone)

  • mas bisa kasih tau ga cara pemakaian power bank sonynya ?
    tentang lampu hijau dan oren di power bank sonynya ?
    dan apa yang harus pertama x dilakukan pada saat pertama kali kita mau makai power banknya

    tolong infonya ya mas

    Suka

    • Salam.

      Power bank Sony 2.000 mAh ini memang murah karena simple dan minimalis. Akibatnya, banyak pengguna menjadi bingung cara memakainya.

      Pengguna dianggap sudah punya charger plus kabel USB yang biasa dipakai untuk melakukan charge ke ponsel, sehingga piranti itu tidak disertakan dalam penjualan Powerbank Sony 2.000 mAh ini.

      Silahkan anggap powerbank ini sebagai ponsel dan lakukan charge ke Sony dengan memakai piranti charge ponsel yang kita miliki. Setelah penuh, maka powerbank ini bisa dipakai untuk melakukan chrage ke ponsel.

      Caranya tetap memakai kabel charge bawaan ponsel dan dicolokkan ke colokan USB pada power bank ini. Ujung satunya dicolokkkan ke ponsel.

      Semoga tidak makin bingung.

      Salam sehati

      Suka

  • top bgt nich tulisan, berguna untk saya yg lg cari info tntng power bank.
    thanks bgt pak.
    btw mampir ke http://www.kayakingjogja.blogspot.com
    salam kenal

    Suka

    • Salam mas @Ari Sikil

      Makasih apresiasinya.

      Salam sehati.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s