Iklan orang miring

Tas dengan niat baik

Iklan orang miring di TV sering membuatku tersenyum. Meskipun teknik CGI yang dipakai saat mendirikan kembali motor yang miring kurang mulus, tapi pesan yang disampaikan lumayan mengena, bagiku. Yang bikin aku selalu terkesan adalah ketika seseorang akan memberikan bunga tapi karena jalannya miring, maka bunga itu terpaksa jatuh ke orang yang berbeda.

Kegemaranku naik sepeda di beberapa tahun terakhir ini membuat aku sering melihat iklan dari berbagai merk minuman yang layak dikonsumsi sehabis kita berolah raga. Biasanya aku taruh dua minuman botol kecil di dalam tas pinggangku, meskipun kadang sampai akhir olah raga minuman itu tetap tidak tersentuh.

Bisa jadi aku menemukan minuman lain sejenis dengan kapasitas lebih besar, sehingga untuk mengurangi sampah botol, aku tunda meminum isi botol kecil di tas pinggangku. Bisa juga botol itu kuberikan pada orang lain yang lebih membutuhkan dari aku.

Kegemaranku sepedaan itu mungkin yang membuat aku mendapatkan tawaran untuk mencoba salah satu merk minuman isotonik yang saat ini sedang rame diiklankan. Rupanya minuman isotonik ini sedang mencoba rasa baru dan perlu komentar jujur dari blogger yang suka olah raga dan mau mencoba rasa baru minuman isotonik.

Hari ini aku mencoba rasa Blewah dan ketika tutup botol kubuka aroma rasa Blewah langsung menerpa hidungku. Aromanya sangat segar khas Blewah, namun ketika kuminum lidahku seperti tidak merasakan adanya aroma Blewah di minuman itu. rasanya tetap seperti minuman isotonik biasa. Mungkin hal ini disengaja oleh pembuatnya, ataukah ini kegagalan dari resepnya?

Aku sendiri memangtidak berharap ada rasa Blewah yang kuat di minuman isotonik ini. Bila rasa Blewahnya terlalu kuat, maka aku seperti minum air Blewah berisotonik, padahal aku butuh sugesti sedang minum air isotonik beraroma Blewah. Bila resep minuman ini memang dibuat seperti itu, maka sang pembuat resep rupanya memahami keinginanku. Namun bila sang pembuat resep ingin membuat minuman isotonik dengan cita rasa Blewah, maka rasa Blewahnya kurang muncul.

Hari ini aku puasa, jadi besok aku akan buka kotak minuman isotonik yang lain. Semoga ada rasa yang lain dan aku bisa menulis testimoni lagi untuk mereka yang memerlukannya.

Yang menarik dari bingkisan minuman isotonik ini adalah kotak pembungkusnya. Pada kotak itu kubaca sebuah tulisan yang membuat penasaran yang belum tahu isinya.

“Kotak ini berisi berbagai perlengkapan buat bantu kamu ngejalanin niat baik selama bulan puasa”

“Tidak diperjual belikan, tapi bisa ditularkan ke teman. Bawa isi kotak ini kemanapun kamu pergi”

“Semangat OK LAGI, niat baik nggak KO!”

Aku langsung penasaran dengan isinya. Berat kotak ini sangat ringan, tapi kok katanya isinya bermanfaat buat bantu ibadah puasa, bukannya isinya hanya sebotol minuman isotonik?

Begitu kubuka, ternyata isinya ada bermacam-macam. Benar semua isinya sangat kreatif, seperti kreatifnya iklan orang miring. Kotaknya sendiri rupanya bisa disulap menjadi kotak infaq dan disegel dengan beberapa segel stiker yang bertuliskan “Disegel dengan Niat Baik”

Disegel dengan Niat Baik

Disegel dengan Niat Baik

Isi kotak yang lain adalah sebuah tas kreatif yang kecil mungil. Ukurannya hanya segenggaman tangan saja, tapi ketika dibuka tas ini berubah menjadi tas yang bisa dipakai untuk membawa bermacam-macam barang, misalnya perlengkapan sholat, belanja di warung, dan barang-barang kecil lainnya. tas ini dibuat bekerja sama dengan Tas Bagoes dan diberi nama “Tas dengan niat baik”

Tas dengan niat baik

Tas dengan niat baik

Pada tas itu ada tulisan “Dengan Niat Baik ngurangin sampah plastik”. Tulisan sederhana ini sangat pas menggambarkan keberadaan tas ini. Selama ini para penggiat kegiatan Go Green sering ingin membawa tas dari rumah untuk berbelanja, tapi sering tidak terbawa karena lupa atau karena malu membawa tas dari rumah, tapi dengan tas kecil ini para penggiat kegiatan Go Green akan dengan mudah membawa tas dari rumah dan menyimpannya setelah selesai digunakan.

Kita tahu sampah plastik adalah sampah yang sangat sulit terurai, sedangkan kita sangat sulit untuk tidak menggunakan plastik. Diet plastik paling tepat ya memakai tas sendiri saat berbelanja ke warung dan satu tas bisa dipakai berkali-kali, sehingga pemakaian tas plastik bisa dikurangi.

Tas dengan niat baik

Tas dengan niat baik

Tas kecil ini langsung jadi besar ketika ritnya dibuka dan siap membawa apa saja, kecuali membawa barang yang berat. Kekuatannya setara atau sedikit lebih kuat dibanding dengan tas plastik yang seukuran dengannya.

Isi tas yang lain adalah sebuah buku kecil yang berisi kalimat-kalimat gaul yang membuat kita jadi tersenyum-senyum membacanya. Misalnya kalimat ini. “Tetap tarik senyum dari ujung ke ujung, walau si dia tarik ulur”

Tetap tarik senyum dari ujung ke ujung

Tetap tarik senyum dari ujung ke ujung

Buku kecil ini bisa diisi dengan tanggal kita meniatkannya dan tanggal kita melaksanakan niat kita. Jadi semacam versi sederhana dari proposal hidup ala Jamil Azzaini atau ala ustadz yang lain. Benar kata kotak ini, “Tak ada emas di dalam kotak, tapi bisa bikin kamu berhati emas”

Tak ada emas di dalam kotak tapi bisa bikin kamu berhati emas

Tak ada emas di dalam kotak tapi bisa bikin kamu berhati emas

Semoga kualitas minuman ini setara dengan harganya, sehingga minuman Mizone ini bisa makin laris dan membuat peminumnya lebih sehat dibanding yang lalu. Saat sepedaan nanti, minuman ini akan kubawa di tas pinggang dan kuminum sebagai pengganti minuman isotonik yang biasanya kuminum.

Terima kasih Mizone, hadiahnya untuk para blogger yang gemar olah raga sangat cocok. Iklan orang miring, semoga harganya juga miring (berapa sih harga minuman isotonik ini?)

Mizone di tas pinggang

Mizone di tas pinggang

2 komentar

  • Saya jadi penasaran pengen beli produk M*z**e malam ini.
    Terimakasih sharingnya, Pak Eko.

    Suka

    • Salam.

      Semoga rasanya seperti yang kurasakan.
      Lidah tidak begitu merasakan, tapi hidung yang merasakan aroma buahnya.

      Salam sehati.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s