Untukmu keyakinanmu untukku keyakinanku

Tas dengan niat baik

Pagi ini aku menulis di statusku “Untukmu keyakinanmu, untukku keyakinanku. Kuatkan aku dari godaan keyakinanmu dan boleh tidak tergoda dengan keyakinanku. Pisss !:-)”

Kubaca juga status temanku, “Berpuasa dan tidak berpuasa sama saja, jika tidak bisa menghormati TUHANmu secara utuh..”

Beberapa status dari teman-teman hari ini memang beraneka rasa dan cita. Ada yang berpihak pada satu golongan tertentu ada yang menyindir golongan tertentu dan ada juga yang memilih menulis tentang hal yang lebih luas. Aku sendiri memilih tidak memihak siapa-siapa, lebih memilih meyakini apa yang sudah kuyakini dari dulu dan meneguhkan keyakinan itu. Mungkin aku dianggap kuper, kurang pergaulan, tapi itulah pilihanku.

Dengan pilihanku ini, aku jadi bisa bergaul dengan semua teman-temanku, bisa mendengarkan pendapat mereka dan bisa mengambil hikmah dari buah pikiran mereka, yang kadang begitu cerdas dan keluar dari pemikiran yang umum berlaku. Aku jadi ingat pelajaran dasar berpikir di luar kotak “think out of the box”. Ini bukan pola pikir yang paling benar, tapi ini adalah salah satu pola pikir yang membantu ketika kita hanya asyik berpikir dalam pola pikir yang rutin.

Beberapa waktu lalu, aku bahkan mendapat masukan dari staf pak Dahlan Iskan (DI), tentang pola pikir DI yang tidak pernah berpikir memakai pola dalam kotak atau pola pikir di luar kotak, tetapi sudah berpikir tanpa kotak. Jadi bukan “thin out of the box” tetapi “think no box”.

Hasilnya adalah pola pikir yang membuat kalang kabut orang-orang yang bersentuhan dengan DI. Model penyelesaian masalah ala DI selalu kontroversial dan meskipun beberapa pola pikirnya akhirnya terbukti benar, tetap saja membuat repot orang yang ada di sekelilingnya.

Mungkin itulah yang diyakini DI sebagai sebuah keyakinan pola pikir yang tidak terbantahkan baginya. “Untukmu keyakinanmu untukku keyakinanku”.

Bulan Ramadhan juga selalu memunculkan p0lemik tentang kapan harus memulai puasa dan mengakhiri puasa. Masing-masing mempunyai dasar hukum yang kuat dan pembuktian yang nyata. Selama beberapa tahun perbedaan pendapat ini tidak pernah selesai dan tidak terlihat upaya yang jelas dari pemerintah untuk menyelesaikannya dengan baik. Masing-masing keyakinan itu dihormati dan tidak dipertentangkan, sehingga permasalahan beda tanggal ini akan terus muncul sampai tahun berapapun.

Yang membuat lega adalah kenyataan bahwa perbedaan pendapat itu makin diyakini sebagai sebuah perbedaan dan bukan perpecahan. Mungkin mereka berpendapat bahwa meyakini masalah itu sebagai perbedaan lebih baik dibanding meyakininya sebagai sebuah perpecahan. Perbedaan pendapat adalah rahmat dan perpecahan adalah awal kehancuran!

Hari ini aku juga meyakini bahwa apa yang kulakukan adalah sebuah upaya memahami indahnya perintah Allah yang selalu bisa multi tafsir, meskipun memakai dasar pijakan yang sama. Aku kemudian menulis dengan mantap “Untukmu keyakinanmu untukku keyakinanku”

Selamat berpuasa bagi yang berpuasa pada hari ini, Selasa 9 Juli 2013, dan selamat berpuasa untuk mereka yang berpuasa pada tanggal 10 Juli 2013. Perbedaan ini tidak membuat kita terpecah tetapi membuat kita meyakini ada hikmah dibalik semua yang kita kerjakan hari ini.

Insya Allah kita bisa berlebaran pada hari yang sama.

Tetap tarik senyum dari ujung ke ujung

Tetap tarik senyum dari ujung ke ujung

 

 

6 komentar

  • If you’re looking to buy these arietlcs make it way easier.

    Suka

  • Bill,You’re absolutely right — if Jack just rsuefes to operate, then he’s dead anyway. But judging by Jack’s character, I don’t think he could ever operate on someone and intentionally kill them — that would go against everything he believes in. Maybe that’s why they make him sit with the woman’s dead body — they want to see how he will respond to his failure to save the woman. Maybe they want him to rush into surgery because they know Ben’s running out of time, and this is a good way to get him to cooperate faster, and then when he’s actually performing it, he can’t compromise his ethics. What think you? And who else thinks that the whole “explanation” for Juliet (that they brought her in because she looks like his ex-wife, which I agree, she does not) was really weak?

    Suka

  • asal tidak sekuler saja pak….tetap berpegang pada Alqur’an dan hadits….selalu indah apabila ada perbedaan untuk memperkaya pengetahuan umat

    Suka

    • Insya Allah.
      Amin.

      Salam sehati

      Suka

  • asal tidak sekuler saja pak….tetap berpegang pada Alqur’an dan hadits….selalu indah apabila perbedaan untuk memperkaya pengetahuan umat

    Suka

    • This was a great penultimate pcasdot and now we know that penultimate’ means next to the last one! There will be one more after the I Do’ episode and then it will be February before they start again. I was really happy to hear that Cindy will be back in episode 8. Since she was captured just moments before the tailsection group met the rest of the survivors, it will be the first time that she gets to really interact with the fuselage group of survivors. Will she remember chasing Charlie to the bathroom just before the crash? Will Charlie recognize her? Certainly, Jack will remember.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s