Tips Susah tidur (reblog)

Pulau Pasir Bintang Laut

Baca-baca tulisan lama di blog ekoshp, nemu tulisan tentang Tips Susah Tidur. Judulnya “Susah tidur? Ini tipsnya”. Kebetulan beberapa teman ada yang kesulitan untuk tidur, jadi kutulis ulang saja di blog ini.

+++

“Gimana sih caranya kok sampeyan bisa begitu gampang tidur?”, tanya salah satu kawanku yang punya kesulitan untuk tidur dengan nyaman.

“Coba saja search di internet, pasti banyak tips agar kita mudah tidur”, jawabku

“Wah susah ngikutin tips yang di internet. Banyak yang berlawanan dengan kebiasaanku”

“Lho sampeyan ini pingin mudah tidur tapi tidak mau ngikutin tipsnya, terus gimana maunya?”

“Iya mas. Coba kita lihat tips untuk mudah tidur, misalnya rajin olah raga, nah kan kita berdua tahu kalau kita bukan olah ragawan yang rajin berolah tubuh”

“Hehehe….”

“Terus ada tips lain lagi soal makanan. Jangan suka makan karbohidrat dan jangan suka makan banyak-banyak waktu malam. Nah ini kan berat untuk dilaksanakan. Makan malam itu kan nikmat, masak harus dibatasi”

“…..”

“Mau tahu tips yang lain? Jangan nonton TV, cari lingkungan tidur yang sepi, jangan suka minum kopi dan masih banyak lagi tuh yang sulit untuk kulaksanakan”

“Jadi mau sampeyan, tetap melakukan hal-hal di atas tetapi tetap mudah tidur? Gitu ya?”

“Nah sampeyan memang cerdas mas. Aku tahu kok sampeyan kan juga suka nonton TV, suka nonton bola dini hari, olah raga juga kalau pas ingat, makan juga cukup banyak, buktinya perut udah mulai membusung tuh, hahaha…”

“Jadi sampeyan ini iri melihatku bisa tidur nyenyak padahal kondisi kita sama?”

“Terus terang iya!”

Kamipun tertawa bersama dan melanjutkan kegiatan kita masing-masing, sampai akhirnya di suatu sore kita ketemuan lagi dan membahas masalah yang sama.

“Kasih tahu donk ilmunya ya. Pasti ada sesuatu yang berbeda di antara kita”

“Oke aku cerita tentang Kho Ping Ho aja ya”

“Apa hubungannya?”

“Aku dulu belajar pernafasan ketika membaca cersil Kho Ping Ho, kalau tidak salah Suling Emas judulnya”

“Hmm….”

“Nah di cerita lain, Kho Ping Ho menuliskan tentang seorang anak kecil yang dari kecil giat berlatih pernafasan dan akhirnya mempunyai tenaga dalam yang luar biasa. Dalam buku itu disebutkan dan dirinci cara bernafas yang dilakukan anak kecil itu”

“Jadi kamu sekarang punya tenaga dalam?”

“Hahaha… bukan begitu. Itu tadi hanya prolog, karena kusadari setelah aku dewasa, bahwa ilmu itu adalah ilmu pernafasan biasa-biasa saja. Itu mah ilmu yang sering diajarkan dalam kegiatan seni musik atau seni teater”

“Terus?”

“Nah, suatu hari aku juga mengalami insomnia. Susah tidur sampai berhari-hari, sampai aku menemukan teori tidur dengan pernafasan ala Yoga”

“Memang ada cara tidur versi Yoga?”

“Ada deh. Bukunya tipis dan stensilan murahaan, tetapi ketika kubaca dan kupraktekkan caranya ternyata tahu-tahu aku sudah terlelap”

“Wouw…itu rahasianya ya?”

“Nah, cara pernafasan Yoga ini ternyata sama persis dengan yang kubaca di buku Kho Ping Ho”

“Gimana caranya?”

“Taruh badan kita di ranjang”

“Emangnya ikan kok ditaruh? Hehehe…maksudnya mapan turu (merebahkan diri) ya?”

“Setelah badan kita berada di atas kasur, maka cari posisi yang paling nyaman yang bisa kita lakukan. Setelah itu tarik nafas pelan-pelan dan hembuskan juga pelan-pelan. Mulai kita lupakan apa yang ada di sekitar kita. rasakan saja aliran nafas yang keluar masuk ke tubuh kita”

“Masak cuma gitu aja bisa tidur?”

“Itu baru tahap awal. Saat kita menghembuskan nafas, maka buat agar seolah-olah tubuh kita ini menjadi semakin bertambah berat. Kuncinya rileks, maka tubuh kita akan terasa terus bertambah berat sehingga seolah-olah ditelan oleh kasur”

“Yakin itu bisa membuat tidur cepat?”

“Tahap selanjutnya, saat selesai satu tarikan nafas, maka hitunglah sampai angka empat, baru kemudian hembuskan nafas pelan-pelan dan hitung lagi sampai empat baru tarik nafas lagi pelan-pelan”

“….hhhhh……” (menarik nafas pelan-pelan)

“Begitu seterusnya sampai akhirnya kita akan sampai di tataran angka hitungan yang lebih tinggi lagi. Cobalah sampai angka hitungan delapan dan rasakan bedanya”

Akupun ngeloyor pergi ketika kulihat kawanku asyik mempraktekkan ilmu pernafasan dari buku stensilan murahan.

Sebenarnya ada satu kunci lagi agar mudah tidur, yaitu mencoba hidup sehat bersama keluarga, sehingga saat melakukan pernafasan itu tidak banyak gangguan yang muncul di kepala kita.

Mempunyai pasangan hidup yang selalu mendukung juga merupakan salah satu pendorong yang membuat gampang tidur.

Renang di Tanjung Lesung

Renang di Tanjung Lesung

Mengisi hidup ini dengan selalu bersuka-ria, juga merupakan salah satu sarana untuk memudahkan kita tidur nyenyak, meskipun sedang bokek berat.

Bergembira di Tanjung Lesung

Bergembira di Tanjung Lesung

Tips susah tidur ini rupanya terbukti sukses dilaksanakan oleh para pembacaku dan teman-temanku, sehingga akupun makin sering menularkan ilmu tidur sederhana ini. Mari kita  simak lagi tips susah tidur ini. Silahkan ikuti baik-baik.

1. Rebahkan badan di kasur dan cari posisi yang paling nyaman.

2. Setelah badan kita berada di posisi paling nyaman, tarik nafas pelan-pelan dan hembuskan juga pelan-pelan.

3. Fokus pikiran pada keinghinan tidur dan lupakan apa yang ada di sekitar kita.

4. Rasakan saja aliran nafas yang keluar masuk ke tubuh kita

5. Saat kita menghembuskan nafas, maka buat agar seolah-olah tubuh kita ini menjadi semakin bertambah berat. Kuncinya rileks, maka tubuh kita akan terasa terus bertambah berat sehingga seolah-olah ditelan oleh kasur”

6. Tahap selanjutnya, saat selesai satu tarikan nafas, maka hitunglah sampai angka empat, setelah itu hembuskan nafas pelan-pelan dan hitung lagi sampai empat, kemudian tarik nafas lagi pelan-pelan

7. Lakukan terus sampai tahu-tahu kita sudah tertidur.

Kalau sudah pengalaman, maka angka empat bisa diganti dengan angka yang lebih tinggi, misalnya angka delapan. Rasakan betapa nikmatnya bisa tidur dengan nyenyak dan “Selamat tidur nyenyak. Amin.”

2 komentar

  • Saya setuju dengan menikmati waktu-waktu dengan sukaria bersama keluarga itu bisa bikin tidur nyenyak dan obat untuk insomnia.

    Suka

    • Yes..
      Makasih testimoninya mas @Iwan Yulianto

      Salam sehati

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s