Mobil murah, kenapa tidak?

Dahlan Iskan dan Mobil Listrik 1

Mobil murah, kenapa tidak??”, ucap udin ketika sedang ngobrol santai di gardu ronda dekat mushola kampung.

“Lho filosofinya salah mas Din…”, sahut Khalid

“Dimana salahnya?”

“Saat ini Jakarta sedang kesulitan mengurai kemacetan, lha kok malah ada wacana mobil murah. Bukannya progres mengurai kemacetan jakarta akan makin sulit?”

“Kok jadi bahas macet di Jakarta? Padahal ini kan mobil murah untuk semua orang di Indonesia?”

“Masalahnya, pembeli mobil murah itu kan sebagian besar penduduk jakarta, dikhawatirkan akan memperparah lalu lintas Jakarta yang sudah macet”

“Coba kita berpikir dari sisi yang lain mas Khalid”

“…………..”

“Mobil murah itu kan membuat rakyat yang tadinya tidak mampu membeli mobil akan menjadi mampu untuk membeli mobil”

“Terus?”

“Nah bukankah itu baik?”

“Wah aku bingung mas Din”

“Kenapa bingung mas?”

“Biasanya mas Din membela Joko Wi atau membela angkutan masal dan bukan kebijakan mobil murah seperti saat ini, lha kok sekarang mas Din seperti berubah haluan?”

“Memangnya kalau membela seseorang itu harus membela semua yang dilakukannya tanpa memakai pemikiran kita sendiri soal benar tidaknya?”

“Jadi mas Din membela wacana mobil murah?”

“Bukan membela tapi jangan sampai itu menjadi hal yang membuat alergi banyak orang. Wacana mobil murah itu baik, jadi mari kita dukung”

“Lalu bagaimana soal kemacetan Jakarta?”

“Nah, itu yang harus kita selesaikan bersama”

“Caranya?”

“Banyak cara menuju ke Roma”

“Halah mas Din ini malah berpuisi”

“Hehehehe….mari kita minum dulu sambil nunggu pak De. Nantri kita lanjut soal ini kalau sudah ada pak De di antara kita”, sambil bicara udinpun mengambil gelas kopi yang baru saja dihidang oleh Sastro, penyumbang minuman di malam ronda ini.

Khalidpun sambil tersenyum ikut menyeruput kopi di malam dingin ini. Sebentar lagi pak De datang dan ronda malam ini akan menjadi ronda yang meriah, karena banyaknya bahan yang akan dibahas dalam acara ronda malam ini.

Syarat kredit Mobil Murah diperketat

Syarat kredit Mobil Murah diperketat

Tepat pukul 00.00 terlihat pak De sudah memasuki gardu ronda dan berkumpulah para peronda malam itu ditambah pengembira ronda yang tidak punya tugas ronda tetapi ikut berkumpul untuk saling bertukar cerita. Apalagi ada pak De, pasti acara ronda malam ini menjadi malam yang spesial.

“Assalamu’alaikum..”, sapa pak De begitu masuk di gardu ronda yang lumayan besar untuk ukuran gardu ronda.

Sambutan salam dan jabat erat mewarnai kedatangan pak De yang sudah lama pergi ke luar kota dan hari ini baru kembali ke kampung. Tentu ini menjadi penyebab ramainya gardu ronda ini. Biasanya pak De suka bercerita tentang pengalamannya selama bepergian ke luar kota.

“Pak De, langsung saja ya. Kita mau nanya soal kebijakan mobil murah dan kemacetan Jakarta”, Khalid langsung menembak Pak De dengan pertanyaan yang sudah disiapkan dari tadi.

Seperti biasa pak De tersenyum dulu sebelum menjawab pertanyaan Khalid dan seperti biasa juga pak De menjawab pertanyaan dengan sebuah pertanyaan.

“Saat ada wacana mobil murah, apa yang dilakukan pemerintah DKI dan apa yang menjadi trending topik di masyarakat?”

“Ya pemerintah DKI langsung kebakaran jenggot pak De”

“Setelah itu apa yang dilakukan?”

“Ya pemerintah DKI segera protes dan melakukan percepatan beberapa program mengurai kemacetan Jakarta”

“Terus apa yang jadi trending topik di masyarakat?”

“Ya masyarakat jadi gerah dengan adanya wacana mobil murah. Ada yang setuju dan ada yang tidak setuju”

“Apa akibatnya?”

“Ya ada yang mendukung dengan alasan ingin memiliki mobil murah. Ada yang tidak setuju karena akan memperparah kemacetan jakarta”

“Nah, dari semua itu, maka sebenarnya saat ini masyarakat sedang dididik untuk lebih dewasa. Masyarakat sedang diperlihatkan adanya bahaya kemacetan yang makin menggila bila makin banyak mobil yang beredar di jalan”

“……….”

“Tapi.. sebenarnya masyarakat juga diberi kesempatan untuk berpikir jernih, bahwa mobil baru makin banyak tetapi kalau aturan diberlakukan dengan baik dan cerdas, maka bisa saja kemacetan itu makin terkendali. Masyarakat juga makin sadar bahwa sudah saatnya mendesak pemerintah untuk lebih mempercepat kenyamanan dan keamanan naik angkutan umum”

“…………………”

“Saat ini saatnya kita kumandangkan perbaikan kualitas angkutan umum, kita desak para pimpinan kita untuk fokus pada angkutan umum. Mobil-mobil yang sudah tidak laik jalan, silahkan didaur ulang, jalankan peraturan yang berpihak pada rakyat. Tegakkan aturan berlalu lintas yang baik, jauhi korupsi”, kata pak De sambil memandangi wajah-wajah para peronda malam ini.

“Wah… pak De malah jadi orator nih, kayak calon wakil rakyat”, Khalid tersenyum sambil menyeruput kopi ke duanya.

“Ya, mobil murah kenapa tidak?”, sahut Udin

“Hahahaha…. yuk kita bahas maling kemarin yang nyuri tabung gas saja. Masalah mobil murah mah bukan kelas kita untuk membahasnya. Lha Ini kan hanya obrolan di gardu ronda kampungan, bukan sidang wakil rakyat…hahahaha….”

“Intinya, kita bahas masalah yang kita kuasai saja dan selalu berbaik sangka pada Allah swt. Semoga tidak ada maling lagi di kampung kita ini. Yuk jalan keliling kampung…”

Rombongan peronda itupun berpencar menuju dua arah yang berbeda. Tinggal Khalid yang sendirian di gardu ronda sebagai penjaga gardu. Dengan senyum di bibir Khalidpun meraih radio dan mulai menyetel stasiun kesayangannya. Radio El Shinta.

Truk melayang

Truk melayang (sumber internet)

10 komentar

  • hmm.. mobil murah ya, semoga ngga jadi konspirasi ya hehehehe…

    Suka

    • Hehehehe…
      semoga tidak jadi konspirasi hati yang mempertakut pada kudeta kemacetan Jakarta

      Semoga masyarakat dan pemerintah sadar pentingnya kestabilan alam dengan hidup dalam semangat ramah lingkungan dan anti macet

      salam sehati

      Suka

      • You’re on top of the game. Thanks for shirgna.

        Suka

  • Yang pasti mobil murah akan tetap terasa mahal dengan peraturan harus menggunakan BBM Non Subsidi. Gak habis pikir ada apa dengan program mobil murah ini ? Disaat Jokowi memeras otak guna menciptakan Jakarta Bebas Macet, muncul ide mobil murah ini. Saya yakin Jokowi tidak asal berkomentar. Tentunya imbas dari program mobil mewah ini akan lebih menambah kemacetan terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta. Tapi dengan catatan itupun kalau mobil murah tsb bisa laku dipasaran ! Tapi kalau memang semua bisa diatur dan bisa lebih mempermudah masyarakat sah-sah saja sepertinya, cuman bagi saya orang awan belum sampai logika kesana. Semoga Indonesia ku tambah maju…

    Suka

    • Yes
      Semoga Indonesia ku tambah maju
      Amiiin

      Makasih komentarnya mbak.Yeni

      Salam sehati

      Suka

  • like this “Intinya, kita bahas masalah yang kita kuasai saja dan selalu berbaik sangka pada Allah swt”

    Suka

    • yes mas nGlegok !:-)

      Salam, sehati

      Suka

  • Ikut mendukung mobil murah untuk rakyat yang diimbangi kebijakan yang ketat untuk mengurai kemacetan di kota-kota besar.

    Suka

    • Salam.

      Kalau semua sesuai aturan, maka mobil murah pasti tidak menjadi kendala. Apalagi kalau kita sudah makin sadar betapa perlunya kita mendukung semangat Green di segala lini dan sektor.

      Salam sehati

      Suka

      • You want to get paid go to JAMESMAKESBANK. COM and you can make some serious cash. Go to the link sign up for the seceirvs and I will mentor you along every step of the way to make sure? you are successful.Sincerely,James D

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s