Hunting Candi Sambisari

Lilo motret Bapak di Sambisari

Hari ini acaranya Hunting Candi Sambisari. Awalnya acara ini adalah kopdar sambil jalan-jalan di sepanjang Selokan Mataram, tapi karena pesertanya pada bawa mobil dan kurang leluasa kalau menyusuri selokan Mataram, maka acara diubah menjadi hunting Candi Sambisari.

Maunya mulai bergerak dari Gelanggang Mahasiswa sekitar jam 5.00 pagi, tepat sehabis sholat subuh, tetapi karena beberapa kendala akhirnya baru bergerak dari Gelanggang Mahasiswa setelah terang tanah. Post pemberhentian pertama adalah jembatan Sardjito di sebelah utara barat fakultas Teknik UGM.

Sayang mendung tebal menutupi gunung Merapi, sehingga tak ada acara poto-poto di lokasi itu. Kita melaju terus, langsung menuju ke Candi Sambisari. Kali ini aku naik mobil dengan driver istimewa, mbak Niken. Akupun jadi ingat pertama kali semobil dengan mbak Niken, Waktu itu kita kopdar di Bogor dalam acara belajar ilmu teh ke mbahnya Teh, Mas Bambang Lare Solo.

Kalau waktu itu aku yang nyopir, maka kali ini aku serahkan setir mobil ke mbak Niken. Ini sesuai janji mbak Niken waktu itu bahwa sekali-kali gantian yang bawa mobil. Hari ini janji itu terlaksana dengan sukses.

Jadi inget juga dengan mbak Nunung W, saat pertama kali ke Jakarta dan disuruh jadi sopir. “Cowok itu harus yang nyopir!”, kata mbak Nunung waktu itu. Jadilah hari itu aku jadi sopir, padahal tidak apal Jakarta babar belas !:-)

Sampai di Candi Sambisari, kita langsung melihat suasana di Candi yang panas membakar kulit. Beberapa orang terlihat memanfaatkan Candi ini untuk membuat sebuah film atau semacam itu. Mereka membawa perlengkapan lengkap dan crew yang juga lengkap. 

Di sudut lain kulihat beberapa pasangan yang asyik ngobrol sambil melakukan foto diri (“self potrait”). Akupun senyum-senyum saja melihat aksi mereka. Begitulah kalau dunia ini sudah menjadi milik mereka berdua. Orang lain dianggap hanya numpang lewat saja.

Sampai lokasi, kitapun segera mengeluarkan senjata masing-masing. Lilo memegang Canon 60D dengan lensa 17-40mm f/4 L series. Di bawah ini adalah hasil foto dari Camera yang dipegang Lilo. Sebagian besar dari hasil poto Lilo tidak kumuat disini, karena aku sendiri tidak memahami apa yang di”syut” oleh Lilo.

Yang kumuat hanya yang biasa-biasa saja, bukan yang menjadi passion Lilo.

Candi Sambisari di mata Lilo

Candi Sambisari di mata Lilo

Model yang disyut adalah mbak Niken.

Model : Niken Cameraman : Lilo

Model : Niken Cameraman : Lilo

+++

Jejak Langkah oleh Lilo

Jejak Langkah oleh Lilo

+++

Lilo motret Bapak di Sambisari

Lilo motret Bapak di Sambisari

+++

Candi Sambisari jadi cover Facebook

Candi Sambisari jadi cover Facebook

+++

Diskusi Wulan Oke

Diskusi Wulan Oke

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s