Deklarasi Bandung Bebas Miras

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

Acara Deklarasi Bandung Bebas Miras ahirnya digelar di CFD (Car Free Day) Bandung pada hari Minggu, tanggal 19 Januari 2014 pagi sampai menjelang siang. Warga Bandung yang tumplek bleg di lokasi CFD begitu menikmati acara ini, sehingga menyempatkan diri untuk mampir dan memberi “support” yang penuh semangat. Penampilan para musisi Bandung memang layak diacungi jempol.

Aliran musik yang ditampilkan mungkin memang bukan aliran asli Nusantara, lebih kental dengan nuansa anak mudanya, tapi isi lagu yang sangat menyentuh membuat para pejalan kaki menghentikan langkahnya setiap melintas di lokasi deklarasi Bandung Bebas Miras.

“Bandung bebas miras? Apa itu tujuan gerakan nasional AntiMiras?”, kata kawanku

“GeNAM, Gerakan Nasional Anti Miras, saat ini fokus untuk mendesak pemerintah membuat aturan tentang peredaran miras. Seperti kita tahu bersama, miras diperjual belikan secara bebas di negeri tercinta kita ini”, jawabku

“Miras kuwi yo haram!”

“Hahahaha…. bagi orang Islam, memang Miras itu haram, tapi bagi rakyat Indonesia yang terdiri dari berbagai pemeluk agama, maka Miras itu harus diatur dengan benar”

“Maksudnya?”

“Di negara kita ini, miras seperti menemukan dunianya. Di minimarket banyak diperjual belikan miras dan diletakkan bercampur dengan minuman non miras”

“Ah masak?”

“Saat ini memang ada sebagian kecil minimarket yang sudah kita datangi dan dengan sukarela mulai tidak memperjual belikan miras bersama minuman non miras, tapi yang masih mencampur miras dengan non miras masih banyak mas”

“Wah malah baru tahu aku. Tak pikir di Indonesia itu kalau beli miras harus menunjukkan KTP, minumnya juga gak boleh sambil nyetir atau sebelum nyetir mobil. Bukan begitu ya?”

Ternyata tidak banyak orang yang memperhatikan bahwa Miras dijual di berbagai minimarket secara bebas. Bahkan kalau mereka melihat miras di minimarket, mereka berpendapat bahwa untuk membeli miras perlu KTP atau id card untuk menunjukkan bahwa mereka sudah dewasa. Padahal dari survey aktifis GeNAM di berbagai kota, miras dengan bebas diperjual belikan pada semua orang, baik anak kecil maupun orang dewasa.

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

Acara deklarasi Bandung bebas miras ini menjadi makin menarik ketika ibu Gubernur sekaligus Ketua TP PKK Jabar, Netty Heryawan tampil bersama ketua GeNAM Pusat, Fahira Idris. Penampilan kalem dari Ibu Netty ternyata berubah 180 derajad ketika beliau mulai menyampaikan pandangannya tentang Bandung, anak muda dan Miras.

Berkali-kali tepuk tangan membahana di sela-sela pidato singkatnya. Menjadi makin meriah lagi ketika seorang petugas kebersihan naik ke atas panggung untuk menyampaikan aspirasinya. Terlihat antara sang petugas kebersihan dan ibu Netty seperti tanpa jarak. Tidak ada saling hormat yang berlebihan, serasa yang ada di panggung adalah tiga orang dengan strata yang sama.

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

Deklarasi Bandung bebas miras ini sudah sukses dilaksanakan, tinggal menunggu realisasi dari deklarasi ini. Satu langkah sudah terselesaikan, langkah selanjutnya akan menjadi semakin berat, tapi sekaligus juga akan menjadi semakin ringan kalau semua unsur masyarakat di Bandung kompak melaksanakan apa yang telah dideklarasikan di CFD Bandung, pada hari Minggu 19 januari 2014 ini.

Mari kita ingat lagi ucapan Fahira Idris, ketua Umum GeNAM Pusat saat kopdar pertama GeNAM chapter Bandung.

““Negara Lalai melindungi anak bangsa di bawah usia 21 tahun dari bebasnya penjualan Miras di seluruh wilayah Indonesia.. Mari kita doakan ada usaha yg serius dari Pemerintah u/ menanggulangi penyalahgunaan Miras pd anak/ remaja Indonesia.. Sambil menunggu hal itu terjadi, mari kita sebagai masyarakat membuat gerakan Positifkan Indonesia salah satunya menjadi Pejuang Gerakan Nasional @AntiMiras_IDChapter Bandung Smg sekecil apapun usaha kita, bisa membawa dampak yg baik bagi bangsa ini.. Semoga.. ” ~ Fahira Idris”

Perjalananku di subuh hari bersama trio SC GeNAM Pusat, mas Civic, juga wakil ketua umum GeNAM Pusat, Mas Hilal, admin GeNAM dan Mas Rian, kuliner RI, tuntas sudah. Capek tidak terasa lagi begitu terkena udara Bandung yang sejuk. Masjid Salman ITB menjadi saksi kedatangan kita yang kepagian. Ternyata Bandung itu begitu dekat dari Jakarta kalau berangkat subuh.

Sampai bertemu di acara Deklarasi GeNAM Jogja. Salam sehati.

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

Deklarasi GeNAM Bandung 19 Januari 2014

+++

Kalau nanti hadir di Deklarasi GeNAM Jogja, jangan lupa mampir ke obyek Wisata Jogja 2014 ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s