Tips Bersepeda waktu puasa

Jangan lupa persiapam Gowes Bandung Jogja

“Mas Eko punya Tips Bersepeda waktu puasa? Kayaknya bulan puasa tidak ngaruh terhadap kegiatan gowesnya mas Eko”, kata kawanku suatu hari

“Wah aku tidak punya tips secara medis, aku hanya berolah raga sesuai bacaan yang sering kubaca, baik di internet maupun di media masa”, jawabku

Kegiatan gowes di bulan puasa ini memang tetap rutin kujalani seperti tahun lalu. Gowes dilakukan di sore hari selepas sholat Asar dan berakhir sebelum sholat maghrib. Biasanya dilakukan di resto kecil atau di rumah teman yang menyelenggarakan acara buka bersama.

Kita kumpul di Gelanggang Mahasiswa UGM dan kemudian menuju ke salah satu warung yang disepakati dan selesai buka bersama aku gowes lagi menuju rumah. Kadang aku nungguin acara tarwikh berjamaah, misalnya di acara ulang tahun pak Helmi tahun lalu, yang dilengkapi bonus hujan dan mati lampu.

Olah raga di bulan puasa, menurut yang kubaca, justru dianjurkan oleh para pakar kesehatan. Dengan berolah raga, maka cadangan energi (lemak) yang berada dalam tubuh akan diubah menjadi glukosa. Inilah yang membuat tubuh menjadi segar karena rasa lemas, lesu, malas, dan kantuk akan menurun.

Pada sekitar 14 jam berpuasa, maka tubuh akan memanfaatkan waktu itu untuk melakukan pembaruan sel-sel yang sudah tua. Sel-sel baru akan terbentuk menggantikan sel tua yang mati, sehingga badan menjadi lebih segar dan terlihat tidak juga menjadi tua meskipun umur terus menua. Orang bilang awet muda.

Yang perlu diperhatikan, menurut bacaan yang kubaca, jangan berlebihan dalam melakukan olah raga. Cukup setengah jam sampai satu jam waktunya dengan porsi olah raga yang ringan-ringan saja. Misalnya olah raga bersepeda, tidak perlu di atas kecepatan rata-rata 20 km/jam. Cukup di bawah kecepatan rata-rata 20 km/jam. Bahwa saat jalan menurun digenjot sampai 40 km/jam, asal tidak dengan sepenuh tenaga, maka tidak akan menjadi masalah.

Rute Gowes keliling Airport Halim PK 17 km

Rute Gowes keliling Airport Halim PK 17 km

Waktunya juga sebaiknya menjelang buka puasa atau seusai tarwikh. Di Jogja, acara gowes bulan puasa biasanya sekitar jam 16:30 sampai dengan 17:30, di lokasi lain mungkin agak berbeda. Di Jakarta, aku biasanya start jam 16:00 sampai dengan 17:00. Mengelilingi airport Halim PK Cawang sekitar satu jam sudah bisa menempuh jarak sekitar 17 km, rasanya sudah cukup memadai untuk menu olah raga di bulan puasa.

Yuk gowes ceria untuk membuat badan lebih sehat dan suasana hati lebih riang gembira. Salam sehati

Jangan lupa persiapam Gowes Bandung Jogja

Jangan lupa persiapam Gowes Bandung Jogja

Jadi tips bersepeda waktu puasa adalah :

1. Lakukan di sore hari atau seusai sholat tarwikh

2. Lama gowes antara 1/2 jam sampai 1 jam saja.

3. Gunakan energi seoptimal mungkin, tidak perlu memaksakan rute yang terlalu menantang, tanjakan tinggi, ataupun turunan terjal.

4. Usai olah raga, siapkan karbohidrat yang memadai demikian juga minuman secukupnya.

2 komentar

  • Terima kasih tipsnya mas. Cukup bermanfaat dan lumayan bisa jadi bacaan bermutu. 🙂

    Disukai oleh 1 orang

    • Terima kasih kembali sudah mampir dan berkomentar.

      Salam sehati

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s