Dawn of the Planet of the APES

Dawn of the Planet of the APES

Dalam film “Dawn of the Planet of the APES”, Caesar (Andy Serkis) pemimpin komunitas kera berintelegensia tinggi berkata,”… dulu aku meyakini bahwa Kera lebih beradab dibanding manusia, ternyata kesimpulanku itu salah…”

Kalimat itu diluncurkan Caesar pada anaknya, ketika mereka berdua berdialog tentang kejamnya seekor Kera bernama Koba dan budi pekerti yang tinggi dari seorang manusia bernama Malcolm (Jason Clarke). Sang anak yang berseberangan dengan pendapat ayahnyapun hanya bisa diam saja mendengarkan ceramah ayahnya yang sedang tertembak oleh seekor kera bukan oleh seorang manusia.

Bagi yang pernah menonton film sequel pertama dari “Dawn of the Planet of the APES” berjudul “Rise of the Planet of the APES”, pasti pasti bisa membedakan karkater dari Caesar dan Koba. Dua kera jenius ini dibesarkan dalam lingkungan yang sangat berbeda. Caesar dibesarkan dengan penuh rasa kasih sayang manusia, sedangkan Koba dibesarkan dalam lingkungan laboratorium yang memperlakukan seekir kera sebagai binatang percobaan.

Caesar sang Raja Kera

Caesar sang Raja Kera

Koba sudah kenyang disakiti manusia dan ketika saatnya tiba, dengan penuh dendam diapun membunuh JACOB sang pemiliknya. Dalam kisah kali ini Koba harus berseberangan dengan Caesar yang pernah menolongnya dan pernah ditolongnya. Slogan “Kera tidak membunuh Kera” akhirnya menjadi slogan omong kosong bagi Koba.

Film “Rise of the Planet of the APES” dimulai dengan evolusi kera biasa menjadi kera berintelegensia tinggi dan kemudian diakhiri dengan tinggalnya sebagian kera pintar itu di hutan yang jauh dari pemukiman penduduk. Film “Dawn of the Planet of the APES” diawali dengan berita tentang munculnya virus yang mematikan hampir seluruh manusia, kecuali mereka yang mempunyai kekebalan terhadap virus itu dan menjadi konflik menarik ketika manusia yang selamat itu harus bertemu dengan para Kera pintar untuk memperebutkan lokasi yang dikuasai oelh Kera pintar.

“Kami tidak suka berperang, tapi kalau dipaksa berperang, maka akan kita layani’, kurang lebih begitulah ucapan Caesar sang pemimpin Kera pintar. Caesarpun melarang manusia mendatangi hutan terpencil yang merupakan rumah mereka para Kera pintar.

Dawn of the Planet of the APES

Dawn of the Planet of the APES

Sayangnya manusia perlu datang ke hutan untuk memperbaiki sistem daya listrik yang ada di bendungan, tepat di lokasi rumah Kera pintar. Malcolm (Jason Clarke), akhirnya nekad menuju hutan untuk berdiskusi dengan Caesar. Kondisi terjepit memaksa Malcolm melakukan hal yang sangat berbahaya, sendirian menemui Caesar. Ini sebuah tindakan bunuh diri, karena teman Malcolm sudah menembak salah satu Kera pintar di hutan Caesar.

Langkah Malcolm menjadi semakin rumit ketika Koba memergoki persiapan manusia untuk menghancurkan hutan mereka.

Inilah film yang penuh dengan adegan yang menguras emosi. Keberanian Malcolm berbenturan dengan kondisi Koba yang sejak kecil sangat benci dengan manusia. Tidak ada satu hal kecilpun dari manusia yang terlihat bagus di mata Koba. Semua manusia adalah jelek menurut Koba dan ketika akhirnya dia mempunyai kekuatan untuk melawan, maka Kobapun menjelma menjadi mesin pembunuh yang sangat ganas.

Keri Russell as Ellie sang penyayang binatang

Keri Russell as Ellie sang penyayang binatang

Film ini banyak menampilkan kehidupan Kera yang sangat detil penggarapannya. Harus diakui bahwa inilah film animasi Kera yang terbaik saat ini. Seolah-olah Kera yang ada di depan mata kita adalah makhluk hidup asli, bukan hasil animasi.

Avatar pernah dinobatkan sebagai film animasi yang sangat bagus, tapi kalau dibandingkan dengan animasi yang diperlihatkan pada film ini, harus diakui animasi Kera di film ini sangat natural, benar-benar hidup dan penuh guratan emosi.

Bila belum nonton film “Raise of the Planet of the APES” tidak masalah kalau mau menonton film “Dawn of the Planet of the APES”. Tentu akan lebih lengkap kalau menonton keduanya, tapi menonton salah satupun sudah memadai.

Silahkan ajak keluarga untuk menonotn film ini. Ditanggung puas dan penuh makna.

Dawn of the Planet of the APES

Dawn of the Planet of the APES

+++

Sinopsis dari 21cineplex sangat sederhana :

Sebuah populasi kera yang telah berevolusi dan semakin berkembang dipimpin oleh Caesar (Andy Serkis). Keberadaan mereka terancam oleh sekumpulan manusia yang selamat dari bencana virus mematikan satu dekade sebelumnya.

Baik kera dan manusia sempat sepakat untuk berdamai, namun perdamaian itu tidak bertahan lama. Kini kedua kubu berada di ambang peperangan untuk memutuskan siapakah spesies paling dominan di atas Bumi.
+++
Gambar pada artikel ini diambil dari Facebook “Dawn of the Planet of the APES”
Dawn of the Planet of the APES

Dawn of the Planet of the APES

2 komentar

  • Yes.
    Seru banget, teknologi maupun ceritanya.
    Terutama teknologinya yang sangat canggih.

    Salam

    Suka

  • saya belum sempat buat nonton film ini, tapi kayanya seru juga buat ditonton ya mas

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s