Gowes dengan Forerunner 910XT

Garmin Forerunner 910XT

Gowes dengan Forerunner 910XT pada pagi ini cukup memuaskan. Aku jadi sedikit lebih tahu bagaimana cara menggunakan produk Garmin ini dan mengetahui kelemahan maupun kelebihannya. Alat ini kubeli minggu lalu di sebuah toko di sekitar Kelapa Gading Jakarta karena sedikit kecelakaan. Tadinya mau melihat alat ini saja, tapi ternyata disponsori oleh teman untuk membeli saja sekalian buat dia. Ternyata alatnya hanya ada satu buah dan akhirnya kuserahkan alat ini pada temanku yang memesannya, tapi melihat kerumitan alat ini, maka dia memintaku untuk test drive alat ini, sampai aku bisa menceritakannya dalam versi bahasa Indonesia.

Menurut penjualnya sih alat ini sangat mudah digunakan dan dipasang, tapi kalau bagi pemula pasti cukup sulit meletakkan antena alat ini di sepeda kita, apalagi kalau sepedanya harganya di bawah 5 juta, pasti jadi kemahalan alatanya dibanding sepedanya. Begitulah sepeda MOSSO-ku yang harganya hanya 4.5 juta jadi lebih murah dibanding alat ini.

Install USB penerima data Garmin

Install USB penerima data Garmin

Akhirnya sensor di sepeda tidak kupasang dan hanya kupakai sensor yang ada di dada. Kulekatkan sensor BPM Heart Rate di depan dada tanpa penghalang dan kukayuh sepedaku seperti biasa. Di monitor kulihat ada 4 buah indikator yaitu tentang lama bersepeda, jarak bersepeda, kecepatan bersepeda dan detak jantung per menit.

Bagiku yang paling penting dari Garmin Forerunner 910XT adalah monitor untuk membaca kondisi detak jantungku. Kata orang “sayangi jantung anda karena hanya satu di tubuh anda dan tidak ada serepnya !!!”, atau juga kalimat yang lain dari kawanku “Kekayaan yang nyata itu adalah kesehatan!”

Install Aplikasi GARMIN di PC

Install Aplikasi GARMIN di PC

Jadi akhirnya dengan mantap akupun menuruti perintah kawanku untuk mencoba Garmin Forerunner 910XT agar nanti bisa memberi tahu dia, bagaimana cara memakai alat ini dengan semudah mungkin. Kalau ternyata aku gagal memenuhi perintahnya, berarti aku akan memakai alat ini selama aku mau. Waduh enaknya aku :-).

Tabel Heatrate dari GoesBike.com

Tabel Heatrate dari GoesBike.com

Ada banyak rumus untuk menghitung batas maksimal BPM (beats per minutes), tapi mudahnya lihat gambar dari situs goesbikedotcom di atas. Paling aman ya di baris moderate, di antara angka 133-152 bpm dengan waktu latihan antara 10 sampai 40 menit.

Dari situs pvadi.wordpress.com dianjurkan untuk memakai rumus sebagai berikut : 220 dikurangi Umur, jadi untuk aku yang berumur 55 tahun, maksimal BPM adalah 220 – 55 atau sama dengan 160 BPM. Jadi untuk itu kalau aku sepedaan harus melihat angka di jam Garmin Forerunner 910 XT, kalau sudah mendekati angka itu aku harus hati-hati atau paling tidak berhenti dulu untuk menurunkan angka itu.

Sukses menautkan Garmin dan PC

Sukses menautkan Garmin dan PC

Paling aman ya angka maksimal itu dikurangi 10-20, sehingga kita tidak mendadak menggeletak di jalan ketika memaksakan diri menyusul teman kita yang lebih hebat. Bagi teman-teman yang usianya sudah di atas 50, sebaiknya jangan terlalu percaya dengan kekuatan diri dan ejekan dari teman-teman yang lebih hebat. Banyak olah ragawan yang tiba-tiba tergeletak dan meninggal karena tidak melihat angka BPM ini.

Di pesan masukku, aku sering menemukan gambar pesepeda yang mendadak meninggal ketika sedang melaju di atas sepedanya. Kalau melihat track yang dia jalani, maka aku bisa menarik kesimpulan bahwa beliau sedang mengalami peningkatan detak jantung tanpa kontrol, sehingga tiba-tiba dia berhenti mengayuh sepeda dan terjatuh begitu saja.

Mungkin kesimpulanku ini salah, karena aku hanya melihat dari sisi usia dan track yang menanjak serta sedikit cerita tentang kecelakaan gowes tunggal itu, tapi aku merasa bahwa sudah saatnya aku mencoba menonitor detak jantungku sendiri agar hal-hal yang kubayangkan selama ini tidak terjadi pada diriku.

Cara memakai Garmin Forerunner yang kulakukan sangat sederhana, aku hanya memakainya untuk mengetahui detak jantungku, kecepatan sepeda, waktu dan jarak berolah raga. Begitu kupasang antene dari alat ini, maka PC akan langsung mendeteksi adanya device baru dan mulai menginstall drivernya. Kelemahan alat ini adalah tidak adanya fasilitas BT (Blue Tooth), sehingga tidak bisa dipakai untuk aplikasi Garmin di ponsel.

Untuk aplikasi di PC, maka kita bisa langsung masuk saja (connect) ke situs Garmin dan menautkan kegiatan kita di PC. Syaratnya harus membuat akun Garmin, sehingga bisa melakukan transfer data ke PC dan berbagi via FB, Twitter dan lain-lain.

Data Garmin Forerunner 910XT

Data Garmin Forerunner 910XT

Efek latihan ada di angka 3.1, artinya aku mempunyai latihan yang lumayan bagus di hari pertyama memakai Garmin Forerunner 910XT. Apa itu Efek Latihan? Ini jawaban dari garmin di aplikasi Connect.

+++

Pernahkah Anda ingin tahu apa manfaat dari sesi kegiatan Anda? Efek Latihan akan mengukur dampak latihan pada kebugaran aerobik Anda. Dengan menggunakan detak jantung Anda, Efek Latihan akan memberitahu Anda jika latihan yang Anda lakukan menjaga tingkat kebugaran Anda saat ini atau meningkatkannya. Dengan informasi itu, Anda dapat memvariasikan intensitas Anda untuk mencapai target.

Efek Latihan ditujukan untuk semua olahraga aerobik, semua peralatan, dan semua individu yang sehat.

Skala Efek Latihan

5,0 – Melampaui Capaian
4,0 – Meningkat Pesat
3,0 – Meningkat
2,0 – Terjaga
1,0 – Mino

+++

Selamat mencoba. Untuk tutorial Garmin Forerunner 910XT bisa dilihat disini. Salam sehati 🙂

One comment

  • Excellent post. I used to be checking continuously this blog and I’m impressed!
    Extremely helpful information particularly the final section 🙂
    I maintain such information much. I was looking for this certain information for a very lengthy time.
    Thank you and best of luck.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s