Melepas Penat di Pantai Carita Banten

Lukisan Alam Senja di Pantai

“Melepas Penat di Pantai Carita Banten”

Rasanya terlalu banyak pantai di negeri ini yang memiliki pesona keindahan luar biasa. Banyak alasan yang melatarbelakangi kenapa banyak orang sering menghabiskan hari liburnya untuk berkunjung ke pantai. Salah satu alasan yang paling umum adalah agar dapat merelaksasi dan merefresh pikiran dari kejenuhan serta hiruk-pikuk pekerjaan selama ini. Sedangkan menurut saya sendiri, pantai adalah sebuah tempat dimana kita bisa menikmati keindahan alam yang telah diberikan oleh Tuhan kepada umatnya di muka bumi ini. Dengan berada di pantai saya sering merasa bahwa ada suatu kenyamanan tersendiri dan selalu ingin berlama-lama di sana.

Contohnya pada 1 tahun yang lalu ketika saya akhirnya dapat mengunjungi pantai Virgin Beach di Bali. Itu merupakan hal yang luar biasa karena saya mendapat hadiah dari Ayah atas prestasi di kampus. Maklum anak kampus kan bisa dibilang gak mungkin pergi ke Bali yang jauh lokasinya (karena faktor uang hehe). Semua tiket dibiayai oleh Ayah saya, dengan tiket pergi menggunakan maskapai Lion Air dan pulangnya ini yang asik karena saya dibelikan tiket Garuda Indonesia hehe. Walaupun itu sebenarnya hasil dari adanya tiket pesawat promo dan juga promo spesial kartu Visa dari Traveloka.com, tapi gak masalah buat saya. Yang penting bisa naik maskapai kebanggaan Indonesia, yaitu Garuda Indonesia untuk yang pertama kalinya hehe.

Lepas pengalaman asik itu, saya jadi ingin berkunjung ke pantai-pantai berikutnya. Dan pada kesempatan yang lalu, yaitu pada liburan akhir pekan di awal bulan April ini saya putuskan untuk menuju ke suatu pantai di bagian barat provinsi DKI Jakarta, yaitu pantai Carita di Banten (cari yang dekat agar biayanya lebih terjangkau hehe).

Hari itu saya berangkat pagi-pagi sekali dari Bogor menuju Depok untuk terlebih dahulu bertemu dengan teman-teman saya. Pergi ke suatu tempat yang baru memang lebih mengasyikan jika kita pergi secara berkelompok, selain dapat menghemat pengeluaran ongkos transportasi, perjalanan kita juga gak terasa membosankan karena kita bisa bersenda gurau selama perjalanan.

Dari Depok kami pergi menggunakan mobil carteran yang telah kami pesan sebelumnya. Perjalanan dari Depok menuju kabupaten Pandeglang membutuhkan waktu sekitar 6 jam lamanya. Cukup lama memang untuk sebuah perjalanan yang hanya berjarak Depok-Pandeglang. Hal ini mungkin disebabkan karena pas dengan momen libur nasional sehingga perjalanan saat itu cukup tersendat.

Sesampainya di sana kami harus terlebih dahulu membayar tiket masuk sebesar Rp. 10.000.-per orang. Pantai carita ini saya rasa sudah cukup baik dikelola oleh pemerintah setempat. Fasilitasnya sudah cukup lengkap dan memadai, dan salah satu yang langsung saya buru adalah saung-saung kecil yang menjajakan dagangannya kepada pengunjung pantai. Maklum, karena perut saya lapar sehingga saya memesan semangkuk bakso. Untuk harga yang dipatok di sebuah kawasan wisata, semangkuk bakso yang saya pesan dibanderol dengan harga Rp. 10.000, sedangkan minumnya es kelapa muda juga sama harganya. Menurut saya ini cukup murah dan terbilang wajar ya.

Pantai yang selalu indah kapanpun waktunya

Pantai yang selalu indah kapanpun waktunya

Setelah kenyang, baru saya bisa menjelajahi pantai ini. Jalan-jalan menyusuri pantai tanpa alas kaki pun menjadi pilihan saya. Meski matahari sedang bersinar cukup terik akan tetapi saya tetap ingin menikmati pemandangan yang indah di hadapan saya ini. Awalnya saya hanya berniat untuk menikmati pemandangannya saja, tetapi godaan dari teman-teman untuk bermain air membuat saya terpaksa ikut basah-basahan. Tidak hanya bermain air di pinggir pantai, kami pun tergoda untuk bermain water sport yang tersedia di pantai ini. Dengan membayar Rp 150.000, saya dan 4 teman saya pun memilih untuk bermain dengan menggunakan banana boat. Menikmati laut ketika kita di atas banana boat ternyata cukup mengasyikkan. Membiarkan angin dan percikan air menghempas wajah sembari melihat keagungan anak gunung Krakatau yang mengintip malu-malu di batas laut dan langit. Belum puas dengan banana boat, saya pun mencoba olahraga air lainnya, yaitu jetski. Untuk bermain jetski ini saya harus merogoh kocek sedikit lebih banyak yaitu sebesar Rp 250.000/15 menit. Tapi memang kepuasan yang didapat sepadanlah, walau Cuma 15 menit saja.

Lukisan Alam Senja di Pantai

Lukisan Alam Senja di Pantai

Hari mulai sore dan saat yang dinanti pun sebentar lagi akan tiba, Sunset. Yup, benar sekali saat yang paling saya tunggu-tunggu di sini adalah memanjakan mata melihat langit jingga dan matahari yang perlahan-lahan seakan tenggelam dibatas laut. Menikmati keindahan langit senja ini membuat saya lupa dengan rasa lelah yang sedang saya rasakan. Saya melihat ke arah lain dari matahari yang mulai tenggelam terlihat lukisan alam yang mempesona gunung anak Krakatau bertengger dengan gagahnya di atas permukaan laut.

Setelah puas menikmati senja dan mengambil beberapa gambar saya pun menuju kamar mandi untuk mambilas tubuh yang mulai lengket karena air laut. Sebelum pulang saya menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh di pasar rakyat. Di sana tersedia aksesoris, kerajinan tangan, cinderamata dan makanan lokal khas kabupaten Pandeglang, Banten. Saya cuma bisa beli beberapa makanan seperti emping, ikan asin, otak-otak, pakaian dan kain pantai.

Itulah sedikit cerita saya tentang pantai Carita di Banten. Bagi teman-teman yang ingin menikmati permainan air dan sunset pantai pasir putih, pantai Carita ini bisa jadi tempat tujuan destinasi liburan anda. Ga perlu jauh-jauh liburannya, yang penting kita bisa merefresh diri hehe. Selamat berlibur ya.

+++

Kontribusi dari penulis tamu mas Ardianto Wahyu <ardianto.wahyu1@gmail.com>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s