Gowes NgabubuRIDE Komunitas Jogja Gowes

Start ngabubuRIDE di Tugu

Acara Gowes NgabubuRIDE Komunitas Jogja Gowes akhirnya terlaksana dengan meriah. Inilah acara komunitas lintas sepeda dan juga lintas usia. Mereka ada yang masih kinyis-kinyis usianya dan ada juga yang sudah lewat umur setengah abad. Kemampuan gowes merekapun sudah bisa diprediksi bermacam ragam tingkatnya, baik tingkat kemampuan bersepeda, maupun tingkat pemahaman keselamatan bersepeda. Ada yang begitu sadar memakai helm dan ada yang tetap setia gowes tanpa helm.

Panitia hanya bisa menghimbau agar peserta gowes ngabubuRIDE memakai perelengkapan sepeda yang standard, tetapi hasil di lapangan, mereka bebas memakai apa saja. Baik bebas memakai jenis sepeda maupun bebas memakai jenis perlengkapan sepeda.

NgabubuRIDE onthel dan tukang poto

NgabubuRIDE onthel dan tukang poto

Di acara ini aku kembali mendaftarkan diri sebagai tim penyapu ranjau, tetapi pada pelaksanaannya aku gagal menjalankan misi sebagai anggota tim penyapu ranjau. Tidak seperti biasanya, pada acara gowes kali ini aku tidak mengenal kemampuan para peserta gowes, sehingga aku sulit menentukan, siapa yang akan kukawal.

Bahkan akupun tidak tahu, apakah yang sedang kukawal adalah rombongan yang ikut seluruh acara Gowes NgabubuRIDE, atau hanya kenal dengan salah seorang peserta dan kemudian numpang gowes bareng, setelah itu mereka kembali menuju rute asli mereka sendiri, yang berbeda dengan rute dari panitia. Aku sendiri yang ikut survey rute, ternyata tidak tahu bahwa rute sore hari ini, sudah berbeda dengan rute yang disurvei.

Padahal aku memang ingin mengusulkan perubahan rute menjadi yang lebih pendek, tetapi ternyata rute yang diubah menjadi lebih panjang dari survey rute minggu lalu.

Jogja Gowes NgabubuRIDE Museum Dirgantara

Jogja Gowes NgabubuRIDE Museum Dirgantara

Aku terpaksa menanyai satu demi satu para peserta yang berada di depanku, sehingga akhirnya aku bosan bertanya dan langsung mengayuh sepeda dengan lebih cepat karena saat adzan maghrib akan segera berkumandang. Ternyata aku termasuk golongan yang pertama masuk masjid Gede Kauman, rombongan yang kusalip di sepanjang jalan bukan mereka yang ikut rute baru, tapi adalah rombongan yang ikut rute lama.

NgabubuRIDE masjid Gede Kauman

NgabubuRIDE masjid Gede Kauman

Setelah sedikit lama menunggu, akhirnya rombongan asli dengan rute baru muncul dan langsung bergerombol sesuai selera berbuka masing-masing. Yang patut diapresiasi adalah beberapa peserta yang non muslim, mereka tetap ikut gabung sampai acara selesai. Mereka bahkan ikut membagikan bekal mereka untuk dinikmati goweser muslim.

Sungguh suasana yang mengharukan, bagi yang mengetahuinya.

Admin Jogja Gowes

Admin Jogja Gowes

Acara yang paling menarik tentu saja tetap acara narsis berjamaah. Tidak ada artinya gowes bersama tetapi melewatkan poto bersama. Meskipun mereka punya satu sesi sendiri untuk asyik dengan sepeda mereka, tetapi acara narsis berjamaah tetap menjadi unggulan para goweser.

Perjalanan ngabubuRIDE dari Tugu, Stasiun Tugu, Kota Baru, Kridosono, Janti, Museum Dirgantara, Gembira Loka, Masjid Gede Kauman terasa sangat sebentar. Banyak peserta yang ingin segera digelar kopdar lanjutan di jarak yang lebih sedikit dan di acara yang ada sesi ngobrol berjamaahnya. Saling mengenalkan diri, saling bertegur sapa, saling berbagi cerita, itulah kegiatan yang dirancang untuk kopdar ke 3 nantinya.

Srikandi Gowes Jogja

Srikandi Gowes Jogja (poto by Mas Daniel Suharta)

Rasanya ingin segera lebaran dan mengikuti acara gowes lebaran yang akan diisi dengan acara penuh keakraban, penuh persahabatan dan penuh dengan canda tawa. Jogja Gowes adalah komunitas yang baru berdiri dan anggotanya per detik ini sejumlah 1.360 goweser. Sebuah jumlah yang sangat besar yang akan menjadikan Jogja kembali bersertifikat Kota Sepeda. Kejayaan Sego Segawe akan kembali muncul dan bumi akan semakin tersenyum dengan kegiatan yang selalu ramah terhadap lingkungan.

Salam gowes buat goweser dimana saja anda berada. Silahkan mampir ke Jogja dan kami akan sambut anda dengan keramahan Jogja Istimewa.

Start ngabubuRIDE di Tugu

Start ngabubuRIDE di Tugu

3 komentar

  • Ping-balik: Gowes ngabubuRIDE | Blogger Goweser Jogja

  • sungguh terasa keakraban dan paseduluran mlekat dgn acara ini….salut unt semua penggagas dan penggerak acara ini

    Disukai oleh 1 orang

    • Kalau ndak ada mas Tarto, acara ini kurang gayeng, apalgi timnya lengkap, ada mas Supono dan ada Bung Tito 🙂
      Salam gowes Mas Dimas Tarto

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s