Asmara Subuh di Baksos Kampung UGM

Baksos Kampung UGM

Saat bulan puasa, biasa dikenal istilah asmara subuh. Sebuah kejadian yang terjadi antara subuh sampai jelang terang tanah, atau sebuah perjalanan dari masjid ke suatu tempat tertentu. Waktu aku tinggal di kota dekat pantai, asmara subuh sering terjadi saat pulang dari masjid sampai pantai terdekat. Saat acara bakti sosial (baksos) dari para alumni UGM bulan ini, aku juga punya cerita tentang Asmara Subuh di Baksos Kampung UGM.

Sehabis subuhan di masjid Kuncen, aku mengayuh sepedaku ke arah lokasi baksos Kampung UGM, dekat lokasi kuliner Mang Engking Minggiran. Sudah janjian jam 5:30 dengan mas Yuda, admin Jogja Gowes, untuk gowes bersama ke lokasi tersebut dengan naik road bike (RB). Pas dekat rel kereta api, kitapun bertemu dan langsung mengarahkan sepeda ke arah lokasi baksos.

Pagi subuh yang indah ini semakin terasa indah ketika sudah mendekati lokasi acara. Udara dingin dan sejuk tak terkira menerpa wajah kami berdua, membuat obrolan sepanjang jalan terasa sangat nikmat. Tidak ada suasana seperti ini di Jakarta, kesegaran seperti ini hanya ada di Jogja !

Sempat berhenti sebentar untuk menjumpai rumah maskot baksos kampung UGM, mas Ibat, sayangnya rumahnya masih terkunci, sehingga sepeda langsung diarahkan ke Panti Asuhan DT, tempat acara akan dilangsungkan hari ini. Tujuan utama gowes subuh ini memang ke lokasi acara untuk mengecek persiapan acara dan memberi tahu lokasi acara pada teman-teman luar kota yang belum hapal dengan arah lokasi Baksos.

Sampai di lokasi acara, langsung kubagikan lokasi acara melalui aplikasi Whatsapp. Sambil ngobrol dengan pengasuh panti, kitapun dikerumuni oleh bocah-bocah panti yang demen naik sepeda dan meminjam helm untuk beraksi di sepeda masing-masing. Suasana panti memang selalu beragam dan selalu ada kehangatan saat kita berada di panti.

Tahun lalu aku bersama mereka dan tahun ini kembali aku bersama mereka. Nampaknya banyak gadis cilik yang kenal padaku dan mereka sekarang sudah tambah gede, sehingga banyak yang sudah tidak kukenali lagi. Apalagi gadis ABG yang dulu masih ABG banget, selisih setahun sudah membuat mereka menjadi sangat berbeda. Tahun ini panti asuhan ini ternyata juga menerima anak laki-laki, sehingga suasana panti makin beragam jadinya.

Gowes Baksos Kampung UGM

Gowes Baksos Kampung UGM

Besoknya di lokasi ini acara baksos masih berlangsung dan kemeriahan acara makin terasa, baik bagi masyarakat setempat maupun bagi panitia baksos yang begitu bersemangat mengawal acara. Pengasuh panti berkali-kali mengucapkan terima kasih atas kerja panitia yang sigap melayani para tetamu dari dusun seputaran panti.

Banyak anggota panitia yang merasa tersanjung dengan sambutan hangat dari pengasuh panti maupun dari masyarakat setempat. Hanya setengah hari acara bazar sudah selesai, karena yang dijual sudah diborong oleh semua penduduk setempat. Potongan harga yang sangat menggiurkan membuat mereka langsung memborong dagangan. Tentu daripada harus berjalan menuju pasar Godean atau toko kelontong, maka lokasi panti ini menjadi tujuan yang sangat dekat dan murah meriah.

Di acara ini, muncul juga anggota panitia yang mendadak menjadi buah bibir panitia karena sangat trampil bekerja, berwajah cantik dan tidak banyak bicara selain bekerja. Masih muda dan berprofesi sebagai dokter gigi, anggota baksos kampung UGM ini langsung membuat diskusi sehabis acara bagai tak berkesudahan.

Dokter Gigi di Baksos Kampung UGM

Dokter Gigi di Baksos Kampung UGM

Seusai sholat Dhuhur, beberapa panitia sudah kehabisan pekerjaan dan mulai mencari kegiatan pengisi acara sebelum datangnya seksi konsumsi untuk acara buka bersama sebagai puncak acara atau acara penutup baksos kali ini.

“Mas Eko, carikan lokasi untuk dolan-dolan sambil menunggu asar ya”, kata temanku dari Magelang yang tidak bisa duduk diam.

Aku langsung teringat untuk mencari lokasi gowes berjamaah dengan teman-teman komunitas sepeda WSKT. Langsung saja mereka kuajak ke Goa Kiskendo, tempat wisata yang sering menjadi tujuan para goweser Jogja. Ada dua mobil dan satu sepeda motor yang menuju lokasi Goa Kiskendo. Tadinya aku memilih menuju ke Goa Sermo, tapi kejauhan, sehingga kubelokkan ke Goa Kiskendo saja.

Goa Kiskendo Kulon Progo

Goa Kiskendo Kulon Progo

Tantangan berat bagi goweser untuk menuju ke Goa Kiskendo. tanjakan yang cukup curam, tikungan yang berliku dan jalan penuh pasir membuat para goweser yang menuju ke Goa Kiskendo perlu lebih fokus dengan tunggangan masing-masing.

Ternyata goa Kiskendo memang mengasyikkan. Tidak salah kalau menjadi destinasi wisata Kulon Progo bagi para Goweser, lokasi yang sejuk, penuh tantangan dan kesegaran alami menjadi daya tarik tersendiri.

Goa Kiskendo Kulon Progo

Goa Kiskendo Kulon Progo

Tak terasa sore sudah menjelang dan aku harus segera kembali ke Panti Asuhan lagi. Acara asmara subuh sudah berakhir dan akan berganti dengan acara asmara maghrib. Asmara subuhku kali ini berduaan bersama kekasih gowes mas Yuda. Acara maghribnya adalah saat bagi anak muda untuk berbuka sambil mencari pasangan yang seiman dan setujuan.

Semoga yang seperti itu terjadi buat teman-temanku. Aamiin.

Baksos Kampung UGM

Baksos Kampung UGM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s