Borobudur Mahakarya Budaya Dunia

12-13 Pebruari 2016, 70 tahun HPTT

Ajang gowes peringatan 70 tahun Hari Pendidikan Tinggi Teknik tahun ini akan dipusatkan di Borobudur, mulai acara menengok museum budaya, pelepasan lampion, nite ride sampai gowes Borobudur Jogja 13 Pebruari 2016. Entah sengaja atau tidak Borobudur memang menjadi target pusat wisata Jawa Tengah saat ini. Jokowi sudah menetapkan “Borobudur Mahakarya Budaya Dunia” akan menerima wisatawan mancanegara sebanyak 2 juta dan wisatawan domestik 5 juta pengunjung.

Gowes 70 tahun HPTT Borobudur Jogja seperti gowes yang biasa diberi label BluXpit adalah gowes super santai, inilah gowes yang bisa diikuti oleh segala lapisan umur dan segela jenis sepeda. “Berangkat bersama-sama, mengayuh bersama-sama dan berhenti sama-sama” itulah lagu goweser BluXpit.

Pada hari Jumat, 12 Pebruari 2016, panitia akan mulai menggelar penerimaan sepeda untuk dimuat dalam mobil angkutan dan langsung berangkat usai sholat Jumat dari Wisma Kagama. Untuk peserta sendiri berangkat usai mobil angkut sepeda berangkat. Dimulai dengan briefing pada seluruh peserta, maka tanya jawab antara peserta dan panitia dilakukan dalam bus masing-masing sambil berangkat menuju Borobudur Magelang.

Jam 16:00 diperkirakan seluruh peserta sudah tiba di Balai Konservasi Borobudur untuk sholat Asar, bagi yang melaksanakannya dan kemudian langsung mengeksplorasi semua yang ada di Balai Konservasi. Jangan sampai wisatawan luar mancanegara tahu isi balai konservasi sementara para peserta Gowes malah buta isinya.

Bu Ganjar

Selepas sholat maghrib pesertapun mulai bersiap-siap Nite Ride, gowes malam, untuk melepas 70 lampion secara bersamaan sebagai lambang hari peringatan pendidikan tinggi teknik. Peserta akan melalui jalan desa yang bermacam-macam jenis rutenya, disini disarankan untuk memakai sepeda MTB dan tidak disarankan memakai RB. Bagi peserta yang tidak membawa MTB telah disediakan Onthel setempat untuk disewa dengan biaya tambahan 30.000 lengkap dengan helm klasiknya.

Ganjar Pranowo yang direncanaan hadir dalam acara pelepasan lampion sudah memastikan hotel yang akan ditempatinya. Tajuk acara “Borobudur Mahakarya Budaya Dunia” membuat gubernur Semarang memanfaatkan event ini untuk lebih menggemakan destinasi wisata di lokasi yang menjadi tanggung jawabnya.

Usai pelepasan lampion (bila tidak hujan) acara dilanjutkan makan malam sambil menikmati budaya pentas senin daerah setempat. Ramah tamah ini berlanjut sampai saatnya masuk hotel untuk istirahat persiapan gowes paginya Borobudur Jogja.

Menuju etape terakhir BluXpit2014

“Berangkat bersama, mengayuh bersama berhenti bersama”

Pagi hari seusai sarapan, maka peserta mulai melahap etape pertama, yaitu Candi Borobudur menuju rumah dinas bupati Sleman. Dengan jarak tempuh sekitar 45 km, peserta akan dipimpin oleh dua Marshal, yaitu Marshal Utama dan back-up-nya atau pendampinya. Ada 5 (lima) Road Captain yang ikut membantu, sehingga diharapkan semua peserta tidak terpancing untuk balapan karena harus selalu di belakang RC masing-masing.

Rute Gowes Borobudur sejauh 45 km ini melewati jalan kabupaten yang biasanya tidak ramai dan jauh dari tanjakan turunan curam. Kalau goweser “endurance” biasanya mengambil rute melalui Nanggulan Kulon Progo yang penuh tanjakan dan turunan, maka untuk acara ini jalur itu dihindari, sehingga semua peserta bisa menikmatinya. Semua jenis sepeda bisa melewati rute ini dengan mulus, karena jalan yang mulus dan tidak ada turun/tanjakan tajam.

Setelah berkumpul di rumah dinas bupati sleman, maka peserta tinggal menunggu komando dari FT UGM. Bila menteri PUPR sudah siap menerima rombongan, maka peserta Gowes Borobudur Jogja segera meluncur ke FT UGM untuk etape gowes terakhir.

Peserta gowes yang terdaftar dari alumni FT UGM berbagai daerah akan didampingi oleh komunitas sepeda dari Jogja Gowes yang dikoordinir olah BluXpit. Acara ini jadi mirip dengan acara gowes Hari Bakti PU 3 Desember tahun 2015, ada nama Bluxpit dan ada menteri PUPR dalam acara tersebut. Sebagian peserta juga hampir sama, sebagian adalah alumni fakultas teknik.

Semoga acara sukses, salam gowes buat para goweser alumni UGM.

12-13 Pebruari 2016, 70 tahun HPTT

12-13 Pebruari 2016, 70 tahun HPTT

3 komentar

  • Ping-balik: Gowes Prambanan Borobudur | Blogger Goweser Jogja

  • Kok ada gubernur Semarang ?

    Disukai oleh 1 orang

    • Salam Mas @Masudi

      Acaranya di tlatah Jawa Tengah dan Joko Wi baru saja mencananangkan Borobudur sebagai destinasi Wisata yang perlu dipromosikan plus Ganjar adalah alumni UGM, jadilah beliau sebagai gubernur Jawa Tengah ikut meramaikan bersama istrinya Gowes seputaran Borobudur sampai ke Kampus Teknik UGM.

      Salam sehat 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s