Menikmati Jakarta tanpa macet

Jogja seputaran tugu

Selama beberapa hari ini, banyak orang yang sempat menikmati Jakarta tanpa macet, aku sempat menikmatinya, sebelum akhirnya ikut menikmati Jogja yang penuh kemacetan. Masalahnya sepele saja, terlalu sibuk beraktifitas akhirnya tidak tahu ada libur panjang minggu kemarin. Saat aku sadar, saat itu sudah terlambat, tiket tidak hanya mahal, juga sudah sampai ke tingkat tidak ada !

Aku akhirnya dapat tiket dengan harga selangit, sudah begitu adanya cuma jam maghrib ! Mari kita terima saja rejeki minggu ini. Syukuri semua yang ada, masih mending bisa pulang dan bertemu anak istri daripada jomblo di kota orang.

Menikmati Jakarta tanpa macet akhirnya kumulai dengan gowes santai, muter-muter tanpa arah yang pasti. Nongkrong di bundaran HI, tempat orang biasanya berdemo ria. Aku bertiga menikmati kesunyian bundaran HI, lalu lintas yang sepi dan cuaca yang bersahabat.

Pos Polisi Bundaran HI

Pos Polisi Bundaran HI

Setelah puas nongrong di Bundaran HI, perjalanan berlanjut ke daerah-daerah yang jarang kulewati, atau yang saring kulewati tapi dengan speed kencang, Jadilah kali ini bisa berhenti dan mulai bernarsis ria.

Safety bike go green

Safety bike go green

Tidak lupa berhenti di patung pak dan bu tani.

Tugu Tani

Tugu Tani

Setelah puas baru keinget, sarapan yang biasanya di Soto Cak Aris. Kali ini mencari lokasi baru yang lebih asyik, mumpung banyak waktu luang. Sepeda langsung diarahkan ke Pecel Kalibata. Inilkah pecel yang sebenarnya biasa saja, tapi minumannya luar biasa, “Jamu Beras kencur”.

Lepas dari makan pecel, sempat juga melewati duren monthong. Lokasi yang berdekatan dengan pecel ini selalu menggoda, karena aromanya. Langsung berhenti dan saling menatap penuh arti. Buah durian punya efek yang menarik hati :

1. Buah Durian Menyebabkan Kolesterol Tinggi
2. Efek Samping Durian Menyebabkan Terkena Diabetes
3. Efek Samping Durian Menyebabkan Penyakit Jantung
4. Durian Menyebabkan Kematian Pada Penderita Hipertensi

Duren Monthong Kali Bata

Duren Monthong Kali Bata

Sampai di rumah langsung upload foto-foto ke path, instagram dan Facebook. Masih tidak puas langsung menggunakan aplikasi iMovie dan bikin cuplikan kegiatan gowes hari ini dengan judul “Menikmati Jakarta tanpa macet”


Kawanku yang melihat hasil editing videoku cukup takjub dengan hasilnya. Mungkin bukan takjub dengan story boardnya, tapi dia takjub dengan kecepatan membuat film dibanding dengan hasilnya ya sudah memadai untuk bernarsis ria.

Padahal untuk membuat film dengan iMovie bagi pengguna iPhone sudah jamak dan sudah sangat familiar, bahkan beberapa orang sudah mulai jenuh dengan story boardnya yang itu-itu saja. Mungkin pada edisi terbaru nanti akan ada update besar-besaran buat iMovie.

Selesai berleha-leha di Jakarta yang sepi, aku akhirnya harus balik ke Jogja tercinta. Benar seperti yang orang bilang beberapa hari lalu. Tol Jakarta arah Jogja sudah padat dan akan lebih padat lagi jalan-jalan seputar Jogja. Itulah nasib kota wisata dan kota sepeda, Jogjakarta.

Meski begitu aku tetap tidak gentar bersepeda di seputaran tugu, ternyata dugaanku tidak meleset. Kota Jogja hanya ramai di Malioboro dan beberapa pantainya. Di tugu kalau pagi masih sepi, tapi kalau sore atau malam jangan tanya lagi. Tugu jadi tempat selfie dan sejenisnya yang ramai, bahkan sampai larut malam.

Jogja seputaran tugu

Jogja seputaran tugu

Seusai gowes Jogja dengan mas Wilierku, akupun puasa gowes. Jalanan seputar kota Jogja sudah makin tidak ramah lagi buat sepedaku. Saatnya aku mengalah pada para pendatang yang ingin menikmati kota Jogja kota budaya, Seperti kemarin ketika aku menikmati Jakarta tanpa macet.

 

6 komentar

  • Ass ww,,,
    Pak Eko, tulisannya ringan, santai tapi luar biasa krn tidk banyak orang yg bisa melakukan aktifitas unik spt yg pak Eko alami sendiri. Menakjubkan,,,,!!!!
    Wass

    Disukai oleh 1 orang

    • Salam.

      Pak Fathor Rebu rutin ini kita akan sepedaan ngajak pak Agus Wantoro.
      Seusai gowes Lombok yang lalu kayaknya pak Fathor dkk sudah makin hebat saja ….
      Bravo WSKT

      Salam

      Suka

  • padahal kalo dengan bersepeda kita jadi lebih sehat kan?
    tp kenapa malah banyak orang yg masih tetep milih kendaraan bermotor ya..
    huhuh ini lah indonesia malahan jalur buat sepeda dirampas jg sama pengguna roda dua

    Disukai oleh 1 orang

    • Salam @emir

      Mari kita galakkan sepeda untuk olah raga dan untuk ber”apa-saja”
      Semoga makin sehat.
      Aamiin

      Suka

  • Asik itu gowes di jalan-jalan Ibu Kota yang sedang sepi dari lalu lintas, seger pastinya ya mas…
    Aku jadi kangen ingin dolan neng Jogja meneh iki mas…, heheee.

    Disukai oleh 1 orang

    • Yes !

      Jakarta memang asyik kalau pas liburan, suasana terasa nyaman untuk bersepeda.
      Kalau Jogja memang sorganya sepeda 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s