Indonesia Makin Digital

telkomsel

Benarkah saat ini Indonesia Makin Digital ?

Beberapa pengalaman pribadiku memperlihatkan kalau Indonesia makin diperbincangkan di dunia internasional, tentu dalam segala hal, kekurangan maupun kelebihan terlihat selalu menarik umum untuk digosipkan. Apalagi kalau hal yang ekstrem dan bisa menjadi celah para hater meluapkan nafsu mereka, dijamin akan muncul dalam perbincangan dunia.

Lepas dari itu semua, aku lebih tertarik membahas pengalamanku ketika ada dua nomor berkode (001) masuk dalam ponselku. Agak ragu aku mengangkatnya, karena memang ada rasa malas kalau harus berkomunikasi bukan dalam bahasa Indonesia. Aku pasti “bete” dan lebih banyak mendengar daripada bicara.

Surprise !

Ternyata meskipun penelpon jauh di negara paman Sam, tapi suaranya jernih dan dalam bahasa Indonesia yang fasih, seperti bicara dengan kawan dekat meski tetap dalam koridor formil. Aku kemudian berpikiran, apakah komunikasi pagi ini karena langit cerah, ponsel baru atau kartu telepon telkomsel yang kumiliki sejak lama memang bersih untuk komunikasi antar benua ?

Pada hari selanjutnya, beberapa panggilan telpon dari nomor yang berbeda, tapi dari kantor yang sama, ternyata suaranya tetap jernih. Berarti jernihnya komunikasi bukan karena cuaca cerah, bukan pula ponsel baru yang jadi penyebab, ada kemungkinan terjadi karena jalur komunikasi yang baik antar dua negara yang sedang lancar.

Kalau kembali pada tulisanku beberapa tahun lalu, “mana lebih bagus XL Halo, 3, Indosat, Axis atau Smartfren“, aku harus jujur bahwa hari ini kartu Halo yang baru cocok dengan kondisiku. Untuk tahun depan mungkin sang Raja akan berubah, bisa jadi Indosat atau XL atau penyedia jasa yang lain yang menjadi yang terdepan.

simcard-telkomsel-4g

simcard-telkomsel-4g

Dari berbagai diskusi dengan teman-teman penulis atau teman-teman sejawat di berbagai pulau, kesimpulan yang kudapat ternyata hampir sama, kartu halo tetap jadi yang terdepan kalau soal lancarnya komunikasi. Baru kalau bicara soal tarip paket dari masing-masing jasa penyedia layanan komunikasi akan berbeda-beda. Masing-masing temanku punya penyedia jasa yang berbeda, tapi yang kuperhatikan salah satu kartu yang mereka pilih untuk ponselnya kebanyakan kartu dari telkomsel.

Berita yang lain lagi yang kudapat adalah banyaknya ahli telekomunikasi di manca negara ternyata berasal dari Asia, termasuk Indonesia. Salah satunya mungkin yang pernah dimuat di CNN, ketika Joko Wi mengajak putra-putri Indonesia di Silicon Valley kembali pulang kampung. Kalau kita searching di Google, banyak berita tentang orang Indonesia yang sukses di luar negeri, baik dalam dunia kuliner maupun dunia IT.

Olah ragawan keturunan Indonesiapun ada beberapa yang mulai dikait-kaitkan, meskipun belum banyak dan belum sekelas Messi atau Ronaldo. Dunia sudah makin digital dan akses komunikasi makin terjangkau dari segala penjuru. Menjadi pertanyaan memang bila budaya daerah lalu terkena er

osi dengan makin digitalnya dunia. Di belahan manapun akan kita jumpai penampilan yang sama, penampakan seragam, semua toko akan menjual barang yang sama, toko dengan plang yang sama akan mempunyai konsep yang sama, dunia akan menjadi sama di berbagai pelosoknya.

Digitalisasi dunia pasti suatu hal yang pasti, tinggal bagaimana model mengelolanya yang bisa berbeda. Indonesia makin digital pasti akan datang, sikap bijak kita yang perlu kita pikirkan.

Jam terus berputar dan tidak bisa berhenti,”time is money!”, kata orang.

“Waktu adalah pedang!”, juga kata orang.

Kita tinggal menyikapinya dengan bijak. Seberapa besar peran kita terhadap “waktu” dan “dunia digital”, apakah kita hanya diam atau ikut dalam barisan untuk mengarahkan kebijakan Indonesia yang tetap sesuai dengan rohnya,”Indonesia!”.

#Indonesia Makin Digital sudah datang dan akan semakin lama akan semakin menggema, mari tetap ramah lingkungan, jaga budaya dan tetap “think smart not just only work hard!”

telkomsel

telkomsel

catatan
tulisan ini dibuat untuk telkomsel dan idBlogNetwork yang mengajak kita untuk menjadi bagian dari Indonesia Makin Digital dan akrab dengan dunia komunikasi digital

4 komentar

  • Kita nggak boleh ketinggalan informasi ya mas 🙂

    Disukai oleh 1 orang

    • Salam

      Jaman banyak hoax ini memang kita harus makin canggih memasang filter info digital yang masuk ke kita.
      Indonesia makin digital !!!

      Suka

  • Keren bro…artikelnya.
    Saya baca artikel ini saat liburan di kota Makassar hingga komen ini saya ketik.
    Apa kabar Jogya? Salam Coto Makassar…hehe…

    Disukai oleh 1 orang

    • Jogja juga makin digital, tapi soal kemacetan sudah mendekati ke arah Jakarta deh 🙂
      Utamanya Malioboro !

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s