Tips bersepeda cewek

Bersepeda harus berhelm

Tips bersepeda cewek sangat dicari oleh mereka yang tetap ingin bugar dan tidak terlihat kekar dalam kesehariannya. Yang ada dalam pikiran cewek, bila mereka rajin bersepeda adalah tubuh mereka akan makin “besar” dan “kekar” seperti layaknya tukang becak yang berotot kawat bertulang besi. Itu pula sebabnya memilih sepeda wanita juga mendapat porsi dalam diskusi tentang bersepeda bagi cewek.

“Memilih sepeda wanita adalah topik yang pertama kali dibahas, sebelum cewek memulai bersepeda!”

Padahal dalam dunia sepeda, mencari sepeda wanita di toko sepeda sangat sulit didapat, sehingga mereka akhirnya memilih sepeda yang berkeranjang di depan sebagai sepeda cewek, padahal sepeda itu sebenarnya adalah jenis “city bike” bukan “woman bike!”

Memang sampai saat ini, sepeda kota (city bike) lebih sering dipakai oleh cewek dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kesan city bike sebagai sepeda wanita sudah lumrah. Padahal kalau kita lihat event-event sepeda khusus wanita di beberapa kota, akan terlihat kalau para cewek itu memakai sepeda seperti yang sering dipakai kaum lelaki dalam bersepeda.

Banyak cewek yang memakai seli (sepeda lipat), tetapi cara mereka mengendarai seli itu sama persis dengan kaum lelaki, baik asesorisnya maupun jarak tempuhnya sama persis dengan kaum laki-laki. Tahun lalu, wanita yang sukses dalam perjalanan mudik Jakarta Jogja juga memakai sepeda seperti yang dipakai kaum lelaki. Artinya mencari sepeda wanita pasti ujung-ujungnya sepeda yang sama dengan sepeda kaum lelaki. Jadi hal yang perlu dicari adalah “Tips bersepeda cewek” dan bukan tips memilih sepeda wanita 🙂

Gowes ibu negara

Gowes ibu negara (I’m Heister!)

Memang setelah cewek menemukan sepeda yang cocok dengan dirinya, tips yang perlu dicari adalah bagaimana cewek mengendarai sepedanya agar tidak menjadi makin gendut atau malah menjadi makin tidak sehat.

Agar tetap berotot namun tidak terlalu berotot, apalagi sampai kulitnya menjadi gelap mengkilat dengan tonjolan otot yang aduhai, maka cukuplah bersepeda untuk menjaga kebugaran dan bukan untuk menjadi atlet sepeda “sprinter” jarak jauh.

Cewek dengan RB

Cewek dengan RB

Banyak yang menganjurkan bersepeda cukup 1/2 jam sehari secara menerus tanpa berhenti dan cukup hanya 3 hari dalam seminggu. Biasanya bersepeda dilakukan pada hari Rabu, Jumat dan Sabtu/Minggu. Pada hari Senin, biasanya kegiatan minggu lalu yang belum terselesaikan akan antri di hari Senin dan mungkin masih numpuk di hari Selasa.

Hari Rabu, jadwal mulai tersusun rapi dan bisa meluangkan 1/2 jam untuk berolah raga pagi dengan bersepeda. Demikian juga pada hari Jumat, bisa meluangkan waktu 1/2 jamnya untuk berolah raga, karena untuk hari Kamis bisa dipakai untuk olah raga jenis lainnya atau libur berolah raga sehari.

Praktis tinggal memilih hari libur Sabtu/Minggu untuk menggenapi hari olah raga menjadi 3×1/2 jam. Menurut beberapa pendapat peminat olah raga sepeda, jika kita bersepeda dengan kecepatan sekitar 20-24 km/jam selama kurang lebih satu jam, maka kalori di dalam tubuh kita akan terbakar sekitar 500 kaori pada saat itu. Hal ini tentu sangat menarik bagi yang suka diet, meskipun hanya sanggup 1/2 jam sehari.

Dengan berjalannya waktu, yang biasanya hanya 1/2 jam akan terasa ringan ketika sudah dilakukan dalam waktu yang lama, sehingga tanpa sadar akan mulai meningkat ke 1 jam. Tanpa terasa kalori tubuh akan terbakar dan badan makin nyaman dipakai berolah raga. Tubuh makin berisi, tekanan darah makin normal dan kulit semakin kencang. Dengan adanya kegembiraan dalam bersepeda, tanpa terasa tubuh akan beraura positip dan senyum ikhlas mulai sering muncul dalam setiap keseharian kita.

Jadi sebenarnya “Tips bersepeda cewek” itu hanya mudah saja dan juga berlaku untuk siapa saja, bersepeda cukup 1/2 jam sehari dan 3x seminggu ! Kalau menjadi terbiasa dan merasa 1/2 jam sehari terasa belum ada keringat di hidung, silahkan tingkatkan menjadi 1 jam sehari, asal jangan berlebihan dalam bersepeda.

Selamat Gowes para wanita dan para pendampingnya !

Bersepeda harus berhelm

Bersepeda harus berhelm

*memilih sepeda wanita itu tidak penting 🙂

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s