CHSET (Ujian K3 dan Lingkungan)

persiapan CHSET

PT AGS kembali mencoba mengajak semua orang yang terlibat dalam kegiatan proyek Waskita untuk menyegarkan ingatannya tentang K3 dan lingkungan dengan membuka kelas ujian. Di adopsi dari berbagai masukan dan pengalaman di beberbagai tempat dan sumber bacaan di berbagai sumber, PT AGS mengadakan acara ujian tentang K3 dan lingkungan, sehingga disamping menyegarkan ingatan tentang pengetahuan dasar juga bisa mengetahui tingkat pemahaman dari semua personil yang terlibat.

Dari berbagai proyek yang ada sudah mengirimkan personil yang akan diketahui seberapa jauh tingkat pemahaman saat ini, PT AGS akan mengeluarkan sertifikat yang berlaku satu tahun. Bagi personil yang dianggap belum memenuhi standard dapat belajar lagi pengetahuannya dan kembali mengikuti test ini. CHSET (Ujian K3 dan Lingkungan) ini memang masih baru di kalanan Waskita, tetapi Kepala Divisi 3 tertarik untuk mengirimkan personilk divisi 3 untuk mengikutinya, dengan harapan kepedulian personilnya akan terpetakan dengan lebih jelas.

Construction Health Safety Environment Test

Construction Health Safety Environment Test

Test yang dilakukan memang sangat sederhana, hanya menjawab pertanyaan dengan sistim multiple choice (pilihan berganda), baik berupa pertanyaan dalam bentuk teks ataupun dalam bentuk tayangan gambar. Yang ditanyakan memang sangat sederhana, tetapi yang sangat sering dijumpai di lapangan. Diharapkan peserta makin cermat dalam menyegarkan ingatannya tentang bahaya yang mungkin terlewat dari pengamatannya.

Hala-hal yang belum benar dan dibiarkan terus menerus bisa jadi kemudian malah dianggap suatu hal yang sudah benar, sehingga kepekaan terhadap kondisi lapangan sudah beralih pada panutan yang keliru. Dengan mengikuti test ini, diharapkan kalau ada yang keliru pemikirannya dapat dikembalikan pada pengertian yang benar. Jawaban yang disediakan memang sepintas mirip-mirip, sehingga dibutuhkan kepekaan yang benar dalam menjawabnya.

Peserta kembali diingatkan tentang kondisi atau situasi yang seharusnya disikapi. Seperti yang sering dijumpai di banyak proyek tentang penggunaan “flasback arrestor”, sebuah hal yang sederhana yang sering dilupakan fungsinya. Juga mengenai perlunya ijin kerja K3 (work permit), biasanya dianggap seperti ijin kerja konstruksi biasa (request for work), padahal funsgi dan manfaat dari dua ijin kerja tersebut sangat berbeda.

Ijin kerja yang biasa dilakukan di proyek adalah ijin kerja (request) agar pekerjaan yang akan dilakukan sudah disetujui oleh pemberi kerja atau wakilnya, sehingga saat “opname” pekerjaan dapat diakui oleh pemberi kerja dan dibayar sesuai hasil “opname” pekerjaan.

Berbeda dengan ijin kerja K3 (work permit), ijin ini diajukan kepada bagian K3L untuk diperiksa bahwa pekerjaan yang dilakukan “dijamin” aman dari kejadian yang tidak diinginkan, baik terhadap “potensi” bahaya K3 atau dampak lingkungan yang terjadi. Work permit merupakan sebuah “hold point”, sehingga pekerjaan tidak bisa dilakukan kalau belum mendapat ijin dari bagian K3L. Bila petugas K3L merasa sudah memenuhi segala persyaratan K3 maupun lingkungan, barulah ijin kerja diberikan dan hanya berlaku untuk hari itu juga, sesuai ijin yang diajukan. Dalam kasus ini Ahli K3 Konstruksi harus menciptakan sistem yang pas untuk berbagai kondisi dan situasi yang ada di lapangan.

Apabila kondisi berubah, sehingga potensi bahaya K3L juga berubah, maka ijin kerja dapat ditarik kembali dan diperiksa lagi potensi bahaya yang ada saat itu. Apabila potensi bahaya masih sama, dapat dilanjutkan lagi dengan mempergunakan formulir ijin kerja yang lama diparaf lagi atau membuat ijin kerja yang baru dengan bahaya yang sama. Apabila potensi bahaya berubah, maka perlu diterbitkan ijin kerja yang baru dengan bahaya yang baru, sehingga ada kemungkinan cara mitigasi berubah demikian juga APD bisa berubaha baik jumlah maupun jenisny.

Test ini hanya memerlukan waktu dua jam untuk 50 peserta, dengan demikian pengawas bisa mengawasi dengan baik dan peserta bisa memergunakan waktunya dengan optimal, karena memang ada batasan waktunya. CHSET (Ujian K3 dan Lingkungan) semoga dapat membantu personil di lapangan lebih fokus dalam pekerjaannya sehari-hari.

Selamat menyegarkan ingatan tentang K3 dan lingkungan, sehingga semua mendapat manfaat dari kegiatan PT AGHS ini. Semoga Ahli K3 Konstruksi yang di Waskita makin meningkat ilmu K3L-nya. Aamiin.

persiapan CHSET

persiapan CHSET

3 komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.