Safety bike

rombongan seli di Bogor

Beberapa teman menanyakan tentang “Safety bike” yang sudah lama tidak kupakai lagi. Seingatku terakhir kupakai ketika mengawal rombongan WSKT dari Jakarta ketika menempuh rute seputaran Kaliurang, setelah itu aku lebih sering memakai sepeda hybrid polygon atau seli (sepeda lipat). Bicara mengenai “safety” dan “bike”, saat ini memang sedang ramai dibicarakan dalam beberapa komunitas gowes.

Beberapa kecelakaan sepeda, baik kecelakaan tunggal maupun kecelakaan karena tabrakan/ditabrak pengguna jalan yang lain, memang sedang sering terjadi. Di salah satu jalan di Jakarta, bahkan dipajang “ghost bike” untuk pengingat bagi beberapa pengguna jalan.

Keselamatan dalam berkendara di jalan raya memang patut menjadi perhatian kita, utamanya kita amankan diri kita sendiri dan kemudian kita amankan pengguna jalan yang lain. Di negara lain, dikenal jalur bersepeda yang diharapkan tidak akan mengganggu pengguna jalan selain sepeda. Di Indonesia memang dikenal juga jalur khusus untuk pesepeda, tetapi kita harus maklum bila jalur tiba-tiba terputus atau “hilang”. Beberapa jalur pesepeda bahkan sudah jadi tempat untuk parkir atau untuk kegiatan ekonomi (berjualan) dan lain sebagainya.

Gowes Bekasi Bakmi GM

Gowes Bekasi Bakmi GM

Apa saja sih sebenarnya perlengkapan untuk menjamin kita menjadi lebih “safe”, lebih selamat ketika bersepeda ?

Mari kita rinci satu demi satu :

  1. Helm
  2. Lampu
  3. Rem
  4. Pakaian
memakai HELM Ngawal Dirut WTR

memakai HELM Ngawal Dirut WTR

Semua paham dan mengerti bahwa helm sepeda sangat penting untuk melindungi kepala kita dari benturan terhadap benda keras yang membentur kepala kita, tapi masih sering kita lihat pesepeda yang tetap tidak memakai helm sepeda, meskipun bersepeda dengan kecepatan tinggi di jalan raya.

Kejadian seorang pesepeda, tanpa helm, jatuh di tempat sepi di jalan aspal dan akhirnya meninggal, tidak menjadikan perhatian mereka untuk memakai helm sepeda ketika bersepeda. Namun harus diakui bahwa jaman sekarang memang yang sudah sadar memakai helm sepeda sudah jauh meningkat dibanding jaman dulu. Berbagi ilmu antara anggota komunitas sepeda jadi kuncinya, sehingga kesadaran memakai helm makin meningkat. Selalu pakai helm sepeda menjadi kewajiban beberapa anggota komunitas sepeda.

Lampu sepeda, sebenarnya penting untuk dapat dipakai sebagai identitas pesepeda, agar pengguna jalan yang lain bisa melihat dan menghindari tabrakan. Menjadi sangat penting ketika dipakai untuk malam hari, baik sebagai penanda sedang bersepeda maupun sebagai penunjuk jalan di daerah gelap. Di beberapa negara, peraturan tentang lampu sepeda, baik yang di depan (putih) atau di belakang (merah), mutlak harus dipasang.

Rem ada beberapa jenis, sebaiknya memilih rem sesuai kondisi jalan yang akan ditempuh dan model sepeda yang dipakai. Aku sendiri lebih suka memakai sepeda Heist Polygon, karena sepeda yang ini memakai rem jenis cakram, sehingga rasanya lebih percaya diri ketika melewati turunan curam. Beberapa kawan juga lebih “prefer” pada rem cakram dibanding “Vbrake” atau “Ubrake”. Lebih “menggigit” istilahnya.

Pakaian saat bersepeda juga merupakan salah satu faktor organ vital dan kesehatan kita. Kita tidak hanya peduli masalah keselamatan bersepeda, tapi harus juga memperhatikan tentang masalah kesehatan. Pakaian sepeda yang salah akan menimbulkan masalah, apalagi kalau rute tempuh kita cukup jauh atau sangat jauh. Kita perlu mengetahui tips memakai celana sepeda, agar perjalanan bersepeda tidak ada gangguan, demikian juga setelah selesai bersepeda, badan kita tidak terganggu metabolismenya.

Sarung tangan baru yang gagal kupakai

Sarung tangan baru yang gagal kupakai

Bahkan sarung tangan sepeda yang terlihat sepele saja, sebenarnya akan sangat berguna jika kita menempuh perjalanan yang jauh. Kita lengkapi diri kita dengan segala hal yang membuat bersepeda menjadi nyaman dan “pasca” bersepeda juga tetap aman. Tidak hanya masalah keselamatan, tapi juga masalah kesehatan. Safety bike memang kubuat dan kunamai dengan nama itu agar aku selalu ingat masalah keselamatan dalam bersepeda dan jangan pernah melupakan kesehatan dalam bersepeda.

rombongan seli di Bogor

rombongan seli di Bogor

Saat ini aku memutuskan hanya sering memakai Heist atau Seli dan bukan Safety bike, tapi bukan berarti aku melupakan safety, bahkan lebih setia dengan safety. Guyon kawan-kawan komunitas sepeda,”sepeda itu cukup satu !”.
Maksudnya satu merk brompton, satu merk Bike Friday, satu merk Polygon heist 5 dst 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s