Belajar arti kehidupan

jalan sehat sambil manasik haji di Bandung

Banyak orang yang sudah menjalani hidup dalam rentang waktu yang lama, tapi banyak juga yang belum memahami arti “Belajar arti kehidupan” dalam arti memahami makna yang tersurat maupun tersirat dalam kehidupan. Aku termasuk salah satu diantaranya, dengan umur yang lebih dari separuh abad, aku masih juga diingatkan olehNYA agar berhenti sejenak dan mencoba lebih memahami arti kehidupanku sampai saat ini.

Ada dua hal yang baru saja kualami yang membuat aku harus berhenti sejenak menikmati hidup dan mencoba memaknai dua hal yang menghentikan langkahku. Yang pertama ketika aku ikut dalam suatu kelompok eMKa (membangun keluarga) dalam acara mindfull parenting dan yang kedua ketika aku kembali jatuh dari sepeda dengan sepeda yang sama di kota yang sama meski dengan sebab yang berbeda, yang pertama jatuh karena kesalahanku tidak bisa mengendalikan sepeda dengann baik dan yang kedua karena sepedaku ditabrak angkot.

Acara mindfull parenting membuatku lebih sadar, bahwa dalam pertambahan usiaku yang makin meninggalkan “dunia hitam”, aku masih kurang mendengarkan pendapat orang lain dengan penuh empati, masih terlalu cepat menghakimi, kurang sabar, kurang adil dan bijaksana serta kurang welas asih memberi pada siapapun.

Dalam kaitan dengan kembali jatuhnya aku dari atas sepeda, aku makin merasakan pentingnya tagar #gantiHELM2018, karena ternyata helm GIRO yang sudah kuanggap “safety” masih belum full 100% safety. Akupun kembali ke toko sepeda dan memilih helm yang lebih pas dan nyaman, bukan helm permberian yang mahal dan ukuran belum tentu pas dengan kepalaku.

GantiHELM 2018

GantiHELM 2018

Memang sampai sekarang aku belum paham, kenapa aku sudah memakai helm GIRO (hadiah dari temanku) dan masih terluka di kepalaku. Seorang teman menduga ada “sesuatu” di balik helmku yang melukai kepalaku, teman yang lain banyak yang menduga-duga dan memberi penilaian tersendiri yang berbeda-beda atas kejadian jatuhku tersebut. Tanpa sengaja aku rupanya sudah memakai ilmu yang kudapat dari mindful parenting, mendengarkan pendapat dari keluarga, teman-teman atau siapapun yang peduli denganku, itulah dimensi pertama mindful parenting,”mendengarkan dengan sepenuh hati dan dengan empati” pada pendapat orang lain.

Ada pendapat yang langsung kueksekusi setelah ada pertemuan sehabis subuh dalam komunitasku, eksekusi yang dijalankan adalah masukan tentang perlunya mengganti sepeda hadiah dari beberapa orang temnanku dengan sepeda model lain yang lebih cocok untukku. Salah seorang teman memang sangat tertarik untuk mempunyai sepeda seperti yang kupakai, meskipun sepeda itiu sudah dua kali jatuh ketika kupakai, dan dia ikhlas membayar berapa saja untuk mendapatkan sepedaku. Salah seorang temanku juga memberi masukan kepadaku,”kalau sampeyan mau memberikan sepeda itu pada teman kita itu, sepedaku yang cocok untuk sampeyan langsung kukirim ke Jakarta buat sampeyan”.

diskusi setelah kecelakaan sepeda

diskusi setelah kecelakaan sepeda

“Mas Eko juga perlu adil dan bijaksana pada tubuh sendiri, jangan gowes terus setiap hari dan sisipi dengan olah raga yang lain. Lebih penting lagi sisipi dengan kegiatan bareng keluarga, cobalah sekali-kali sehabis subuhan tidak langsung olah raga, tapi ajak anak-istri ikut menikmati pagi yang cerah. Ingat lagu Chrisye yang indah tentang malam pertama, jadikan setiap malam adalah malam pertama mas :-)”, nasihat ini langsung #makjleb menghujam jantungku 🙂

Jadi ingat proses kehamilan anak pertama sampai anak ketiga yang penuh dinamika dan romantika. Memoiri puluhan tahun langsung terbayang di mata, seolah tidak mau lepas. Terbayang wajah cantik istriku saat itu dan saat ini, beda kecantikan tapi beda cara pandang, sehingga istri tetap cantik di mataku.

Mindful parenting telah membuka mataku lebih lebar tentang makna kehidupan dan akupun bisa belajar memaknai gidup dan kehidupan ini dengan lebih baik. Yuk kita lebih dalam “Belajar arti kehidupan”.

Insya Allah, aamiin YRA.

jalan sehat sambil manasik haji di Bandung

jalan sehat sambil manasik haji di Bandung

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.