Wedangan Kampoeng

Gedung rektorat UNY

Minggu lalu komunitas WSKT Jakarta “nglurug” ke Jogja untuk menikmati acara Gowes Wedangan yang diadakan oleh komunitas sepeda Waskita Jogja Proyek Divisi 1, sebagai tamu kehormnatan adalah komunitas sepeda UNY, turut serta dalam rombongan UNY, beberapa pejabatnya termasuk bapak Rektor UNY. Rute yang semula disepakati melewati Warijo Pakem, mendadak diubah agar acara cepat selesai dan semua peserta bisa mengikuti acara Gowes dengan tidak ada yang naik mobil evakuasi. Tujuan utama gowes, sarapan di Wedangan Kampoeng tetap jadi lokasi regrouping, sedang lokasi menanjak ditiadakan. Warung Wedangan Kampoeng memang lokasi yang menarik untuk sarapan dengan menu model masakan jawa yang sangat lengkap, sehingga tetap dipertahankan.

Lokasi finish juga langsung berubah, atau tepatnya berubah-ubah pas pelaksanaan acara, semuja perubahan untuk menyesuaikan dengan peserta dan kemudahan menyelesaikan acara. Rute gowes yang tadinya hampir 100% melewati jalan utama Jogja Pakem, diubah menjadi melewati jalan “dalam” alias “blusukan”, kelebihan rute baru ini adalah suasana pedesaan dan udara yang sangat terasa segarnya plus lalu lintas kendaraan bermotor yang relatif lebih sepi, sehingga goweser bisa merasa lebih nyaman.

Beberapa peserta yang biasanya naik kendaraan evakuasi, atau diduga akan naik mobil evakuasi, dengan adanya perubahan rute otomatis menjadi naik sepeda semua mulai dari start sampai finish. Tercatat hanya terjadi satu sepeda yang mengalami “trouble” dan harus berhenti untuk diperbaiki sebentar. Komunitas WSKT memang selalu menyediakan mobil evakuasi, termasuk mekanik plus rombongan paramedis dalam setiap kegiatannya, sehingga segala permasalahan tentang kondisi darurat sudah diantisipasi dengan benar.

Start Monjali

Start Monjali

Lokasi start di Monjali sudah penuh peserta ketika waktu sudah menunjukkan pukul 6:00, mereka sudah tidak sabar menunggu pukul 6:30, sehingga rombongan akhirnya diberangkatkan sebelum pagi makin hangat. Dimulai dulu dengan berdoa bersama sebagai kebiasaan dalam bersepeda, kemudian dilanjut dengan sesi foto bersama, akhirnya rombongan mulai bergerak menuju Wedangan Kampoeng.

Berdoa bersama sebelum Gowes

Berdoa bersama sebelum Gowes

Dari Monjali, rombongan berbelok ke kiri (utara) melalui jalan Palagan dan sampai di Rejondani berbelok ke kanan, mulai memasuki rute “blusukan” yang lebih ramah terhadap pengendara sepeda dibanding jalan utama. Untuk menjaga keseimbangan dan kebersamaan rombongan, kecepatan ada di bawah 15 kmj, sehingga beberapa peserta yang terbiasa “ngebut” mulai merasa perjalanan terasa lambat dan kurang “menggigit”. Merekapun mulai merangsek maju dan mendahului pimpinan rombongan. Mereka lupa kalau gowes itu sebaiknya sak madyo bae ūüôā

Satu demi satu, para goweser yang berlebih tenaganya, mulai menyalip dan merekapun dengan cepat sudah sampai ke pos “regrouping” di Wedangan Kampoeng, jakal km 12,5. Inilah tempat sarapan yang asyik, karena menunya yang sangat lengkap dan “relatif” antriannya lebih manusiawi dibanding tempat lain yang sejenis. Tempat duduknya juga sangat bersahabat dengan suasana sejuk menjelang Pakem Kaliurang. Hanya saja kalau sedang musim hujan, lokasi di luar ruangan akan tidak nyaman dipakai, karena masih belum ada pelindung hujannya.

Gowes Wedangan Kampoeng UNY

Gowes Wedangan Kampoeng UNY

Tempat untuk BAK, juga terhitung cukup bersih dengan airnya yang masih terasa dingin segar. Lokasi Wedangan Kampoeng yang bersebelahan dengan sungai membuat masalah air tidak perlu menjadi persoalan. Sesungguhnya inilah lokasi yang sangat cocok untuk acara gowes jarak dekat dan tidak menanjak. Hanya sekitar 12,5 km dari kota, terletak tepat di pinggir jalan Kaliurang (jakal) dan di pinggir sungai, kalau dari kota Jogja, sebelum jembatan km 13.

Rute pulangnya juga tidak kalah menarik, karena sudah tidak perlu digowes dengan tenaga, cukup jaga rem dengan baik, karena hampir 100% kondisi jalan menurun dan perlu fokus pada pengguna jalan yang lain. Begitu bertemu jalan aspal yang menuju ke kiri, langsung semua rombongan goweser berbelok ke kiri dan menempuh rute sejajar jakal, tapi di jalur dalam, artinya relatif lebih nyaman untuk dinikmati, tanpa sering bertemu dengan kendaraan bermotor.

Hanya sekitar 20 menit, semua rombongan sudah sampai di lokasi finish, Universitas Negeri Yogjakarta (UNY). Bapak Rektor UNY berjanji untuk ikut acara semacam ini, jika diadakan lagi di Jogja. Dengan persiapan yang lebih matang, peserta lebih banyak, mungkin akan menjadi event tahunan untuk UNY.

Bravo UNY, sukses goweser WSKT Jakarta.

Gedung rektorat UNY

Gedung rektorat UNY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.