Semangat Rabu rutin

Wanagama pinggir Kali

Setelah aku menulis tentang Kamis Optimis, rasanya harus juga menulis tentang Semangat Rabu rutin yang banyak menginspirasi teman-teman WSKT untuk rajin berGERAK di hari Rabu seusai sholat Subuh. Lain kali aku juga akan menulis tentang Jumat berkah yang nuansanya hampir sama dengan Rabu rutin, hanya beda di waktu pelaksanaan acaranya yang lebih singkat dan lebih padat.

Pagi sebelum subuh seperti biasanya aku bangun dan langsung sedikit senam ringan kemudian menuju kamar mandi untuk melepaskan beban di kandung kemih, sebuah ritual sederhana yang sangat melegakan perasaan dan aura pagi. Lancarnya “upacara” di kamar mandi (bagiku), akan sangat berpangaruh terhadap seluruh hari, meski pada kenyataannya tidak selalu begitu.

Temanku yang jauh lebih tua dari aku, sekitar 10 tahun di atasku, setiap pagi selalu melakukan “upacara” suci tersebut dan bila ketemu denganku, biasanya dibahas serba sedikit tentang makna “upacara” di kamar mandi tersebut. Memang dalam kenyataannya, waktu aku berjalan bersamanya di berbagai tempat, beliau ini selalu berjalan jauh lebih cepat dari aku, padahal aku lebih muda darinya.

Begitu gesit dan berenergi setiap tindakan dan perkataannya dan itulah yang membuatku selalu menaruh respek pedanya. Meskipun kita berbeda agama, tetapi seringkali terjadi persamaan dalam memandang suatu permasalahan. Kubayangkan andai Indonesia seperti aku dan dia dalam memandang suatu permasalahan kok rasanya adem banget, perbedaan agama bukan suatu hal yang harus kita pertajam perbedaannya tapi terus kita gali persamaannya.

ke Masjid sebelum ke GBK

ke Masjid sebelum ke GBK

Seperti juga yang kulakukan di malam ini, Semangat Rabu rutin membuatku dan kawan-kawan bertemu di Gelora Bung Karno (GBK) dalam nuansa yang sama meski dengan modal yang berbeda. Ada teman yang begitu kencang berlari dan ada teman yang belum terbiasa lari dan baru beli sepatu sebelum ikut acara Rabu rutin (malam) di GBK. Temanku yang masih baru dalam olah raga lari, tidak mengeluh sedikitpun ketika sudah berkali-kali memutari GBK, baru berkomentar ketika merasakan nikmatnya Bebek di Satay Senayan.

Stadion GBK

Stadion GBK

Bagiku memang menu di Satay Senayan semuanya favorit, mau pecel, sate, sayur lodeh, bakwan jagung atau apapun, bagiku sangat cocok di lidah. Mungkin lingkungan milenial di sekitarku kurang cocok dengan menuku, tapi mereka tetap bisa menikmatinya, hanya kalau mereka ditawari menu ala milenial bisa dipastikan, mereka akan memilih menu milenial.

Semangat Rabu rutin hari ini telah membawaku bertemu banyak orang, meski ada yang kucari malah baru berkomentar di medsos ketika gambar GBK kuunggah di medsos. Jersey yang sengaja kupakai memang kumaksudkan agar teman komunitas Kagama Lari Untuk Berbagi (KLUB) mengenaliku dan akan kuajak foto bersama, kemudian lanjut dengan unggah di medsos sehingga acara Dies 70 UGM bisa lebih menggema.

Acara UGM International Trail RUN di Wanagama (hutan pendidikan UGM), memang baru kali ini akan kuikuti, tetapi karena bekerja sama denagn Trail RUN Yogyakarta (TRY), maka aku yakin akan sukses seperti yang sering diselenggarakan oleh TRY. Beberapa event sebelumnya yang pernah kuikuti bersama TRY memang tidak sejauh yang akan kuikuti nanti pada tanggal 13 Oktober 2019, tetapi pasti nuansanya akan sama, apalagi aku juga telah mencoba serba sedikit rute 14K di Wanagama. Aku bahkan sempat unggah file check rute di youtube, sekedar untuk pengingatku saat acara sudah selesai, bahawa kitalah yang pertama kali mencoba rute Trail RUN Wanagama.

Wanagama pinggir Kali

Wanagama pinggir Kali

Semangat Rabu rutin telah menginspirasi banyak orang dan membuatku makin yakin bahwa olah raga adalah salah satu pola hidup sehat yang harus selalu kujalankan, seperti nasihat dokter setiap memberi advis pada pasiennya,”… selain obat yang diminum dan saran yang sudah saya berikan, jangan lupa olah raga yang teratur, tanpa itu maka semua yang kuberikan tidak ada efeknya …… ”

Keinginan keluargaku untuk dunia terus tersenyum semoga makin membara dan makin tertular pada seisi dunia. Aamiin YRA. Salam sehat buat semua pembaca cerita ini.

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.