Senyum Ramadhan

masjid babussalam 01

Setiap datang bulan Ramadhan, maka senyum Ramadhan pasti merekah dalam kehidupam sehari-hari kita, apalagi di masa pendemi covid-19 ini, dimana semua orang sedunia disarankan untuk memperkuat imun tubuh masing-masing dengan selalu berpikir positif, dengan tersenyum, dengan olah raga dan segala macam yang berhubungan dengan pola hidup sehat. Inilah tahun yang penuh berkah bagi kita, di tengah segala macam musibah yang muncul ternyata banyak juga berkah yang dapat kita rasakan.

Biasanya setiap bulan Ramadhan tiba, aku selalu mengingatkan semua teman di sekitarku untuk paham mengenai kegiatan berbuka bersama yang sering sesat dan menyesatkan, tapi kali ini semua orang yang berniat berbuka bersama sudah dihimbau untuk menundanya dan semua patuh pada aturan itu. Aku tidak perlu lagi berkoar-koar tentang kewaspadaan untuk mengadakan acara berbuka bersama di komunitas masing-masing. Tentu masih saja ada yang “ngeyel”, bandel untuk tetap nengadakannya, tapi setidaknya tidak secara terang-terangan mengadakannya.

Sholat Jumat juga sudah dihimbau tidak diadakan di masjid, cukup di rumah saja, tetapi masih ada juga yang merasa belum afdol kalau sholat Jumat diadakan di rumah masing-masing dan diganti sholat Dhuhur. Aku sendiri pernah secara tidak sengaja ikut sholat Jumat di kantor, ceritanya waktu itu sudah masuk saat sholat dhuhur dan aku pergi ke masjid di kantor yang sepi dan gelap. Baru saja aku memulai sholat untuk menghormat masjid, tiba-tiba banyak temanku yang masuk ke masjid dan mulai menyalakan lampu dan menghidupkan “AC”, kemudian salah satu dari mereka mengumandangkan adzan.

Begitu selesai adzan, makin banyak yang datang dan semuanya sholat dua rakaat, selesai semua sholat dua rakaat, salah satu driver kita maju sebagai khotib dan hari itu semua jama’ah ikut dalam pelaksanaan sholat Jumat dengan protokol covid-19. Memang pelaksanaan sholat Jumat terasa sangat cepat, karena tidak memakai khotbah yang panjang lebar, hanya menjalankan semua rukun sholat Jumat dan selesai.

masjid babussalam 04

masjid babussalam 04

Peristiwa yang hampir sama terjadi juga di kampungku, saat itu kudengar suara adzan subuh dan aku yang terbiasa wudhu di pancuran rumah memutuskan untuk wudhu di masjid saja, kebetulan saat itu memang air mati di kran tempat aku biasa wudhu. Tidak kudengar suara iqamah dan suara sholat berjamaah di masjid, tetapi ternyata begitu aku sampai di tempat wudhu, kulihat puluhan orang kampung dan beberapa orang yang tidak kukenal sedang jamaah sholat subuh.

Senyum Ramadhan memang bisa muncul dimana saja dan aku saat itu harus tersenyum melihat tetangga-tetanggaku yang sedang khusyu melaksanakan sholat jamaah subuh, berbeda dengan sholat Jumat di kantorku yang tetap sesuai protokol covid-19, maka di masjid kampungku tidak terlihat pelaksanaannya sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

lean on me run 25 26 04 2020

lean on me run 25 26 04 2020

Kebiasanku untuk berolah raga di bulan puasa juga harus kulandasi dengan senyum Ramadhan, aku harus tetap ikut protokol covid-19 dan tidak seperti kebiasanku dulu yang biasa berolah raga dimanapun dan kapanpun, kali ini waktu untuk olah raga kuganti dengan waktu sebelum sahur. Tentu saja pelaksanaan olah ragaku hanya olah raga jalan kaki (tercatatnya “lari”) dan lupakan dulu olah raga sepedaan, yang penting tetap sehat bugar sesuai pola hidup sehat. Bagiku memang olah raga jalan kaki adalah olah raga bagus, murah dan sehat.

Lupakan olah raga yang mengejar prestasi tetapi lebih ke olah raga yang menjaga kebugaran tubuh, tidur cukup dan makan makanan sehat, jauhi gorengan, dan makanan olahan lain yang bukan direbus. Olah raga aerobik fokusnya dan olah raga anaerobik tidak jadi pilihan bagiku.

masjid babussalam 01

masjid babussalam 01

Semoga senyum Ramadhan memang tulus mekar dalam senyumku, seperti rumus senyum ikhlas, 2 cm bibir ditarik ke kiri dan 2 cm bibir ditarik ke kanan.

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.