Indonesia bermasker

Indonesia bermasker Yuk

Meskipun masih banyak orang yang bandel dengan tetap tidak mau memakai masker, tapi secara rutin komunitasku sudah hampir semua bermasker dan lebih suka #dirumahaja, tentu dengan alasan yang berbeda-beda. Kaum rebahan mungkin akan terpuaskan (?) dengan adanya pandemi Corona, tapi kaum pecinta olah raga tentu lebih suka memakai masker untuk tetap dapat berolah raga, dengan tetap menjaga jarak aman. Jadi sudah tepatlah kalau ada yang menuliskan tagar Indonesia bermasker di kicauan mereka masing-masing.

Pagi ini aku sempat melihat tayangan NeTV tentang olah raga, salah satunya adalah dari seorang dokter, aku lebih tertarik dengan ucapan dokter itu membahas tentang batas-batas olah raga agar tetap sehat dan meningkatkan imunitas tubuhnya di masa pandemi ini. Komentarnya sangat sederhana dan ternyata host acara (Dedy Corbuzier) dan bintang tamunya baru saja mengenal apa yang diomongkan sang dokter, padahal komentar pak dokter termasuk umum dan sangat mendasar.

Biasanya orang lebih memilih monitor heart rate (HR) untuk mengetahui mode pelatihan yang dilakukannya, bila HR sudah mendekati Zona 4-5 (zona merah), maka itu sebagai pertanda hati-hati, karena sudah mulai ada di zona latihan berat. Nah pak dokter kita ini bilang begiti,”latihan sedang itu ditandai dengan kita tetap bisa ngobrol tidak bisa nyanyi, kalau sudah tidak bisa ngobrol apalagi bernyanyi, berarti sudah masuk latihan berat. Waktunya juga cukup setengah jam sampai sejam saja”.

Aku memang tidak ingat nama dokternya, tapi aku merasa apa yang disampakan pak dokter cocok banget dengan pola latihanku pada bulan-bulan terakhir ini. Waktunya sekitar sejam dan tetap bisa ngobrol selama berolah raga, berbeda dengan latihanku pada tahun lalu, yang sampai-sampai seorang teman merasa ngeri dengan warna merah di beberapa latihanku.

Indonesia bermasker

Indonesia bermasker

Apalagi dalam kondisi bermasker ini, makin tinggi HR, maka makin pengaplah muka ini, yang sering terjadi biasanya aku menurunkan sedikit maskerku untuk menghirup udara segar dan akupun bisa bernafas lebih lega. Tentu saja waktu masker sedikit turun, sudah kupastikan tetap jaga jarak aman dan memang selama ini aku paling takut kalau berpapasan dengan orang lain saat berolah raga di jalan umum.

energi PARE

energi PARE

Dokter juga memberi nasihat agar kita memperoleh nilai-nilai positip dari Corona dengan bercerita tentang perlunya asupan agar olah raga tetap lancar dilakukan dengan sumber asupan yang cukup, baik jumlah dan jenis asupan sebaiknya seimbang dan memadai. Aku cuma nyengir ketika membahas masalah sumber energi untuk berolah raga, pagi ini sumber energiku memang menu kesayanganku, sayur PARE dan sebutir telor (rebus). Energi pare terasa cukup memadai untuk olah raga 5K, tanpa “mampir” minum dan tidak menyentuh zona merah, bisa ngobrol dan bisa bernyanyi-nyanyi sepanjang memungkinkan, biar tidak dikira orgil 🙂

Indonesia bermasker sudah jadi taglineku sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan, kalau semula aku agak ragu memakainya, tapi melihat bandelnya banyak orang yang ditayangkan di media sosmed, aku jadi tergerak untuk ikut memasyarakatkan istilah ini. Dengan makin banyak yanbg patuh pada aturan PSBB, tagar tunda mudik akan berganti menjadi cepat mudik, akan makin cepat pula masa PSBB ini berlalu, kita bisa mudik (pulang kampung) dengan nyaman tanpa harus isolasi diri dsb yang membuatku gamang untuk mudik.

Jakarta berGERAK

Jakarta berGERAK

Alhamdulillah di masa pandemi ini aku mulai bisa latihan lagi, latihan negatif split yang selalu gagal di masa lalu, tinggal latihan untuk cadence drill yang masih jadi impianku. Dimulai dari jalan dan pelan-pelan tambah lari, akhirnya nanti akan bisa lari dengan cara yang sesuai basic rule, tidak perlu berusaha terlalu keras, cukup yang sedang-sedang saja. Tetap santuy bro, selamat memakai masker agar tagar Indonesdia bermasker makin membahana.

Indonesia bermasker Yuk

Indonesia bermasker Yuk

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.