Tanah suci Mekah

silaturahmi-ke-dubai

Awalnya diajak teman ke tanah suci Mekah dan tidak bisa ikut karena perlu ijin untuk pergi ke LN, ternyata ijin begitu mudah didapat dan tetap masih belum bisa ikut karena ada janji dengan ibu negara untuk barengan kalau ke tanah suci. Akhirnya dengan pasang muka tembok bilang sama teman kalau terpaksa tidak bisa ikut karena sudah janji dengan ibu negara dan tidak berani mengingkari janji yang sudah dibuat. Meski sebenarnya janji itu hanya janji pada diri sendiri dan bukan pada ibu negara secara langsung. Aku khawatir karena tentu janji ini akan ikut meberatkan beban bagi temanku, baik masalah akomodasi maupun transportasi.

Temanku rupanya tidak terpengaruh dengan alasanku dan tetap mengajakku lengkap dengan ibu negaraku, kebetulan pula eksekusinya pas di bulan kelahiran ibu negara, sehingga ketika akhirnya berangkat untuk pertama kali melihat Ka’bah, sekalian memperingati milad ibu negara, sungguh peristiwa menjadi sangat berkesan bagiku dan bagi ibu negara cungkuk. Perasaan takjub dan berjuta rasa yang tak terlukiskan muncul ketika akhirnya bisa melihat Ka’bah dengan mata kepala sendiri, merasakan segarnya air zam zam di tanah haram untuk yang pertama kalinya.

mampir Dubai

Kejadian yang tidak sama tapi suasana mirip adalah ketika aku kembali menjenguk tanah suci dalam rangkaian ibadah haji bersama ustadz kesayangan dan teman teater ibu negara jaman “lautan jilbab” dulu. Beberapa bulan sebelum bulan keberangkatan ibadah haji, aku mendapat tawaran untuk ikut rombongan ibadah haji dari Bandung dan aku menerima tawaran itu. Ternyata aku akhirnya berangkat ke tanah suci lagi, bukan hanya haji kecil (umroh) tapi ibadah haji beneran.

Ustadz Wijayanto dan bu Yeni
Ustadz Wijayanto dan bu Yeni

Aku sendiri sebenarnya sudah mendaftar ibadah haji, tetapi antrian untuk berangkat masih lama, sehingga ketika aku ternyata dapat berangkat ibadah haji, semuanya terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Apalagi tawaran ajakan ibadah haji itu kuterima ketika kita berdua sedang asyik gowes di Solo. Semuanya serba kebetulan dan lancar, demikian juga ketika mengikuti acara manasik haji di Jakarta maupun Bandung, semuanya serba mudah dan berkesan.

Regu 3 bis 1 Khalifah Tour
Regu 3 bis 1 Khalifah Tour

Memakai hotel kecil yang lumayan jauh dari Ka’bah ternyata malah menimbulkan rasa persaudaraan yang dekat, kita membuat tempat sholat sendiri, mendirikan sholat lima waktu di lantai sendiri bersama jamaah haji dari Bandung, begitu juga ketika makan bersama (prasmanan) dengan selera nusantara ala Bandung yang bervariasi. Baru terasa berbeda ketika kita keluar dari hotel, cuaca yang sangat jauh berbeda dengan suasa Indonesia segera menyergap kita.

belajar naik haji

Jadi ingat klembali pertama kali ke tanah suci Mekah di bulan Januari, kita sholat subuh di samping Ka’bah dalam suhu 16-17 derajad, sehingga terasa Indonesia banget. Semuanya serba menyenangkan dan familiar, karena biarpun tidak bisa bahasa arab ternyata semua yang kita jumpai faham bahasa Indonesia dan uang rupiah kita laku disini, tanpa harus ke “money changer” (persis ketika kita ke Pilipina).

Ketika kita akhirnya naik haji dan kembali pergi ke tanah suci MEkah dalam ibadah haji terbanyak pesertanya, cuaca benar-benar ekstrem panasnya, lebih menantang lagi ketika AC di tenda kita rusak, panasnya makin terasa membakar kulit. Minuman dingin di lemari es, justru makin membuat cepat kehausan, suasana terasa mencekam karena ada “kabar burung” tentang tetangga tenda yang “mendahului” disebabkan cuaca yang ekstrem kala itu.

Sungguh banyak pengalaman di tanah suci Mekah yang sulit dilupakan dan jadi bahan cerita sepulang naik haji, kadang pengalaman itu terasa tidak masuk di akal kita, tapi dipercaya terjadi. Aku sering membaca ataupun mendengar langsung dari sumber berita dan saat itu akulah yang jadi sumber beritanya.

Tahun 2021 ini ibadah haji hasil mundurnya pelaksanaan jadwal ibadah haji 2020 masih menjadi pertanyaan bagaimana pelaksanaannya, namun meski belum jelas betul beritanya, tetapi semua jamaah ibadah haji sudah mempersiapkan banyak hal, termasuk perlunya jamaah ibadah haji menjalani suntik vaksin covid19 yang mulai dilaksanakan beberapa hari ini dan yang paling penting juga persiapan semangat kalau ternyata ibadah haji harus diundur lagi tahun depan, tahun 2022.

Tanah suci Mekah memang tanah impian kita, begitu banyakjnya yang mengimpikannya, semoga semua impian itu tercapai sebagai kewajiban yang harus ditunaikan. Anak lanangku sebenarnya kurang mendukungku untuk kembali naik haji, tetapi proses mundur dari ibadah haji juga tidak semudah batal pesan makan di warung, banyak hal harus dilakkan dan beberapa ketentuan yang perlu dijalani membuatku memilih tetap naik haji regular ini.

tahun 2012 sempat silaturahmi ke Bin Laden

Semoga berkah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.