Status peduli lindungi


Akan berantakan kalau bukan dokter cerita tentang Status peduli lindungi, yang dokter sendiri bisa berbeda pendapat apalagi non dokter yang bercerita, tapi bagaimana lagi kalau aku banyak ditanya tentang status peduli lindungi yang bisa cepat berganti menjadi tidak hitam. Padahal yang terjadi mungkin tida seperti yang mereka perkirakan, tetapi kayaknya kalau tidak kujawab juga nanti aku malah dianggap menyembunyikan fakta, maka akhirnya kujawab pertanyaan teman-temanku yang peduli pada sapaan corona padaku.

Diawali dengan kata mungkin, karena aku sendiri memang tidak tahu dengan pasti kejadiannya, jadi kita anggap saja ketika aku periksa ke laboratorium untuk swab PCR, sebenarnya aku sudah dalan proses sembuh dari corona, akibatnya hanya beberapa hari aku sudah terlihat segar dan sehat seperti tidak kena suatu apa. Batukku juga sudah mulai hilang dan aku tetap berolah raga seperti biasa.

status peduli lindungi hitam

Semua kegiatanku berlangsung seperti biasa, bahkan ketika aku harus hadir pada suatu acara, semua yang hadir dalam acara itu hanya melihat status swab PCRku yang hijau dan memperilahkan aku datang di acara itu. Teman-teman yang dahulu kontak denganku secara langsung juga sudah test swab juga dan hasilnya negatif, sehingga banyak temanku yang menganggap aku terlalu cepat sembuhnya dan sebagian dari mereka lengsung kontak ke aku untuk bertanya seputar status peduli lindungi yang begitu cepat berubah.

PCR 19 Pebruari 2022

Aku sampai risi sendiri dan akhirnya aku test PCR lagi untuk meyakinkan diriku bahwa aku memang sudah terbebas dari status positif corona. Akhirnya aku harus ke laboratorium lagi untuk kembali test swab PCR, alhamdulillah hasilnya negatif dan status peduli lindungi sudah normal kembali, setelah sempat hitam terus sampai beberapa hari.

status peduli lindungi kembali normal

Pengumuman yang terakhir kudengar memang cukup satu kali swab PCR, maka status peduli lindungi akan normal , ternyata sampai beberapa hari status peduli lindungi di ponselku tetap hitam, alhamdulillah sekarang semua sudah beres.

Kesimpulanku kita-kira begini :

  1. Pas aku terkena corona, aku tidak segera memeriksakan diri, padahal saat itu aku (mungkin) sudah diserang oleh virus corona dan antibodiku sudah mulai bekerja (badanku terasa panas)
  2. Saat panas sudah turun dan badan mulai membaik, aku swab PCR dan positif terkena corona
  3. Dua hari kemudian aku benar-benar sudah sembuh, sehingga ketika ditest swab PCR lagi sudah negatif
  4. Aku melanjutkan isoman tapi tetap berolah raga karena orang2 yang kontak denganku terbukti juga negatif corona
  5. Status peduli lindungi tetap hitam sampai beberapa hari
  6. Kuputuskan untuk test swab PCR lagi dan aku terbukti negatif corona, artinya dua kali swab PCR dan status peduli lindungi baru bisa berubah menjadi normal

Ini sebenarnya bukan kesimpulanku, tapi data dari hasil pemantauanku saja. Semoga yang bertanya padaku tentang status peduli lindungi dapat memahaminya, karena aku bukan ahli virus dan aku bukan dokter 🙂

3 komentar

  • Ping-balik: KARMA PIT | Runner dan Goweser kota

  • Sepertinya memang varian sekarang sudah berbeda di banding tahun lalu ya pak. Beberapa hari lalu ada anggota keluarga saya ada yang positif, kondisinya hanya demam dan dalam seminggu sudah negatif. Sedangkan tahun lalu saya dan beberapa anggota keluarga lainnya positif kondisinya lebih buruk dan rasanya saya dan keluarga bisa pingsan sewaktu-waktu. Sepintas tampaknya sangat berbeda dengan kondisi positif sekarang. Semoga ini artinya memang Covid sekarang sudah benar-benar melunak. Salam sehat ya pak & salam kenal (saya tiba ke blog ini setelah googling tentang komunitas blogger)

    Disukai oleh 1 orang

    • Salam sehat mas @Iqbal

      Benar, kalau menurut para ahli vaksin dan booster membuat antibodi lebih kuat dan kita jadi lebih merasa biasa-biasa saja ketika diserang oleh virus corona ini.

      Terima kasih sudah memberi masukan buat saya dan teman pembaca yang lain.

      Salam sehat

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.