Rekreasi Murah vs Rekreasi Mahal


Mencari tempat rekreasi yang murah meriah memang gampang-gampang susah. Bagi kita mungkin tidak terlalu susah, tetapi bagi keluarga kita bisa jadi masalah.

Sebenarnya semua tempat di sekeliling kita, bisa kita jadikan tempat untuk rekreasi. Kebetulan keluargaku suka dengan model rekreasiku.

bola basketpun jadi

bola basketpun jadi

Misalnya, aku suka jalan-jalan sehabis subuh sambil bercerita pada anak-anakku, bahwa kita jalan di pagi-pagi ini karena sedang mencoba mencari sarang naga.

Jalan aspal yang kita lewati ataupun jalan setapak yang kita lewati bsia kita ubah menjadi jalan yang penuh dengan rintangan api, terkaman harimau bersayap atau binatang-binatang aneh yang kita ciptakan dengan imajinasi kita.

Jalan berlobang bisa kita anggap sebagai hasil dari cakaran kuku naga.

Kitapun kadang-kadanag merapal ajian untuk membuat lobang pada jalan [yang memang sudah berlobang]. Semua itu kita lakukan dalam batas imajinasi kita [yang sebenarnya tidak terbatas].

Kadang kita ketemu dengan alat berat, kitapun anggap dia sebagai monster yang tak terkalahkan, tapi akhirnya bisa kita jadikan dia patung tak bergerak [memang aslinya alat beratnya sedang ditinggal operatornya]

Kegiatan outbond memang sangat menarik bagiku dan bagi anak-anakku. Salah satu pengalaman outbond dengan pegawai baru kutulis disini

Aku juga suka sepedaan, murah meriah dan sehat. Beberapa kegiatan bersepeda kutulis disini dan disini.

Rekreasi murah?
Belum tentu kalah dengan rekreasi yang mahal-mahal.

Yang penting bagaimana sikap kita saat menjalani rekreasi itu. Rekreasi di belakang rumah juga bisa menjadi lebih bermakna dibanding rekreasi ke Amerika sekalipun.

Lilo yang selalu penuh semangat

Lilo yang selalu penuh semangat

+++

artikel terkait : sepedaan CiVeng, kolaborasi lukisan abstrak, capek untuk bahagia? kenapa tidak?

8 komentar

Tinggalkan Balasan ke assasincreed Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.