Ingat GusDur, lupakan yang lain

Kharisma Gus Dur sangat terlihat di penghujung tahun ini. Hampir semua media memberitakan tentang Gus Dur dan seolah semua lupa bahwa sebelum itu semua media masa sedang demam kasus Century ataupun buku “sampah” mas George.
“Tanggal 31 Desember, aku akan balik kesini”, begitu kata temanku ketika menceritakan kehebatan kata-kata GusDur, “…dan benar-benar dia balik meskipun dalam wujud yang lain”, begitu lanjut temanku.
“Presiden yang punya wawasan demokrasi terbuka, tak peduli bahwa akhirnya demokrasi itulah yang kemudian melengserkan dia”
“Gus Dur adalah seorang pelawak yang serius, humoris tingkat tinggi yang fasih bergurau meskipun dengan bahasa asing”
“Sebanyak itu musuhnya, yang terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi, sebanyak itu pulalah kawannya”
“Ini memang tokoh kontroversial yang susah didukung tetapi tidak bisa dilawan”
“Guru Bangsa yang tak pernah lekang oleh waktu”
Andai kita tulis tentang GusDur, maka kita bisa pusing sendiri membacanya. Meskipun semua mengakui kecerdasan GusDur, mengakui kepiawaian Gus Dur, tetapi banyak yang kurang bisa menerima setiap kali Gus Dur menyampaikan suatu pernyataan.
Mungkin sampai sekarangpun masih banyak yang belum mau menerima gagasan Gus Dur agar ucapan Assalamu’alaikum diganti dengan selamat pagi atau selamat siang.
Tetapi memang begitulah Gus Dur. Banyak yang sering menangkap apa yang tersurat dan bukan apa yang tersirat. Celakanya, Gus Dur memang jarang mau bicara yang tersirat. Ucapan-ucapan Gus Dur adalah ucapan yang sarat makna tetapi mudah dibelokan. Itu yang kemudian membuat lidah Gus Dur jadi bahan plesetan yang empuk dari musuh-musuhnya.
Gus Dur selalu menjadi Gus Dur dimanapun dia berada. Dia tidak ingin diwarnai, dia tak mau mewarnai, tetapi dia telah memberi warna pada siapapun yang dekat dengan dirinya.
Jadi kalau saat ini semua berita didominir oleh cerita tentang Gus Dur, marilahkita sikapi sebagai bentuk pewarnaan terakhir dari Gus Dur. Lupakan semua kasus KPK, Cicak-Buaya ataupun buku Gurita Cikeas, kita simak nostalgia tentang Gus Dur.
Selamat jalan Gus…
+++
sumber gambar Koran Tempo, 1 Nopember 2009 dan Republika, tanggal 2 Jan 2010
artikel terkait : Jangan Takut Bersama Gus Dur, Selamat Jalan GusDur


innalillahi wa inna ilaihi roji’un, selamat jalan Gus
SukaSuka
salam
selamat jalan dan kitapun harus siap-siap, karena kita tidak tahu kapan kita menyusul Gus Dur
SukaSuka
Innalillahi Wainnailaihi Roji’un
selamat jalan Romo KH.ABDURROMAN WAHID,
Semoga amal ibadah Romo di terima oleh sang kholiq,dan smoga kelalaian yang membuat dosa di ampuni oleh Allah SWT.
SukaSuka
amin
makasih komentar dan doanya
salam
SukaSuka
Ayoo Download “membongkar-gurita-cikeas” full-version pdf
http://cikeas.notlong.com/
apakah agan masih mengikuti berita tentang membongkar gurita cikeas dan inging membeli bukunya tapi kehabisan ?? disini ane mo share tempat downloadnya gan (!)
http://cikeas.notlong.com/
SukaSuka
untuk yang mau donlot, silahkan dilihat keamanan file yang mau didonlot, siapa tahu ada yang kesusupan virus
semoga saja tidak
amin.
salam
SukaSuka
▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■
★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★
[video] penampakan kuntilanak di termehek 13 Des 2009
http://kuntil.notlong.com/
serem gan!
★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★
■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓
SukaSuka
karena serem aku jadi takut ngeklik
salam
SukaSuka
Ping-balik: Pondok Cinta (YoGyA) | Mau Buku Gurita Cikeas?
hahahaha….kok sampai jadi nyandu begitu ya?
tapi bener kok
sekali kenal terus pingin nambah terus…
salam
SukaSuka
Setuju Mas….
Saya pribadi memang agak addicted jika bicara ttg beliau…Selamat Jalan Gus….
Sekedar sebuah sharing pengalaman…
http://damianus-gading.blogspot.com/2009/12/bagiku-engkau-tidak-akan-pernah-mati.html
Terima kasih Mas…
SukaSuka
Lajutkan Guis!!!
Gitu aja kok repot.. he
SukaSuka
hehehe….
cocok..cocok…!:-)
salam
SukaSuka