Mekominfo membuat Blunder?
Hujatan terhadap Menkominfo sudah mewabah kemana-mana. Alasan perseteruan antara RIM dan Menkominfo yang mengemuka adalah masalah pemakaian BB untuk akses situs prono. Para pengguna BB-pun sebagian besar mencak-mencak bak kebakaran jenggot.
“Dasar menteri gak tahu teknologi, asal njeplak saja !”
“…atas dasar apa ya muncul kesimpulan pemakai BB suka melakukan akses ke situs porno?”
Untungnya masih banyak yang berpikir jernih dan mulai mencari tahu apa sebenarnya yang diperseterukan oleh Menkominfo dengan RIM. Berita koran hari Selasa, 11 Januari 2011 bahkan terbaca RIM sudah mengakomodasi keinginan Menkominfo. Selesailah sudah masalahnya.
Para pengguna BB akan tetap dapat menikmati layanan BIS BB seperti biasa, bahkan bisa jadi lebih murah dibanding tarif yang dulu, karena server BB akan dipasang juga di Indonesia, sehingga tidak perlu lagi biaya akses ke Kanada sebagai kandangnya BB.
Ditengarai akses BB akan makin cepat dibanding saat server berada di Kanada. Devisa bisa dihemat dan bisnis akan berjalan dengan lebih lancar.
Sayang memang akar masalah ini tidak pernah dijelaskan pada para pengguna BB, sehingga yang muncul adalah resistensi para pengguna BB terhadap ancaman Menkominfo pada RIM.
Untuk para pengguna BB, anda boleh tersenyum sekarang. Meski begitu ini adalah sebuah pelajaran yang baik bagi pengguna BB. Kita adalah tuan dari BB dan bukan budak BB, jadi apapaun yang terjadi pada BB kita tak perlu terlalu risau memikirkannya.
Tidak ada BB, masih ada android ataupun Symbian.
Salam sehati.


setiap kebijakan publik tentu selalu melahirkan respon.. bagaimana pun hasilnya, kali ini negara jangan sampai dirugikan.
SukaSuka
Insya Allah
amin
salam sehati
SukaSuka
Salam
Mas Aksha…
Senang dengan komentarnya.
Kapan “aku” dimasukkan majalah lagi mas?
(memangnya masih muat? kan sudah gendut?)
Hehehe…
Salam sehati
SukaSuka
Hari ini tiffie ketemu pihak RIM, dan mari kita lihat apa yang akan terjadi..
Salam hangat.
SukaSuka
Setuju bahwa media sering menutup fakta yang sesungguhnya dan memblow up yang kira-kira bakal rame. Slogan “a bad news is good news” masih jadi patokan.
Apalagi kalau yang ngomong Pak Tif, banyak yang apriori duluan. Ingat berita beliau salaman dengan Michele Obama? Masak gini aja diangkat jadi berita.
BB juga banyak dipegang anak-anak ABG gedongan yang permisif. Akses ke situs porno jadi mungkin saja. Dalam hal ini janganlah kita pake hitung2an kuantitatif. Apalagi jika diprosentase dngan jumlah penduduk Indoesia. Perilaku pornografi itu daya rusaknya sangat besar, menurut penelitian dia bisa merusak otak melebihi apa yang diakibatkan oleh miras.
SukaSuka
Howdy, MY PARTNER AND I realize everyone, in case you come to Romania you then have a beer by my family: ) Many thanks!
SukaSuka
Saya rasa media informasi yang memberikan info yang setengah2 dgn hanya memunculkan isu porno saja, tidak memberikan info lengkap ttg perseteruannya..
SukaSuka
Bener deh,
peran media memang sangat dominan disini
kalau media menyiarakn berita yang sudah dipelintir ya begini ini jadinya
yang substansial tidak disampaikan yang disampaikan yang kira-kira bisa bikin heboh media
salam sehati
SukaSuka
@mas eko:
artikel bagus. 🙂
@mas smials n choirul
tetapi sebelum menyalahkan Media, seharusnya Menteri tidak bermain2 dengan Twitter atas nama pribadinya (bukan atas nama Kemenkoinfo).
kalau pun ingin membuat statement via jejaring sosial, sebaiknya menteri mengajak seorang PR dulu. jadi Media gak akan mengutik statement yg pada akhirnya pak Tif ucapkan: ‘di poin2 awal kan sudah tersirat tentang pajak’. ckckck. seorang menteri, mengumumkan sesuatu secara ‘tersirat’?
dan hari ini, beliau mengatakan bahwa akun Twitternya diakses oleh sebuah tim? wah wah.
dan hari ini juga: @detikinet Menkominfo: Saya Tidak Minta Pajak Kepada RIM http://de.tk/CKWCm
maaf: Menkoplinplan.
—-
kembali ke artikel mas eshape, ya kita harus jadi tuan gadget yg kita miliki.
menunggu artikel2 selanjutnya.
wassalamualaikum,
SukaSuka
good info
purwati
http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
http://purwati-ningyogya.blogspot.com
http://purwatining.multiply.com
SukaSuka
Makasih komentarnya mbak Purwati
Salam sehati
SukaSuka