Kehamilan ke tiga

Lilo di Candi Sambisari

Aku sudah menulis tentang kehamilan pertama dan kehamilan ke dua, rasanya tidak elok kalau aku tidak menulis tentang Kehamilan ke tiga. Inilah kehamilan yang paling penuh dengan cerita, maklum aku sudah tinggal di Medan dan sudah makin banyak mempunyai saudara di rantau. Kalau dulu hanya dua orang tua, baik kandung maupun mertua, yang bisa hadir, maka untuk kehamilan ke tiga ini lebih banyak saudara yang bisa hadir.

Lilo Gowes sepeda onthel

Lilo Gowes sepeda onthel

Anak ke tigaku nama panggilannya Lilo, lahir tanggal 17 juni 2000 atau tahun Naga kalau menurut teman kita etnis Tionghoa. Kebetulan di Medan aku sering dikira etnis mereka, padahal kalau aku berkaca, tidak ada satupun dari diriku yang mirip mereka, tapi itulah kejadiannya. Aku banyak berteman dengan mereka, baik di Aceh maupun di Medan. Mereka semuanya baik-baik dan tidak seperti yang sering digambarkan ketika berbicara tentang etnis ini.

Di tahun Naga, ternyata masyarakat Medan sangat mendambakan mempunyai putra di tahun ini, sehingga mereka berusaha dengan segala cara agar mempunyai keturunan pada tahun 2000, atau tahun Naga buat mereka. Dokter kandungan kelarisan pasien pada tahun Naga, terutama dokter kandungan yang terkenal atau yang ramah pada pasien.

Waktu itu di Medan, rumah sakit internasional terbaik adalah Rumah Sakit Gleneagles Jl. Listrik No. 6. Itulah rumah sakit yang ketika kita masuk suasananya serasa bukan di rumah sakit. Bahkan ada teman-temanku ketika diajak menengok kawannya yang sedang sakit, dikiranya kawannya sedang main ke Medan dan nginap di Hotel Gleneagles Jl. Listrik No. 6.

Inilah rumah sakit yang paling bersih, tertata rapi dan sangat ramah perawatnya. Istrikupun langsung setuju ketika kuajak untuk menjalani pemeriksaan rutin kehamilannya di rumah sakit ini. Masalahnya biaya di rumah sakit ini cukup mahal, sehingga tidak cocok dengan kedudukanku di kantor. Bila ingin tetap dirawat di rumah sakit ini, maka aku harus membayar sendiri selisih biaya antara harga di rumah sakit ini dan jatah biaya rumah sakitku.

Akupun dengan mantap tetap memilih rumah sakit Gleneagles sebagai tempat istriku melahirkan anak ke tiga. Semua proses dijalani seperti biasa dan akhirnya pihak kantor juga mendukung keputusanku dan aku tidak perlu membayar selisih biaya yang harusnya menjadi kewajibanku.

Bila di kehamilan pertama istriku rajin jalan kaki setiap subuh dan kemudian makin jarang jalan kaki menjelang persalinan anak ke dua atau di kehamilan ke duanya, maka di kehamilan ke tiga ini, istriku makin jarang jalan kaki pagi. Akibatnya sampai setengah hari, Lilo tidak juga keluar dari rahim istriku. Akhirnya istriku menyerah karena kelelahan dan dokter memutuskan untuk memakai vacuum untuk mengeluarkan batyi dari rahim istriku.

“Gimana mas Eko, apa tidak keberatan kalau divacuum saja?”

Aku tidak menjawab, aku hanya menganggukkan kepala, karena aku memang tidak paham dengan kelahiran model ini.Ketika akhirnya sang jabang bayi keluar dari rahim istriku, baru aku tahu kenapa dokter perlu ijin dariku untuk memakai alat vacuum ini. Kepala Lilo jadi memanjang ke atas karena penggunaan alat itu. Alhamdulillah, setelah beberapa hari atau bulan, Lilo kembali normal.

Dengan berat 4,1 kg, maka Lilo adalah bayi terberat dalam keluargaku. Luluk dan Haslita tidak sampai 4 kg, mereka hanya sekitar 3,7 kg, seperti bayi normal lainnya. Kamipun menyebut Lilo sebagai raksasa kecil yang ganteng.

Menjelang Dhuhur, Lilo akhirnya muncul di dunia yang indah ini. Tangisan yang sangat keras menyertai proses pembersihan badan Lilo oleh perawat. Semua adegan persalinan, mulai berangkat dari rumah sampai kelahiran Lilo kurekam dan kubakar di sebuah CD dengan kualitas DVD. Sayang DVD itu sekarang entah kemana.

Lilo lahir tanggal 17 Juni 2000. Dipilih tanggal itu karena dokternya kelarisan pasien dan hanya bisa di tanggal itu menjaga istriku. Tanggal yang lain sudah dipesan oleh Sarah Azhari yang sengaja terbang ke Medan untuk melahirkan anaknya dan oleh pasien lain yang mendambakan bisa ditangani oleh dokter itu.

Saat perkenalan dengan dokter itu, istriku tidak mau memperkenalkan diri bahwa kita punya banyak saudara yang berprofesi dokter. Setelah beberapa bulan kemudian baru istriku bercerita pada pak Dokter, karena pak dokter kebetulan main ke rumah saudaraku.

“Wah tahu begini, dulu tidak usah bayar bu. Keluarga dokter ini sangat luar biasa”, kata pak dokter yang langsung dijawab oleh istriku.

“Justru karena itu, maka kita tidak mau cerita pada dokter” dan kitapun tertawa bersama.

Lilo alias Muhammad Lilo al Fadil

Lilo alias Muhammad Lilo al Fadil

Proses mencari nama anak ke tiga ini terinspirasi dari hobiku yang main LINUX. Setiap menghidupkan komputer, maka yang muncul pertama kali adalah tulisan LILO (Linux Loader) dan itulah nama anak ke tigaku.

Tentu menjelaskan dunia komputer ber_OS LINUX pada istriku akan memakan waktu panjang, karena LINUX sendiri bukan OS yang sangat terkenal dan dikenal masyarakat pengguna komputer. Akhirnya kusampaikan pada sitriku bahwa LILO adalah bahasa Jawa yang artinya IKHLAS/RELA.

Nama lengkap Lilo adalah Muhammad Lilo Al Fadil, artinya pengikut Muhammad yang MULIA dan berhati Ikhlas. Doa ini kelihatannya memang sesuai dengan kenyataan Lilo saat ini yang selalu baik hati, berbudi mulia dan selalu taat melakukan perintah Allah swt. Lilo bisa menangis ketika melihat seekor monyet dirantai dan disiksa oleh majikannya.

Wajahnya sembab ketika suatu saat kita naik mobil dan terjebak dalam kemacetan. Di pinggir jalan ada seekor monyet yang berjalan kesana-kemari di bawah cuaca yang panas terik. Dia adalah monyet yang sedang melakukan pertunjukan topeng monyet dan pemiliknya memaksa sang monyet untuk terus berjalan kesan-kemari sedangkan dia berlindung di bawah payung. Bila si monyet mau berteduh di bawah payung, maka pemiliknya langsung memaksanya untuk tetap berjalan hilir mudik.

Untung akhirnya Jokowi melarang pertunjukan topeng monyet yang lebih banyak unsur penyiksaan binatang dibanding hiburannya. Semoga sang majikan mendapat pekerjaan yang lebih mulia dan lebih sukses. Amin.

Semoga Lilo kelak menjadi insan yang lebih mulia dan lebih berguna bagi nusa bangsa, agama dan bagi dia sendiri termasuk keluarganya. Amin.

Lilo di Candi Sambisari

Lilo di Candi Sambisari

+++

Rumah Sakit Gleneagles pada tahun 2007 sudah diambil alih oleh Columbia Asia Health Services Group, berdasar berita di tautan ini.

Columbia Asia Health Services Group

Columbia Asia Health Services Group

+++

Kehamilan Pertama
Kehamilan ke dua

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s