Cleat MTB lebih nyaman dibanding cleat RB

Adidas Ungu

Sebelum berangkat ke Lombok, seorang teman bertanya padaku tentang bedanya memakai sepatu cleat MTB (Mountain Bike) dan cleat RB (Road Bike). Benarkah Cleat MTB lebih nyaman dibanding cleat RB ? Jawaban pertanyaan ini bisa bermacam-macam, tapi karena kutahu temanku masih pemula dan bukan atlit, maka aku langsung saja memberi vonis bahwa cleat MTB lebih nyaman dibanding cleat RB.

“Memang sudah beli atau baru akan beli?”, kataku sebelum menjawab pertanyaannya.

“Kalau sudah beli apa jawabannya ?”, tanya temanku

“Kalau sudah beli ya tinggal dipakai saja, kalau belum beli baru aku mau jawab”

“Kata bengkelku lebih baik memakai sepatu cleat RB karena aku kan memakai sepeda RB”, kawanku rupanya masih penasaran dengan pernyataanku.

Shimano-SH-CT80

Shimano-SH-CT80

Memang bagi seorang atlit, sepatu RB lebih ringan dipakai dibanding MTB yang lebih berat, sehingga sepatu cleat RB selalu menjadi pilihan utama. Apalagi para goweser RB jarang menuntun sepedanya untuk mampir di tempat-tempat tertentu, ngobrol-ngobrol dulu, sambil minum dawet. Biasanya hanya pengendara MTB yang suka mampir-mampir, berselfieria atau sekedar menikmati suasana alam sambil menuntun sepedanya.

Sepatu cleat MTB yang lebih mudah dilepas dan lebih nyaman dipakai untuk jalan-jalan, tentu menjadi pilihan pengendara RB yang mempunyai karakter sama dengan pengendara MTB, suka turun dari sepedanya untuk berjalan-jalan. Beberapa teman yang terlanjur membeli cleat RB, setelah merasakan nikmatnya cleat MTB biasanya punya tekad untuk suatu saat membeli cleat MTB, jika sepatu cleat RB-nya rusak.

Meski begitu, bagi yang sudah terlanjur gemar sepatu yang lebih ringan, ada juga yang tetap konsisten memakai sepatu cleat RB, meskipun mereka tahu kelebihan cleat MTB. Kelebihan yang dirasakan saat mereka memakai cleat RB masih terasa lebih nyaman. Kayuhan yang lebih bertenaga, bobot yang lebih ringan sudah lebih dari cukup untuk menentukan pilihan pada cleat RB.

Pertama kali aku membeli sepatu cleat, memang aku membeli model cleat RB, karena aku belum memahami untung ruginya memakai cleat untuk jenis sepeda tertentu. Setelah memahami kelebihan memakai sepatu cleat, aku justru lebih suka memakai sepatu sport ala sepatu adidas classic saat mengayuh sepeda.

Adidas Biru

Adidas Biru

Bagiku yang juga sering berolah raga lari, maka sepatu olah raga lebih cocok bagiku. Aku sudah tidak melihat merk sepatunya, apakah adidas ataukah Nike, bagiku sama saja. Aku lebih suka mencari sepatu model lama, merk terpercaya tetapi yang sedang memasang harga diskon. Jadi aku bisa mendapatkan sepatu berkualitas baik dengan harga miring. Model dan warna sepatu tidak menjadi pilihan utamaku, yang penting tetap pada kualitas dan harga.

Pada aplikasi strava, aku hanya pernah sekali berganti sepatu, yaitu ketika sepatu lamaku mulai berubah kualitasnya. Demikian juga akhir-akhir ini ketika ujung sepatuku mulai sedikit menganga. Aku harus segera mencari sepatu baru. Kalau dulu aku sudah memakai Nike, maka kali ini aku mencari sepatu adidas, agar bisa merasakan bedanya. Pilihanku jatuh pada Adidas warna biru lembut.

Aku sengaja mencari sepatu adidas classic, sehingga terasa lebih sporty dan lebih percaya diri dipakainya. Type Adidas Beckenbauer Biru Putih Emas di internet sungguh menarik hatiku, semoga di toko langgananku ada stok barangnya. Bila tidak ada terpaksa aku membelinya lewat jualan online. Meskipun aku sudah sering berbelanja online, tapi kalau urusan beli sepatu, kayaknya ini akan menjadi pengalamanku yang pertama.

Bagi kawanku, yang akhirnya pergi ke Lombok tanpa sepatu cleat, mungkin bila tertarik akan kutunjukan hasil dari pembelian sepatu via online. Mudah dan cepat, kemungkinan buruk yang mungkin terjadi adalah ukuran sepatu yang mungkin tidak sesuai, tapi kalau ukurannya oke, maka beli secara online adalah pilihan bijak untuk yang tidak suka kemacetan jalan dan ramainya toko sepatu di Mall.

Adidas Ungu

Adidas Ungu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s